Putus Bawa Berkah

Pada tahun 1995-an (atau ’96 ya?) Alanis Morissette putus dari pacarnya dalam keadaan marah-marah, lalu dia menulis You Oughta Know. Liriknya terhitung nusuk juga untuk jaman itu, coz belum ada penyanyi perempuan yang seperti dia, berani bikin lagu yang liriknya penuh dengan kata-kata yang layak disensor. Sampai-sampai waktu itu Alanis sebagai penyanyi anyar pun dijulukin “Young Angry Woman”.

Liriknya waktu itu kayak gini,

“Did you forget about me, Mr Duplicity?
I hate to bug you in the middle of the dinner,
it was a slap in a face, how quickly I was replaced
are you thinking of me when you f*cked her?

And I’m here to remind you of the mess you left when you went away,
it’s not fair to deny me of the cross I bear that you gave to me,
you..you..you oughta know!”

Atas lagunya itu, Alanis diganjar penghargaan Grammy Award.

Hampir sepuluh tahun kemudian, pasca Justin Timberlake putus dari Britney Spears setelah Britney nikung, Justin menulis lagu Cry Me A River. Liriknya seperti ini,

“You don’t have to say what you did,
I already know, I found out from him,
now there’s just no chance for you and me,
there’ll never be,
and don’t it make you sad about it..

You told me you loved me, why did you leave me all alone?
now you tell me you need me when you call me on the phone,
girl, I refuse, you must have me confused with some other guy,
your bridges were burned and now it’s your turn to cry.. cry me a river..”

Biar tambah seru, video klip dari lagu itu dibikin heboh. Ceritanya di situ Justin mbuntutin mantan pacarnya bak psikopat, lalu sesudah memainkan “mind game” pada cewek itu, Justin meninggalkannya bak lempar batu sembunyi tangan.

Lagunya nge-hit, jadi salah satu favorit gw pada tahun ’04. Lagu itu bikin Britney sewot bukan karena lagunya bikin Justin sukses menjadi penyanyi solo anyar menyodok dirinya yang sesama penghuni Billboard Top 100, tapi juga lantaran videonya yang menyinggung perasaan, coz cewek di video itu mirip banget sama Britney..

Di negeri kita sendiri, kita kenal Glenn Fredly yang beken atas lagu-lagu karyanya yang sedih-sedih. Orang yang biasanya empet banget sama lagu cengeng, bisa manut kalo dengerin lagu Glenn Fredly dan bahkan berteriak-teriak, “More! More! More!” Memang, setelah bubar dari Riafinola-nya (A)-B-3, karier Glenn seolah meluncur mulus setelah meluncurkan triloginya yang paling legendaris: Januari, Sekali Ini Saja, dan Sedih Tak Berujung.

“Kasihku, sampai di sini kisah kita,
jangan tangisi keadaannya,
bukan karena kita berbeda
oh dengarkan lagu, lagu ini, melodi rintihan hati ini,
kisah kita berakhir di Januari..”

“Tuhan, bila waktuku dapat kuputar kembali, ijinkan aku tuk mencintanya,
namun bila waktuku telah habis dengannya,
biarkan cinta ini hidup untuk sekali ini saja..”

“Selamat tinggal, kisah tak berujung,
kini ‘ku ‘kan berhenti berharap,
perpisahan kali ini untukku akan menjadi kisah sedih yang tak berujung..”

Lagu-lagu itu bikin orang ketagihan buat dengerin terus-menerus, maka Glenn pun mendulang sukses meskipun untuk bikin lagu itu dia harus terinspirasi setelah kehilangan Riafinola. Dan kisah heboh itu terulang lagi ketika pernikahannya dengan Dewi Sandra sedang gonjang-ganjing, Glenn justru terilhami buat menulis dua single yang juga nge-boom, Terserah dan Kisah yang Salah.

“Terserah, kali ini aku tak sanggup peduli,
ku tak sanggup lagi jalani cinta denganmu..”

“Tahukah kamu, batinku tersiksa,
saat harus selalu berdusta di dalam sebuah kisah yang salah?”

Semua penyanyi di atas punya modus yang sama: putus, patah hati, lalu korbannya pun bikin lagu, lalu lagu itu jadi laris, dan korbannya pun dapet duit banyak. Lepas dari pertanyaan apakah royalty bisa mengkompensasi hati yang remuk lantaran dihantam “dendam berdarah”, tapi ada yang bisa ditarik pelajarannya di sini: Segala macam musibah bisa diambil hikmahnya dan diubah menjadi sesuatu yang produktif. Ini tinggal masalah kreativitas. Kalo fotografer patah hati, bikinlah foto yang bisa membuat orang terperangah. Kalo penulis patah hati, tulislah novel yang bisa jadi best seller. Kalo blogger patah hati, bikinlah artikel yang bisa menuai banyak komentar. Kalo koki patah hati, bikinlah toko kue yang jual cheese cake enak.

Jadi, jangan berkabung lama-lama.

Tulisan ini gw persembahkan buat teman gw, yang minggu lalu tergoncang gara-gara mantan pacarnya sudah jalan dengan orang lain. Wake up, Dude. Perkabungan tidak bisa membunuh kreativitas kita!

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

28 comments

  1. Alex says:

    Putus, patah hati, duh itu menyakitkan. Lebih menyakitkan lagi kalo orang yg mutus itu nggak punya empati, nggak pake njaga perasaan orang lain.

    Yah, semoga orang yg selfish dan egois kayak gitu diampuni dosanya, dan dikaruniai pencerahan tentang gimana hidup di lingkungan sosial secara sehat.

  2. Waduh, Ayu, saya terharu juga dengan curhatan kamu, huhuhu..

    Lucu ya, bagaimana laki-laki bisa bikin kreativitas kita nyala atau malah ngadat?

    Ngomong-ngomong saya mau tanya, Ayu,
    1. Apakah hanya dia satu-satunya orang yang bisa kita harapkan untuk memacu karya kita, atau
    2. Sebenarnya ada laki-laki lain yang bisa bikin inspirasi lebih bagus buat tulisan kita, hanya saja kita belum kenal sama orang itu?

    🙂

  3. Itik Bali says:

    Bener banget mbak..
    seseorang menjadi sangat produktif di saat :
    1. Jatuh cinta
    2. Putus cinta
    maka mengalirlah semua karya yang indah

    sama motivasinya dengan mbak Vicky, namun berbeda alasan.
    Saya membuat blog juga karena saya lagi jatuh cinta pada seseorang yang hobby baca tulisan saya
    saya buat tulisan di blog sebagus mungkin atau selucu mungkin
    hampir seluruh isi blog sayasebenernya ide ceritanya dari dia. Tapi saya buat dengan berbagai versi cerita
    berharap dia baca dan suka..

    Kini dia sudah pergi, dan dia jarang atau hampir gak pernah baca lagi
    kadang semangat jadi hilang deh
    walah…kok malah curhat
    ha..ha

  4. Pertama kali aku bikin blog, itu karena aku kesel ditindas senior di kantor ^^

    Blog yang kedua aku bikin, itu lantaran kesal ditindas kesepian di dusun ^^

    Setelah kupikir-pikir, energi kreatifku baru bangun justru kalo aku lagi marah atau sedih, hahahah..!

    Seterusnya aku nggak nunggu perasaan seekstrim itu kalo mau nulis dong. Aku nulis apa yang ada di pikiranku hari itu aja. Kasarnya sih, cuman liat kucing beranak aja bisa dapet ide buat blog, hahahah..

    Waktu Alanis naik daun itu, aku baru kelas dua SMP. Dan yang kuinget itu, kelas dua itu kalo bukan tahun '95 ya pasti '96. Sebenarnya waktu pertama kali aku denger, aku nggak ngeh coz kupingku masih norak terhadap rocker perempuan. Baru setelah Alanis manggung di Grammy dengan cuman bermodalkan snare drum dan biola, aku langsung terpesona dan menggeliat cari liriknya. Pas ketemu, aku baru ngeh kalo liriknya itu dalemm..banget.

    Aku pengen seperti Alanis. Dia bisa mengubah bencana jadi sebuah lagu yang laris. Sungguh kreatif!

    Mbak Fanda, aku barusan ke TKP. Langsung kubuntut. Terima kasih ya..

    Fenty, aku ketawa guling-guling baca komentarmu.. 😀
    Baru kali ini di bulan ini aku dengar ada perempuan berdoa semoga mantan dapet jalan yang lebih baik. Minggu lalu ada perempuan lain yang berdoa semoga mantannya dapet tumbuh bulu-bulu di tempat yang tidak diinginkan.. 😛

  5. Lah, kok sama, lupa juga. You Oughta Know-nya Alanis Morisette itu 95 / 96 yach ? Padahal dulu sering aku puter dan banyak yang request. Kayaknya sich 96. Whenever lah….

    Yang jelas, karena musik itu sebagian besar kerjaan hati, maka perasaan yang terkuat itulah yang akan mewarnai karya dengan ilhamnya.

    Nah, perasaan itulah yang diekspresikan orang dengan berbagai kemampuannya. Yang jadi musisi, pasti langsung bikin lagu. Yang suka nulis, terciptalah puisi. Yang biasa corat coret kanvas, jadi dech lukisan. dan banyak lagi.

    Terus yang bisanya ngomel, ya terlontarlah omelan2nya. Terus kalau perasaannya seneng, baru dech ketawa2.

    Terus yang lagi putus terus down gitu, belum nemu aja kali wahana ekspresinya. Atau mungkin bisanya cuma gitu.

    So, orang yang kreatif dalam berekspresi dari sebuah rasa atau apa yang dilihat pasti akan menghasilkan karya.

    Contohnya blog yang sangat produktif ini. Iya kan ?

  6. Fenty Fahmi says:

    loh kan saya barusan jadian minggu lalu, gak ngomongin saya kan ?? *ge er* :p

    yah siapa tau emang jalannya orang yang ditinggalkan lebih baik daripada harus bersama orang yang mutusin dia, bener kan jeng ?? ^^

  7. Fanda says:

    Seringkali kejatuhan malah bisa menjadi momentum kita tuk bangkit dan melesat tinggi. Buktinya banyak pengusaha sukses berangkatnya dari keluarga yg amat miskin.

    Btw, aku bikin blog baru ttg internet marketing, siapa tau bisa bantu pertanyaan2mu yg mau dikonsultasiin kpn hari…

  8. Tergantung mindset mikirnya, Mbak. Kalo bawaan mindset kepingin produktif melulu, pasti bencana apapun bisa diolah jadi sesuatu yang menghasilkan untung. Mungkin Mbak Ira dulu terlalu sakit hati sampai kehilangan semangat hidup sehingga daya kreativitasnya merosot.

  9. Aldo says:

    Hehehehe, benar banget tuh. Saya pernah dengar bahwa karya-karya besar dan fenomenal (sastra,musik,dll) dihasilkan oleh orang-orang yang sangat kecewa, baik kecewa karena patah hati (percintaan), kecewa dengan keadaan sosial sekitarnya, kecewa dengan penindasan, perang, dan ketidakadilan, kebobrokan sistem, dll.

    Siapa tahu tulisan-tulisan mba' dokter di blog ini, yang semuanya bagus2 karena dilatarbelakangi oleh salah satu atau beberapa kekecewaan seperti di atas hehehehe. Beberapa di antara tulisan mba' dokter banyak menyinggung tentang perpisahan, kemarin mantan si anu, sebelum2nya juga ada yang bukan jodohmu, dll…sampai2 saya terpancing untuk curcol hihihihihihi….

    Semangat mba'.

    Salam,
    Aldo

  10. Newsoul says:

    Yep berkah selalu ada dalam setiap apapun peristiwa. Putus membawa berkah, nyambung membawa berkah, tidak putus juga berkah. Kalau putus bisa bikin artis jadi kreatif menuangkan ide, bikin lagu, lalu meraih grammy award, sering-sering aja putus lagi…., hehe. Just kidding ya vick.

  11. Arman says:

    itulah orang2 yang pinter memanfaatkan kesempatan ya…
    daripada sedih2 berlarut2.. mendingan berkarya malah dapet duit. hahaha. plus tambah beken dan bisa dapet pacar baru tentunya. 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *