Laurentina’s Goodreads

Kali ini tulisan gw tentang curhat pribadi aja ya..

Gara-garanya my hunk nanyain gw tadi pagi, gw senengnya baca buku apa. Terus Eka Situmorang juga nge-tag gw di note Facebook-nya, nanyain gw tentang daftar 15 buku favorit gw, maka gw nulis ini. Sebenarnya gw nggak inget persis buku kesukaan gw apa, soalnya gw kan seneng baca dan setiap buku pasti ada makna memorialnya buat gw. Tapi ya udah, gw tulis aja 15 buku yang gw inget langsung di kepala gw saat ini. 15 buku aja ya, jangan banyak-banyak.
1. Benny and Mice. Sukaa semua serinya! Gw penggemar berat mereka, gw ngikutin setiap kartun mereka di Kompas, jadi gw bahagia sekali bisa memiliki buku-buku mereka di rumah. Menurut gw, mereka tuh selalu bisa lihat sisi kocak dari setiap persoalan yang ada di masyarakat, dan itu malah memberi ide buat ngasih solusinya.
2. Princess Diaries, by Meg Cabot, dari seri 1 sampai entah berapa yang sekarang belum selesai. Ini gw yang curang, coz serinya udah 10 buku lebih. Kenapa gw suka ini? Yah.. coz temanya mengingatkan kepada diri gw sendiri, yang bingung memutuskan antara hidup a la classy tapi juga kepingin jadi bohemian. Ceilee. Gw paling suka sama Michael Moscovitz, tipe laki-laki pinter dan lembut dengan selera musik yang bagus. Oh ya, versi filmnya jelek banget.
3. Peran Sang Ayah, karya Bill Cosby. Isinya tentang pengalamannya Bill Cosby akan kesusahannya mengurus lima orang anak sekaligus. Dasar Bill orangnya lucu, jadi gw ngakak melulu dari awal sampai akhir. Buku ini direkomendasikan banget buat anak-anak yang suka berantem sama bokapnya, juga untuk para bokap yang punya masalah komunikasi dengan anaknya.
4. Bunga Rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial, by Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Huahahaha! Eh, nggak ada yang bilang gw nggak boleh nulisin buku pelajaran gw di list gw kan? Tapi terus terang aja gw emang suka buku ini. Isinya sebenarnya diktat tentang kedokteran kebidanan, tapi gaya nulisnya a la kolumnis koran. Mudah-mudahan suatu hari nanti gw bisa nulis buku kayak gini. Amien.
5. First Wives Club, by Olivia Goldsmith. Sudah difilmin lho, dengan bintangnya Diane Keaton. Gw baca novel milik tante gw ini 10 tahun yang lalu. Dengan setting metropolitan a la New York, ceritanya tentang istri-istri pertama yang balas dendam lantaran ditinggal suami-suami mereka yang kawin lagi. Buku ini β€œgirl power” banget! Dan ending-nya bahagia, coz masing-masing dari mereka akhirnya menemukan jodoh di tempat yang nggak disangka-sangka.
6. Dan itu membuat gw ingat sama tetralogi Laskar Pelangi by Andrea Hirata. Gw belajar di sini bahwa manusia nggak boleh berhenti bermimpi, untuk mencapai sekolah yang lebih baik, untuk dapet melihat dunia yang lebih luas. Termasuk juga berjuang untuk mencari mantan pacar yang hilang. Terharu gw ngikutin perjuangan Ikal nyariin A Ling sampai ke rumah bordil di Belanda, padahal orangnya masih terkurung di pulau nggak jelas di Laut Cina Selatan.
7. Tetralogi Twilight, by Stephenie Meyers. Ya elah, semua orang suka buku ini. Roman picisan, cenderung suram, tapi kok bisa ya, buku ini merusak pola tidur gw lantaran gw begadang melulu bacanya padahal gw benci banget sama cerita mehek-mehek. Tapi gw anggap buku ini bagus, coz ngajarin bahwa kita nggak selalu bisa dapet apa yang kita mau, jadi mesti sabar. Oh ya, gw harus menggarisbawahi di sini, bahwa Bella Swan is a dumb.
8. Belok Kanan: Barcelona! karya keroyokan Aditya Mulya, Ninit Yunita, dan dua orang entah siapa lagi. Adalah sulit membuat sebuah novel yang ceritanya dirangkai oleh empat orang sekaligus; gw pernah mencoba itu, dan gagal. Gw suka novel ini coz banyak selipan tips traveling-nya tentang tempat-tempat di Eropa. Oh, gw ngakak keras di adegan waktu tokohnya naik pesawat dari maskapai gombal di Afrika dan pesawatnya terguncang-guncang mau jatuh.
9. Indiana Chronicles, by Clara Ng, seri 1-3. Hebat, hebat, gw sampai ikutan sakit hati merasakan penderitaan Indiana yang susah-payah jadi perempuan metropolitan dengan masalah karier dan memperjuangkan citra supaya pantas jadi istrinya Francis. Tahukah Anda bahwa kita para perempuan mengalami masalah yang sama? Pekerjaan kantor yang ribet, complicated relationship, dan mertua yang pemaksa? Oh ya, Francis Marijono is hot.
10. Bung Karno, Guruku, Ayahku, by Guntur Sukarno Putra. Buku klasik ini sebenarnya dikasih Grandpa gw ke bokap gw, terus diturunin ke gw. Ini mungkin buku yang otentik sekali ngegambarin Bung Karno di luar citranya sebagai presiden. Presiden itu manusia biasa, Bung Karno kadang-kadang bisa slengean juga, dan dengan mengecualikan keputusannya untuk beristri lebih dari satu, gw menaruh salut untuk laki-laki yang satu ini.
11. Harry Potter, by J.K Rowling, dari 1-7. Itu tujuh buku ya? Bukan satu. Hahaha! Biarin ah. Gw suka ini, coz tiap halaman selalu ada kejutan yang nggak terduga. Cerita anak-anak, tapi konfliknya bau dewasa juga. Gw naksir berat sama Sirius Black, ayah baptisnya Harry yang jadi buronan. Gw selalu punya tendensi simpati kepada orang-orang terlarang, entah kenapa. J.K. Rowling jenius, menurut gw. Kenapa dia nggak jadi professor aja sih?
12. Doctors, by Erich Segal. Novel wajib buat tiap mahasiswa kedokteran. Gw baca ini pas masa kuliah dulu, kalau gw sudah putus asa sama kuliah gw yang bikin pusing itu. Tentang perjuangan mahasiswa-mahasiswa kedokteran Harvard semenjak kuliah sampai mereka praktek jadi dokter beneran. Banyak yang harus dikorbankan buat jadi dokter: berantem sama orang tua, gonta-ganti pacar, sampai terlibat affair sex. Ujung-ujungnya kesimpulannya ya sama: Dokter juga manusia.
13. Ca Bau Kan, by Remy Sylado. Bau romance antara penari cokek pribumi dengan saudagar Cina yang ganteng bin licik, kental mewarnai buku yang inti sebenarnya nyeritain tentang perkembangan masyarakat Tionghoa pada masa kolonial ini. Gw banyak banget dapat wawasan tentang warga Tionghoa dari sini. Oh ya, Tan Peng Liang seksi banget. Kok bisa ya, Remy Sylado bikin gw tergila-gila sama kokoh yang satu ini.
14. Marriageable, oleh Riri Sardjono. Tentang perempuan yang nggak kepingin menikah tapi dipaksa menikah karena sudah dikejar umur. Pelajaran dari sini yang gw tarik adalah, belajarlah untuk memaafkan, mempercayai, dan mencintai orang lain. Cinta akan datang, kalau kamu mau buka hatimu. Yaiks, kok gw jadi sok bijak gini sih? Oh ya, di buku ini ada quote yang gw suka banget: Priest creates marriage, God creates sex. Superb!
15. Candy Candy, by Kimiko Uehara, seri 1-9. Ini komik anime Jepang dari masa kecil gw, hahaha. Biarpun nih komik udah jadul banget, tapi gw nggak pernah bosen baca komik ini berkali-kali. Dan anehnya, gw selalu nangis di adegan yang sama: Waktu Candy putus dari pacarnya si Terry Grandchaster, lalu waktu sepupunya Aristea Cornwell tewas pas lagi nyetir pesawat. Kejutannya adalah ketika di akhir seri ini ketahuan, siapa jodoh Candy sesungguhnya. Tuhan itu ada-ada aja.
Haah..untung cuman 15 buku. Gw nulis ini aja sampai nggak nafas. @Eka, mbok gw tuh di-tag yang lebih gampang aja deh. 15 soundtrack film yang paling gw suka, atau 15 tempat makan yang paling gw inget gitu..

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

48 comments

  1. viet says:

    ampuuunn….Inet connecting people deh mbak…inget akukah? kita ketemu di SOGU 2010.
    ceritanya tadi mo nyari ebook bunga rampai obgyn, eh masuk blog mba vicky..
    sukses buat next step ya mbak..

  2. Esel says:

    OOh masih ada toh, syukurlah kalau begitu, hihihi, tapi gapapa mbak siapa itu 'cowok yang tidak suka kalau meraka memasukan jagung ke chilinya ' juga baik ^^ ( ngiri mode :on )
    iya nih aku juga terbawa cerita fiksi,,

  3. Di seri yang kubaca terakhir memang mereka putus, Sel. Tapi kan masih ada dua seri lagi yang belum diterjemahin. Mudah-mudahan hubungan mereka bisa dipulihkan.

    *mulai deh diriku terbawa cerita fiksi*

  4. Esel says:

    Hohoh, aku juga suka Princess Diaries Mabk Vicky, hohoh, Michaelnya emang top, btw bukannya mereka akhirnya putus ya ? Versi filmnya sumpah jelek banget, ngerusak πŸ™

  5. Arman says:

    oh seru ya… wah nyesel kemaren gak beli pas di indo. thanks buat info nya. ntar gua nitip yang mau kemari dah buku tetralogi nya laskar pelangi… πŸ™‚

  6. Etha says:

    traveler's tale
    Belok Kanan: Barcelona!
    emang bagus mbak … ^^

    dah pernah baca 5cm ga mbak..itu juga keren critanya

  7. Yang sama cuma Tetralogi Laskar Pelangi, mbak.
    Aku awalnya juga mau masukin serial Harry Potter, tapi ternyata 'kalah' dengan Trilogi Lord of The Rings.
    Buku-2 Enyd Blyton aku sebenarnya juga suka lho…

  8. Oh, bukunya Bill Cosby itu bagus banget. Tapi jangan dibaca habis makan. Nanti muntah gara-gara kebanyakan ketawa..

    Oh, aku belum pernah baca Mallory Towers. Tapi aku pernah sekolah di "St. Clare" dan temenan sama "Si Badung Elizabeth". Udah cukup deh aku kenal gaya nulisnya Enid kalau udah ngomongin novel sekolah-sekolahan..

  9. Jessie, gw rencana baca Perahu Kertas itu sesegera mungkin. Tunggulah nanti. Soal Akar dan Ksatria-nya Dee itu, mungkin Jessie benar dan gw harus mencoba memberinya kesempatan kedua untuk menarik hati gw.

    *apaan seh??*

    Mbak Alaya, terima kasih udah mampir sini. Buku Mbak Alaya yang ditulis berempat itu, fantastic job! Tahukah Mbak Alaya bahwa Traveler's Tale menginspirasi gw buat berani backpacking sendirian? Bikin lagi karya keroyokannya ya Mbak, ditunggu lho!

  10. jc says:

    Supernova-nya Dee yang pertama memang bahasanya setinggi-tingginya langit sih, Vick. Tapi yang kedua dan ketiga enggak kok. Apalagi yang Perahu Kertas. Waktu baca Perahu Kertas itu reaksiku sama dengan kayak kamu baca punya Stephanie Meyer.
    Aku juga sukak Harry Potter dan yang versi asli lebih asoy daripada terjemahan. Sukak ngomel juga kalo filmnya enggak sesuai dengan buku. Filmnya jadi nggak terlalu seru karena banyak yang di-cut. Beda dengan Lord of The Rings. Karena di buku terlalu detail jadi waktu di film di-cut tapi jadi keren. Cobalah baca Perahu Kertasnya hehehe… tapi mungkin gara-gara baca itu jadi nggak ngeblog hohoho.

  11. Hahaha.. Tahu aja kamu. Carlisle lebih matur, lebih periang, lebih ganteng.. Dan melindungi sekali.

    Apa itu cuma perasaanku aja atau memang Meyer menciptakannya begitu?

  12. fahmi! says:

    ah, yg berkhayal jadi pacarnya edward sudah banyak. kira2 kamu lebih terkesan dg karakter dokter carlisle itu kali ya?
    πŸ˜€

  13. Arman, sayang ya di Amrik nggak ada loper yang nganterin Kompas, jadi nggak bisa baca Benny n Mice. Buka Kompas.com aja, Man, di situ ada versi scan-nya Kompas persis mirip aslinya.

    Tetralogi Laskar Pelangi itu seru, Man. Dijamin nggak bosen deh. Dan kocak! Kocaknya a la etnik gitu deh.

    Gw dulu baca Supernova cuman tahan sampai #1 doang. Sekuelnya gw belum. Dee bukan minat gw, gw rasa. Oh ya, di rumah gw ada Perahu Kertas, tapi gw belum sempat baca. Ngeblog bikin gw sibuk.

    Fahmi, ada beberapa alasan kenapa cewek senang baca Twilight:
    1. Mereka berkhayal jadi pacarnya Edward Cullen.
    2. Mereka kesengsem sama Carlisle Cullen.
    Menurutmu, aku masuk yang mana, coba? πŸ˜‰

    Aku juga baca Harry Potter versi English-nya lho, sebelum versi terjemahannya dirilis. Itu pengalaman yang berkesan, coz ternyata apa yang aku bayangin selama baca PDF English-nya, beda banget setelah aku baca versi buku terjemahannya. Tapi baca dua-duanya, aku sama-sama nangis di adegan waktu Harry nemu makam papi-maminya. Hehehe..

  14. fahmi! says:

    eh, baca serial twilight juga? cewek banget, hehe πŸ˜€ btw aku juga baca harry potter, komplit. buku 1 & 2 pinjem baca punya teman, buku berikutnya download PDF-nya aja hahahaaa… (maklum nggak ada banyak duit buat belanja buku)

    anyway, kalo buat aku, buku paling berkesan tuh a brief history of time, tulisannya professor stephen hawking. sayang buku itu dipinjam2 teman, nggak jelas jejaknya, kemudian nggak balik. entah dimana posisinya sekarang. mau beli lagi juga toko buku mana yg masih njual barang antik gitu? sedih πŸ™ selebihnya, buku2 yg pernah aku suka, aku tulis reviewnya disini:
    http://mimimama.blogspot.com/search/label/book

  15. Arman says:

    gua dulu juga suka benny & mice. lucu.

    btw mau tanya dong, tetralogi laskar pelangi itu seru gak bacanya? atau bertele2 dan membosankan cara berceritanya(walaupun gua tau sih ceritanya bagus)?

    another thing, baca supernova deh plus akar dan petir. bagus! dan perahu kertas juga bagus!

  16. beberapa sih sudah aku baca kayak cau ba kan (Emang keren banget novel ini)sama Buku tentang Sukarno
    hanya bedanya nggak tau kenapa ya mbak aku sulit banget baca buku sarduran dari luar. Saat hebohnya Harry Poter aku sama sekali tidak tertarik termasuk novel tentang sang Drakula
    Akulebih tertarik memilih baca Sukarno penyambung Lidah Rakyat, Kendedes atau novel-novel lain yang lebih "membumi"
    Memang….selera itu tak bisa dipaksa

  17. Fenty, kayaknya yang terbaru udah beredar versi PDF-nya, cuman belum diterjemahin. Itu yang Princess Mia masih dibungkus plastik, aku belum baca, hahaha! Sungguh menggelikan selera kita samaan, entah apa lagi dari kita yang samaan pula.. Wkwkwkwk!

    Pak Sugeng, bukan Pak Sugeng yang kuper. Memang dunia kita yang berbeda. Sudah, terima sajalah, Pak. Hahaha..

    Mbak Elly, saya ngerjain ini sampai capek sendiri. Eka bikin jidat saya yang mulus jadi berkerut aja. Eka oh Eka..

    Mbak Fanny, di lemariku ada Lord of the Rings #2. Udah dapetnya tujuh tahun lalu, sampai hari ini belum selesai-selesai juga bacanya. Ngantuk!

    Eka, gw pegel ngumpulin fotonya, Ka. Beberapa buku udah ditaruh di gudang, males gw nyarinya buat difoto. Apa? 15 film kartun? Haduuh..banyak amat syii..

  18. Fenty Fahmi says:

    Aahayyy … kok samaan kita ya suka sama Princess Diaries, sampe 10 buku2nya, tapi herannya kok belum keluar lagi yang terbaru πŸ™
    mengingat di buku terakhir karakter Michael dibuat tidak seperfect dalam bayangan Mia, bikin greget … tapi dari dulu naksir berat sama Michael, hahaha … bisa terlihat di beberapa postingan lama dimana aku sering banget nyebutin do'i :p

  19. Aku penggemar fanatik Harry Potter! Aku orang pertama yang ngomelin setiap film HarPot lantaran filmnya nggak sedramatis bukunya..

    Andri, waktu kita kopi darat di Banjar itu, kamu nunggu aku sambil baca Naruto ya? Hahaha..

  20. Bacaannya bagus-bagus..terutama bunga rampai obgyn..wakakak..Cewek emang biasanya suka baca buku,jadi referensinya buanyak banget. Kalo aku mah paling sukanya cuma laskar pelangi. Oia, ama komik naruto..hihih..

  21. Indiana Chronicles itu keren banget! Aku ikutan stres waktu Indiana dipecat bosnya, ikutan ngakak waktu Indiana terpaksa lompat-lompat jadi bridesmaid di kedua pernikahan sekaligus. Tapi ikutan terharu juga waktu Francis menculik Indiana pakai pesawat pribadinya, demi nyembuhin trauma Indiana yang takut terbang..^^

    Oh iya, aku suka Toto Chan juga. Membantu kita berpikir dengan sederhana tanpa mesti dibikin susah.

    Kalau Andrea Hirata-nya paling berkesan yang #4, menurutku. Soalnya kerasa banget perjuangan Ikal nyari A Ling yang hilang. πŸ™‚

  22. t.e.3.k.4 says:

    bukunya ada yang nganggur ga??? *lirikΒ² lemari buku*

    setuju banget tuh sama novel indiana, kebangun banget emosinya naik turun..

  23. yustha tt says:

    Belum balas tu notesnya mb Eka.
    Hmm….buku yang kusuka:
    1. karya2 Paulo Coelho (The Alchemis, Devil and Miss Pyrm, Di Tepi Sungai Piedra, Veronica, The Warior of The Light, dll).
    2. Karya Andrea Hirata juga suka tapi baru sampe buku kedua,
    3. Bumi Manusia-nya Pramudya,
    4. Toto Chan-nya Tetsuko Kuroyanagi,
    5. Aku Terlahir 500gr dan Buta-nya Miyuki Inoue
    6. Majalah Nakita seri Perkembangan Janin dari Minggu ke Minggu
    7. karya2 Dee (Supernova Trylogi)
    8. Filosofi Kopi-Dee
    9. 5cm – Dani Dirgantoro
    10. Thuesday With Morie -Mitch Albom

    udah ah…10 aja….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *