Berkibar di Kolam Hiu

Dari jaman kanak-kanak, gw diajarinnya “bendera Merah Putih berkibar di udara”. Kesannya gagah gitu. Tapi ajaran itu luntur waktu suatu hari pas gw lagi di kelas sekolah, tiba-tiba hujan turun deras. Little Laurent ngintip keluar jendela, liat penjaga sekolah lari tergopoh-gopoh nurunin bendera merah putih dari tiang. Pikir Little Laurent waktu itu, “Kesiyan ih si Bapak keujanan. Apa si Bapak lebih takut benderanya kebasahan ketimbang si Bapaknya jatuh sakit?”

Jadi gw bengong waktu denger bahwa untuk Hari Kemerdekaan besok, Sea World mau mendaulat Nadine dan Marcel Chandrawinata buat menyelam untuk ngibarin bendera merah putih di dalam kolam ikan hiu.

Banyak banget pertanyaan berkelebat di otak gw yang kecil ini. Kenapa harus dikibarin di dalam kolam? Para pejuang kita dulu bertempur gagah berani melawan Belanda dan Jepang (Portugis dan Inggris belum termasuk, dalam konteks ini) supaya bendera merah putih bisa berkibar di udara, bukan supaya benderanya kebasahan di kolam!

Yang berikutnya, emangnya nggak takut kain benderanya digigit ikan hiunya ya? Gimana kita yakin bahwa ikan hiu itu juga hormat kepada bendera sama seperti manusia? Memangnya ikan hiu itu pernah belajar PMP, PPKN, Kewiraan?

Yaa nggak mungkinlah. Hiu sih ogah kali ngegigitin bendera. Tanpa menghilangkan rasa hormat kepada bendera, tapi kayaknya mereka sih lebih demen ngegigit perempuan-perempuan cantik kayak Vicky, Little Laurent, Nadine.. Itu pasti hiunya jantan, soalnya yang digigitnya cewek! Mudah-mudahan Sea World sudah mengantisipasi ini dengan hanya melepas hiu betina dan mengerangkeng hiu jantan. Tapi nampaknya tidak, coz kemungkinan besar hiu betinanya nggak gigit Nadine, tapi malah ngegigit Marcel.. Lagipula apa bedanya mau hiunya jantan atau betina? Kalo hiu betinanya lesbian, Nadine tetap digigit! Ya, mungkin aja hiu bisa lesbian. Kalo hiu betinanya waktu kecil sering dipukul ayahnya, lama-lama dia benci pejantan dan akan lebih seneng ke sesama betina lagi. Tadinya cuma arisan nyari makan bareng-bareng, lama-lama jadi seneng mojok di dasar karang-karang yang gelap.. Mudah-mudahan Sea World nyediain psikolog hiu buat nanganin hiu-hiu lesbian..
*Stop, stop, Vicky! Ini mau ngomongin cerita bendera yang basah, atau mau membahas hiu lesbian??*

Masalahnya bukan gitu. Gw pikir orang-orang ini cari sensasi doang dengan nyuruh Nadine dan Marcel nyelam di kolam ikan hiu demi mendongkrak penjualan tiket Sea World. Emang sih pas Natal lalu gw ke sana, dan di situ ada atraksi penyelam berenang ngasih makan hiu, dan ujung-ujungnya ngibarin spanduk iklan kopi. Tapi ini kan bendera kebangsaan, ya lainlah konteksnya.

Alasan politisnya, pejuang dulu berjuang melawan maut penjajah supaya bisa ngibarin bendera. Sekarang Nadine dan Marcel berjuang melawan maut hiu buat ngibarin bendera di kolam. Apakah itu tindakan yang sama pintarnya? Lha dulu kan kita melawan penjajah yang tak diundang. Lha sekarang hiu yang mau disatronin kan bukan tak diundang, justru kita sendiri yang membudidayakan binatang buas yang satu ini. Beda dong konteks berani mengibarkan benderanya.

Lagian kalo tujuannya mau sandiwara nantang maut, kenapa ngibarin benderanya kudu di kolam hiu? Kenapa nggak sekalian ngibarin di atas sarang harimau, atau bahkan di atas kolam buaya?

*Nggak mungkin, Vic. Di Sea World ada kolam buaya, tapi kurang sensasional buat dikibarin bendera. Dan Sea World nggak piara harimau. Adanya paling banter ya ikan hiu, jadi ngibarinnya ya di kolam hiu aja!*

Dan pertanyaan gw, kenapa kudu Nadine dan Marcel yang disuruh? Apa mereka mau nyelam dalam kolam terus difoto orang banyak gitu? Lha mereka kan pake masker dan kostum selam yang ribet itu, siapa mau ngerti bahwa itu Nadine yang cantik dan Marcel yang ganteng? Apa bedanya kalo yang make masker selam itu gw, orang juga nggak tau gw Nadine atau bukan, kan?

*Ah, lu sirik, Vic, soalnya bukan lu yang disuruh ngibarin bendera di Sea World..*

Tips buat panitia pengibaran bendera di kolam ikan hiu besok:
1. Sebelum Nadine dan Marcel nyelam ke dasar kolam, mohon hiu-hiunya dikasih makan dulu ampe kenyang, jadi mereka nggak napsu buat ngelahap Nadine dan Marcel. Kalo perlu ditetesin obat tidur aja sekalian. Jadi pas Nadine dan Marcel turun, hiunya malah molor lantaran kekenyangan.

2. Buat Nadine dan Marcel, sebelum menyelam dimohon tidak kecentilan dengan make parfum yang beraroma makanan seperti vanilla, citrus, dan rempah-rempah. Nanti malah merangsang hiu buat nyamperin, gitu lho. Eh, emangnya hiu doyan sama aroma vanilla ya?

3. Kalo perlu, sebelum turun, Nadine dan Marcel membaluri sekujur bodi mereka dengan bau-bauan busuk yang sekiranya tidak disukai ikan hiu. Jadi waktu mereka turun ke kolam hiu, hiu-hiunya malah ngacir karena nggak tahan kebauan!

Happy independence day!
Oops, salah. Maksud gw, selamat hari kemerdekaan!

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

22 comments

  1. reni says:

    Tenang aja mbak.., hiu-hiu itu pasti eman-2 kalau gigit Nadine atau Marcel. Mungkin malah hiu-2 pada berebut minta foto bersama dan tanda tangan.. ^_^

  2. irda says:

    kayanya nih…kenapa dikibarain benderanya di kolam hiu biar hiunya tau bahwa dia berkewarganegaraan Indonesia,dan sekarang usaha memperkenalkan kewarganegaraan juga berlanjut ke ngibarin bendera di bunaken, mungkin maksudnya biar para ikan-ikan tau bahwa mereka milik indonesia, jadi ga mudah diambil oleh negara lain.
    hahaha so tau nih!!

  3. Fenty Fahmi says:

    Kalo mengibarkan bendera merah putih di bunaken beserta 2400 peserta, pendapat mbak Vicky gimana ?? Langkah heroik atau cuma cari sensasi ??

  4. Maunya juga di sarang harimau, Ry. Tapi sejauh ini nggak ada tawaran dari Ragunan, Gembiraloka, Tamansari, atau bahkan dari Taman Safari, buat ngibarin bendera di sarang harimau mereka..

  5. Kayaknya lebih gampang ngajari hiu makan rumput laut deh, Mi, ketimbang numpahin sop sepanci..:-D Kok ya ngeyel aja Fahmi mau bikin hiu jadi vegetarian? Nanti kita bisa diprotes Komunitas Pecinta Ikan Hiu karena memaksa hiu makan makanan yang tidak mereka sukai.. 😛

  6. fahmi! says:

    usul, sebaiknya besok2 sea world melihara juga hiu hiu vegetarian, supaya seleb2 nggak perlu takut berenang2 diantara mereka 😀

    makanannya juga gampang dicari di warung2 terdekat, siramkan saja sepanci sop ke kolam, mereka akan happy 🙂

  7. Hehehe..saya ingat sih Nadine beken dengan kegiatan menyelamnya. Tapi saya tetap memandang kegiatan mengajari hiu yang bisa menggigit manusia, buat mengerek bendera, adalah tindakan takabur. Hiu nggak pernah diajari baris-berbaris apalagi kewiraan, tau apa makhluk itu tentang hak asasi manusia untuk tidak digigit?

  8. mawi wijna says:

    1. Karena Hiu ndak perlu dilatih baris-berbaris.
    2. Karena Hiu ndak bisa nyanyi lagu Indonesia Raya
    3. Karena Hiu ndak bisa ngerek bendera.
    4. Karena Hiu ndak bisa hormat bendera.

    Tapi semua itu nggak ada serunya dibanding Hiu yang cuma bisa nyokot manusia. 🙂

  9. Gaby says:

    klo boleh ikutan sirik n kritik ni ya mbak (hahaha,, ampuni saya Tuhan). itu ya cuma buat cari pamor aja, hehe.
    eh tapi bukannya nadine itu duta nyelam2 gitu ya, cz gara2 dia pernah di foto di dalam air (ada hubuungannya gak ya? hahahah)

  10. Pakde Cholik says:

    ya namanya hobby cari nama duk,apa saja dilakoni,kan lumayah masuk Tv dan media lainnya tho.
    kalau kita kan ngeblog sambil belajar,syokur kalau ngeblog bisa nambah uanjg saku.
    Salam merdeka dari pakde di Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *