Hilal Ngumpet, Konspirasi Tukang Daging di Bulan Puasa?

Ada yang tak sabar menunggu bulan puasa cepat berakhir

Bahwasanya pada sore ini, semua orang sudah gembira menanti hari Lebaran besok pagi. Opor ayam telah dihidangkan, rendang sudah siap di panci, tinggal menunggu untuk dimakan.

Tetapi..

..sehubungan dengan hilal Ramadhan yang masih labil dan nggak mau nongol-nongol, membuat semua petinggi ormas Islam kebingungan menentukan kapan gantinya bulan, maka tidak ada yang bisa kita lakukan selain menyimpan kembali opor ayam di kulkas dan menutup panci rendang, untuk terpaksa dimakan lebih cepat pas sahur besok, soalnya kalau nggak dimakan besok ya ma’emnya jadi bau, coy.. :p

Maka, saya bisa bayangkan para tukang daging mentah dan tukang jual bumbu bersorak-sorai sekarang, karena dengan terpaksa dimakannya menu Lebaran selasa besok pas sahur, maka dipastikan penjualan daging dan bumbu akan melonjak drastis coz orang-orang kan jadi harus belanja buat Lebaran hari rebo..

Sesungguhnya saya rasa para tukang daging mentah dan tukang jual bumbu telah berkonspirasi bersama para tukang jual ketupat untuk mengumpetin hilal demi meningkatkan kurva penjualan.

*Ini su’uzhon a la pengamat marketing amatiran yang gagal masuk Wall Street*

Wooi..ayo besok sahur lagi, wooi! Lebarannya masih lusa, wooi!

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

13 comments

  1. dukundigital says:

    Perlu diwaspadai buat yang mau makan opor di hari Rabu..
    Awas bahaya opor berformalin mengancam…

    Coz gara-gara hilal setitik rusak opor sepanci je.

    Minal aidzin wal faidzin dok..

  2. Kalo gw jadi Bayu, gw bakalan lebaran dua kali, hari pertama di LA, hari kedua di Indonesia. Jadi makan-makannya dua kali, hihihi.. *diguyur opor*

    Eeh.. Mas Fahmi jangan ngiklan di sini. Bayaaar! Bayaaar!

  3. efahmi says:

    Tadinya saya kira besok lebaran, bahkan nenek saya sudah masak opor lengkap dengan ketupat. Eh tapi tiba-tiba ada pengumuman dari pemerintah lebaran hari rabu. Apa boleh buat, ketupat lengkap dengan opor kami makan buat sahur dan buka puasa besok. Hari rabu kami akan berlebaran sambil makan indomie. Ini cerita indomieku, mana ceritamu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *