Ada Apa dengan Menyilangkan Kaki?

Suatu hari kolega saya ujian lisan dengan dosennya. Mereka duduk berhadapan, dan di antara mereka ada meja tulisnya si dosen.

Sebelum ujian lisan mulai, dosennya tiba-tiba bilang, "Tolong turunkan kakimu. Tidak sopan."

Kolega saya kaget, lalu buru-buru nurunin kakinya. (Dia memang tadinya duduk dengan sebelah kaki disilang di atas kaki satunya.) Dia kaget, soalnya kan di antara mereka tuh ada meja tulis yang cukup tinggi, tapi kok dosennya tahu ya dia duduk nyilangin kaki?

Tapi saya yang diceritain itu, lebih heran lagi. Lho, memangnya duduk nyilangin sebelah kaki itu nggak sopan ya?

Hari ini, saya dapet kuliah berjudul Perilaku Sakit. Dosen saya menerangkan di mimbar hari ini, bahwa sebaiknya kalau dokter lagi menghadapi pasien di klinik, ada beberapa sikap tubuh yang harus dihindari:

1. Jangan duduk sambil nyender ke kursi, apalagi sambil kaki selonjoran.

2. Jangan ngomong sama pasien, sementara tangan kita malah sibuk mbetulin kancing baju kita.

3. Jangan melipat tangan di depan dada.

Semua sikap di atas seolah nunjukin kita nggak memperhatikan orang (pasien) yang lagi kita ajak ngomong. Saya ngerti itu. Tapi ada butir berikutnya lagi yang saya bingung.

4. Jangan mengangkat sebelah kaki. Kesannya meremehkan.

Eh, iya gitu?

Gimana, Sodara-sodara Jemaah? Apakah menurut Anda, duduk sambil menyilangkan sebelah kaki itu nggak sopan?

http://laurentina.wordpress.com

www.georgetterox.blogspot.com

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

35 comments

  1. Anonymous says:

    nama : pr3n

    mereka yang gemar menyilangkan kaki ketika duduk dalam waktu yg lama, akan mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan dan tidak sehat

    1. Tulang belakang mereka perlahan2 menjadi bengkok membentuk huruf C
    2. mereka akan mengalami sakit leher dan punggung pada 1 sisi
    3. untuk wanita, pundaknya akan condong ke satu sisi dan menyebabkan tali pengikat Bra turun pada bagian pundak yang miring
    nih gan ada info'y.
    http://komputerunik.blogspot.com/2010/08/bahaya-duduk-dengan-kaki-menyilang.html

  2. risdania says:

    padahal posisi kaki paling wenak itu saat disilangkan yah,,mungkin dokter vicky bisa menerangkan secara ilmiah,,hehehehe

    cuma kadang emang dianggap ga sopan ama beberapa orang…

  3. latree says:

    aku juga ga ngerti peraturan2 macam begini. kadang kupikir berlebihan sih. kalau ngangkat kakinya sampai telapaknya di taruh di kursi mungkin ga sopan beneran. tapi kalo cuma nyilang…

  4. depz says:

    stuju, menyilangkan kaki itu rileks

    tapi rileks itu kadang terlihat santai dan santai itu terkesan kurang serius, walau tak selalu begitu adanya *ribet yak bahasa gw* 😀

    tapi itu tergantung interpretasi org yg melihat sih

  5. Seiri Hanako says:

    saya justru pernah di kasih tips waktu wawancara buat kredit rumah (2003)
    kalo mo wawancara silangkan kaki
    nanti kesannya kamu banyak uang n bukan orang kereh
    nanti pengajuan kreditnya bisa lebih cepat diACC
    n ternyata manjuuuurr

  6. Ceritaeka says:

    aku gak tahu kalau mengangkat kaki itu termasuk meremehkan atau bukan tapi memnag diajari dirumah sama bapakku untuk tidak angkat kaki di depan orang yg lebih tua bu dokter..
    #demikian 😀

  7. angkat kaki kayak di warteg? Apa nyilang kaki ala Sharon Stone di Basic Instinct? Ah, ada2 aje dhe… Gue kalau ke dokter yang penting dia perhatian sama keluhan kita dan biasanya kalau orang perhatian badannya condong ke si pembicara kan? Itu yg gue perhati'in. Boro2 ngeliat kakinya…

  8. Anom, apakah menyilangkan kaki = terlalu santai? Aku sendiri lebih mufakat sama Henny, menyilangkan kaki pertanda rileks.

    *menjawab komen sambil menyilangkan kaki*

    Ria, kok pake rok malah jadi ngangkang? Coba diperiksa di antara kakinya, jangan-jangan ada yang ngganjel?

    *dipentung Ria*

    Fitri, situasi gimana yang sopan buat nyilangin kaki? Mungkin seperti yang dibilang Mbak Inten dan Cahya, ujian bukan situasi yang cukup santai buat nyilangin kaki..

    John, saya rasa juga Obama nggak meremehkan orang lain biarpun dos-q nyilangin kaki. Kalo memang bener hipotesa bahwa nyilangin kaki itu meremehkan orang lain, kenapa Obama yang bisa jadi presiden?

    Mbak Manda, sayang banget Mbak Manda nggak bisa nyilangin kaki, hihihi.. Padahal nyilangin kaki itu kan enak lhoo..bener kata Yunna, lebih nyaman.. 🙂

    Mas Fahmi, aku pikir juga begitu. Tapi sampek sekarang aku masih bingung, kok bisa-bisanya si dosen tau kalo si mahasiswa nyilangin kaki padahal kakinya kan ketutupan meja?

    Mbak Cisca, menyilangkan kaki kayak apa yang dianggap nggak sopan? Sebenarnya, ada berapa macem sih cara-cara menyilangkan kaki? Hihihi..

    DJ, apakah menyilangkan kaki merupakan bahasa tubuh yang bilang santai? Aku sih nggak menganggap begitu, tapi mungkin dosen kita punya nilai anutan yang berbeda. Mungkin aku lebih cocok tinggal di negaranya Mbak Sylvia, di mana ngangkat kaki masih dianggap rileks.. Kalo Inge mungkin lain pendapatnya, mesti liat-liat sikon dulu..

    Debby, nggak jelas nih naik-naikin kakinya. Apakah maksudnya sebelah kaki ditumpangin ke lutut kaki satunya, atau telapak kaki sampek napak di atas kursi? Kalo pilihan yang kedua sih, memang nggak sopan..

  9. debhoy says:

    saya juga bingung Mba Vick…
    tapi udah kebiasaan euy, bahkan di restoran mewah aja pernah ga sadar (untung sama keluarga besar) makan sambi nyilang kaki, kadang angkat yang kanan ganti yang kiri naik ke kursi
    wkwkwk
    dr segi apa ya dibilang meremehkan?

  10. AdeLheid says:

    emang bener kesannya kalau menyilangkan kaki ada terkesan angkuh/santai bahkan kadang dianggap meremehkan yg diajak bicara. Cuma kalau kita nonton acara talk show, kalau tamunya duduk tegak ala tentara kan aneh jg & keliatan ga relax, tapi kalau pas sidang di pengadilan si tersangkanya duduk sambil silang&goyang2 kaki lucu jg ya :p. Mungkin tergantung suasana. Jadi kalau dalam keadaan formal mgkn sebaiknya jgn disilangkan tapi kalau boleh santai ya gpp.

  11. BabyBeluga says:

    Hm…. kalau nyilang kakinya terlalu ngangkat keatas, (cewe) pake rok atau kun, bisa runyam kali ya. Tp bagi aku sih kalau silang kaki kayaknya no problem, kalau situasinya relaks. Disini kalau ke dokter emang lebih relax sih suasananya.

  12. Dian Jauhari says:

    teorinya, kalau kita membicarakan arti dari "bahasa tubuh", maka kita harus memperhatikan 5 hal: context, cluster, congruence, consistency, sama culture.

    intinya sih, kita ga boleh terburu-buru dan gegabah dalam memahami bahasa tubuh seseorang. menyilangkan kaki misalnya, dapat diartikan berbeda, tergantung suasananya (formal/informal/santai/serius), sikap/gerakan lain yang menyertai, kesesuaian dengan ucapan, apakah polanya konsisten atau hanya sesaat, sama budaya yang dianut orang tsb.

    Jadi selain ucapan, bahasa non verbal kita juga harus kita jaga, karena yang buat kita sopan, mungkin di pandangan orang lain yang budayanya beda artinya bisa berbeda. budaya ga cuma nasional atau daerah setempat, tapi juga nilai2 yang dianut pribadi/keluarga.

    penting untuk memperhatikan bahasa tubuh yang kita tunjukkan, juga penting untuk memperhatikan bahasa tubuh yang lawan bicara kita tunjukkan, sehingga kita bisa memberikan respon yang tepat.

  13. Cahya says:

    Kalau pas suasana santai, semi formal, sih tidak masalah. Tapi kalau dalam hal formal dan profesional tentunya yang disampaikan dosen sudah tepat sesuai dengan ranah situasi yang ada.

  14. efahmi says:

    Wahahahahaaa… Ngekek aku moco komen'e mendol, LOL!

    Anyway, buat aku sih nggak masalah orang di depanku mau duduk menyilangkan kaki atau gimana. Orang kalo duduk di depanku nampak nyaman dan natural nggak dibuat2 gitu malah terlihat kalo dia merasa nyaman ketemu aku. Aku lebih suka yg seperti itu 🙂

  15. inten says:

    Buat cewek di Bali, menyilangkan kaki itu dianggap tidak sopan apalagi ada orang2 yang lebih tua disekitarnya. sepertinya lebih sopan jika hanya dengan merapatkan kaki.
    Atau mungkin maksud dosen tadi tergantung situasinya seperti apa ya, kalau sedang ujian tentu tidak sopan menyilangkan kaki, apalagi ujian face to face. iya gak sih?

  16. Henny Yarica says:

    kurang tau juga ya mbak..kalau di sekolah kepribadian memang duduk dengan menyilangkan kaki itu nggak boleh, kesannya angkuh. kalo lagi ikut pemilihan putri-putri juga jangan coba-coba duduk kayak gitu, fatal akibatnya. Tapi henny rasa duduk menyilangkan kaki justru membuat kita (dan yang melihat) rileks, mungkin ga ada salahnya juga 🙂

  17. Kalo saya duduk, entah kelainan bentuk kaki atao emang bawaan orok (salah gendong maksudnya), kaki saya nggak bisa ngatup macam Jackie O di foto tahun 60an. Kalo pake rok jadi kliatan ngangkang. Kalo saya dempet2in kaki malah rasanya cape karena posisinya jadi nggak wajar. Jadi saya mending nyilangin kaki daripada ngangkang. Kalo masih dibilang nggak sopan juga, lain kali saya bakal pake sarung…

  18. a3log says:

    meremehkan sih sepertinya gak.
    orang menyilangkan kaki itu biasanya dalam keadaan santai.

    jadi yg diharapkan mungkin kalo ngadepin pasien jangan terlalu santai lah, agak sigap dikit.

    bisa juga sih kayaknya kalo diliat pasien, si pasien bakal komen "ini dokter santai amat sih, padahal gw lagi sakit gini"

    *ditulis sambil menyilangkan kaki*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *