Tak Bisa Hidup Tanpanya

Salah satu indikator terjadinya stress di tempat kerja adalah ditemukannya rokok di toiletnya.Memang sudah jadi hukum bahwa siapa-siapa yang nekat merokok di rumah sakit akan didenda sejuta perak. Tapi kalau siapapun pegawainya sudah stress berat dan memang aselinya ngebul, maka dia akan mencari tempat buat ngumpet untuk ngebul. Dan pilihan tempat strategis itu adalah..toilet.Asal puntungnya jangan dibuang ke dalam kloset aja. Kandungan asbes dalam puntung rokok itu bisa matiin bakteri-bakteri pembusuk di dalam septitank. Bisa bumpet WC-nya nanti.Merokok membuat kantong Anda menjadi kering, bikin Anda sama sekali tidak nampak keren.
http://laurentina.wordpress.com
www.georgetterox.blogspot.com

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

20 comments

  1. wah, aq sempet tuh ngerokok di salah satu RS di Lampung, alhamdulillah ga kena denda, soalnya ngerokoknya jama'aahhh… jd mungkin karyawannya takut untuk negur…

  2. mawi wijna says:

    ironis sekali, rokok benar-benar menjadi candu hingga bisa merambah ke dalam rumah sakit yang notabene sarana untuk menyehatkan masyarakat…

  3. kalo sudah merokok, buang puntung sembarangan, terutama di WC, itu namanya orang egois. Asapnya aja udah bikin sesak orang lain. Masih juga seenaknya buang puntung di WC. sungguh terlalu….perokok itu memang jauh dari keren.

  4. Wah, semoga gua bisa tahan ma komitmen gua, hidup tanpa merokok…soalnya namanya stress kan bisa datang ke siapa saja. Harus cari alternatif pelarian lain nih, hehehe

  5. Iya, Mbak Thia. Kalau udah kanker lidah baru tahu rasa deh, nggak bisa makan..

    Mikhael, dokter memang banyak yang merokok. Lucunya, yang merokok itu dokter paru, hihihi..

    Rian, almamater saya juga begitu..

    Mas Hoeda, Peraturan Daerah lokal di kota saya melarang merokok di wilayah rumah sakit pemerintah, termasuk di tamannya. Apalagi di toilet.

    Mas Eko, ini bukan masalah orang nyolong buat melanggar peraturan. Ini masalah orang yang saking stressnya sampek ngebul sembunyi-sembunyi di toilet. Mbok ya kalo stress tuh lakukanlah hal-hal yang lebih berguna, seperti ngeblog, atau nyiram kembang di depan kantor, atau mijetin teman sejawat yang habis jaga malam..

  6. Rawins says:

    penerapan peraturan di kita memang payah
    soalnya yang ngajarin nyolong nyolong justru orang dalam
    apalagi kalo kelamaan pelanggaran itu dicuekin
    peraturan seperti tak pernah ada…

  7. Hoeda Manis says:

    Baru tau nih, kalo ngerokok di RS bakal didenda 1 juta. Itu peraturannya "merokok di dalam RS" atau "merokok di wilayah RS" (termasuk halaman, toilet dan sekitarnya)? Apakah peraturan itu emang udah ditetapkan di semua RS?

  8. mikhael says:

    ini toilet rumah sakit ya mbak?
    bukan bermaksud apa2, tapi dokter juga ada yang merokok. sy pernah melihat dosen kami lagi klebas-klebus cerobong asap sambil nguji,… ajaib…

  9. Atau mungkin, rumah sakitnya sudah membangun semua gedung utama, lengkap dengan sensor asap. Tapi saat membangun ruangan-ruangan kecil yang terpisah dari gedung utama, urusan sensor asap dijadikan prioritas belakangan. :p

  10. efahmi says:

    ketika mbangun gedung rumah sakit, kontraktornya tertib masang pancuran pemadam kebakaran di atap setiap ruangan, lengkap dengan sensor asap pisan. tapi yg sering terlupakan, sensor asap nggak dipasang di toilet :p

  11. risdania says:

    brati ini yg ngerokok cew yah?? ampe neng vicky nemuin,,ah plg males kl ada bau2 sisa rokok dll..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *