Sutra, Jangan Pakai Dulu Deh!

Sebagai seorang Event Organizer amatiran, sering banget saya dapet keluhan bahwa penonton nggak bisa denger suara pembicara di mic-nya. Saya nggak bisa mangkir bahwa sebagian masalah itu nongol gegara ketidakbecusan sound-system, tetapi saya menjumpai bahwa kerap kali itu memang kesalahan tidak sengaja oleh pengguna mic-nya.

Salah satu penyebabnya ternyata adalah masalah baju. Lho, kok bisa? Kayak contohnya yang di gambar ini. Mic kini dilengkapi clip on yang bisa dijepitkan ke baju, dan fungsinya adalah supaya suara si pembicara tetap kedengeran oleh seluruh dunia tanpa menghalangi gerak tangannya yang bebas, sehingga tangannya nggak perlu kaku megang mic. Ini keliatannya praktis, tapi ternyata jadi problem kalau bahan bajunya nggak cocok sama mic-nya.

Jika pembicaranya pakai baju dari sutra, dan mic dijepitkan ke bajunya, perlahan-lahan posisi mic akan bergeser karena sutranya licin. Awal-awal memang nggak terasa, tapi kalau pembicaranya banyak bergerak, lama-lama sutra bajunya akan bergesek dan jepitan mic-nya akan bergeser, maka suara pembicara akan pelan-pelan hilang dari pengeras suara. Akibatnya apa yang dibicarakan si pembicara nggak bisa terdengar oleh penonton.

Diperlukan mic dengan jepitan yang cukup kuat supaya nggak sampek ngegeser saat menjepit bahan sutra. Mungkin jepitannya bisa bikin bahannya sendiri jadi sedikit cacat.

Sekiranya kita sering ditodong jadi pembicara, sebaiknya kita belajar tahu sedikit-dikit tentang teknik nampil, nggak cuma tentang cara menyampaikan bahan ke khalayak ramai, tapi juga tentang macam-macam mic dan cara pegangnya supaya pembicaraan kita efektif.

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

26 comments

  1. Sound system emang kadang bikin rusak suasana yaahh. Tapi sebenernya kalo di ruangan ang ga terlalu gede sambil nunggu tukang sound system ngebenerin pan si pembicara bisa ngomong ajah pake suara gede. Yah gpp deh teriak2 dikit, yang penting suasana ga garing

  2. *sibuk berdoa supaya Mas Eko didaulat jadi MC-nya Buser dan pake baju sutera*

    Ninda, bukan EO, Nda. Cuman tukang bikin hajatan.. 😀

    Rony, yaah..makanya jangan jingkrak-jingkrak lah..

    Hani, sama-sama 🙂

    Cahya, moga-moga Cahya nanti punya baju sutra 🙂

  3. Cahya says:

    Wah, kapan ya punya baju sutra, sepertinya masih di angan saja :D. Tapi meski begitu, jadi MC-pun juga tidak pernah :D.

  4. Rawins says:

    haduh bu, bajuku ga ada yang pake sutra
    aku juga ga pernah pake mic gituan
    pake mic paling paling kalo ceting
    itupun pake headset
    tapi info bagus tuh
    siapa tahu suatu saat aku tenar bisa masuk tipi
    asal jangan di acara buser ya
    ya sutralah…

  5. Tentu saja ada panitia yang bertugas masangin mic di bajunya sebelum pembicara naik pentas. Tapi panitia tidak bisa menolong kalau mic-nya melorot saat pembicara persis berada di atas panggung.

    Kabar saya baik-baik. Saya cuman lagi kebanyakan kerjaan 🙂

  6. Adini says:

    Betul Vic..kan gak lucu kalau pembicara lagi bicara sementara para pendengar berbicara sendiri karna lama-lama kehilangan bunyi…* apa yang di bicarakannya *

    Apa kabar Vic..udah lama gak buat postingan, banyak kegiatan ya…moga lancar-lancar dan sehat selalu ya.

  7. efahmi says:

    kalo njepit mic-nya deket kancing harusnya nyantol sih. btw, sebelum pembicara naik mimbar mestinya panitia membantu beliau memasang mic pada posisi yg tepat. di belakang panggung ada panitianya toh ya?

  8. Suatu hari nanti pasti Bayu pake sutra. Jadi ya mesti tahu dari sekarang.

    Kalo John ngira sutra terlalu halus, gimana kalo pake karung goni aja? 😀

    Herman, bukan ke tata rias, tapi ke tata busana nampaknya..

  9. Bayu Hidayat says:

    iyah. kebetulan gw ngak suka pake sutra. males aja ya jaman sekarnag pake sutra. dan satu lagi ngak bakalan jadi pembicara setidak nya dalam waktu dekat.

    tapi nice info nih. emang ngak disadari dari dulu yah

  10. mawi wijna says:

    weee, saya baru tahu mbak dokter. Mungkin ada baiknya MC juga mempelajari hal-hal terkait busana yang tepat untuk tampil. Bukan masalah mic aja sih, tapi busana juga mempengaruhi gerak tubuh MC kan?

  11. Betul nih, Pak Sugeng, LCD ngadat itu juga masalah yang cukup sering terjadi. Nampaknya pembicaranya juga sebaiknya jangan biarkan waktu kosong selama perbaikan LCD, mbok ngomong prolog aja supaya waktu tetap terisi yah..

  12. BIG SUGENG says:

    Setuju sekali … kalau mau jadi pembicara agar nanti komunikatif memang perlu tahu sedikit tentang mic dan cara nyantelnya serta baju yang mesti dipakai
    Perlu juga diantisipasi misalnya lcd proyektor ternyata ngadat, sound system bermasalah dll
    kalau kasus di atas daripada suara ngga kedengaran ya mending dipegang saja, kalau sdh tahu kasusnya kan pendengar bisa maklum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *