Ingin Seperti Blog, Ingin Seperti Plurk

Ketika saya melihat tampilan profil Facebook saya yang teranyar, tidak bisa menyangkal, saya langsung teringat Plurk.

Tampilan profil Facebook saya setelah diutak-atik pakai Timeline.
Dengan fondasi utama berupa garis vertikal persis di tengah-tengah display yang menandakan lini masa khas Plurk, saya segera menuduh Facebook berusaha mengadopsi timeline a la Plurk untuk menampilkan profil anggotanya. Cuman bedanya kalau Plurk punya garis timeline horizontal, Facebook membuatnya vertikal. Di kiri-kanan garis, berjejer legenda yang kalau di-expand sebenarnya adalah update-update-an yang di-post oleh si empuny profile. Semua post tetap diurut dari atas ke bawah, yang paling atas adalah post yang terbaru tentu saja, tetapi diatur kiri-kanan, gitu lho.
Bagian yang paling eye-catching, menurut saya, justru header-nya. Facebook memberikan space kosong yang cukup gede selebar banner untuk tempat kita menaruh foto favorit kita. Menurut rencana arsitekturnya Facebook, foto yang ditaruh selebar banner ini boleh kita pilih sendiri, untuk menyiratkan citra apa yang ingin ita buat saat orang pertama kali buka profil kita. Foto lebar a la banner inilah yang mengingatkan saya akan blog. Bukankah kita sendiri sering kebingungan milih foto buat ditampilkan di header blog kita?
Di bawah header, ada sederetan boks kecil yang masing-masing menampilkan preview teman-teman, foto, dan hal-hal yang jadi favorit kita. Boks Friends memasang foto dari enam orang teman kita, dan umumnya teman yang ditampilkan di sini adalah teman yang paling banyak gentayangan di Facebook baru-baru ini. Foto yang di-preview juga foto yang paling banyak dikasih jempol atau paling banyak dikomentarin.
Bagi saya, meskipun feature ini banyak miripnya dengan media-media sosial lain, ini tetap saja kemajuan buat Facebook karena berhasil membuat profil tiap anggotanya jadi lain daripada yang lain. Jadi nggak setel membosankan hanya dengan satu foto di sudut kiri atas doang.
Facebook sendiri menerangkan di situsnya, bahwa desain profil Timeline yang mereka tawarkan ini bertujuan supaya pemilik profil bisa menerangkan di “CV online”-nya ini tentang apa yang terjadi pada mereka dalam kurun waktu terakhir. Dengan hanya menarik scroll di kanan display dan melihat timeline, orang bisa menilai secara garis besar dengan lebih akurat tentang siapa pemilik profil ini, apa aktivitas kesehariannya, bagaimana perjalanan hidupnya, apa yang menjadi minatnya, dan lain-lain. Facebook juga menambahkan bahwa kita bisa menampilkan hal-hal di masa lalu yang ingin kita tampilkan persis pada tahun yang kita inginkan. Misalnya jika Anda punya tim sepakbola sendiri di tahun 1995, maka Anda tinggal menekan timeline pada tahun 1995, dan post-kan foto tim sepakbola Anda lengkap beserta tag nama-nama teman Anda, maka publish-lah itu di timeline tahun 1995. Ya, meskipun pada tahun segitu belum ada Facebook.
Pertanyaan yang menggelitik, apakah dengan tampilan kayak gini, pencitraan empunya profile-nya akan jauh lebih menarik?
Jawab saya, tergantung. Mengingat kekuatan paling besar dari tampilan profile ini dibangun dari foto, jadi kalau empunya profile jarang nge-posting fotonya sendiri, mungkin profile-nya hanya akan plain saja dan hanya akan didominasi foto-foto teman-temannya yang kebetulan menyapanya di wall-nya atau comment di status-nya (itu juga kalau ada temannya yang mau nge-wall atau comment status ya..)
Singkat kata: Kau sendirilah yang bertanggung jawab untuk membuat dirimu tampak lebih menarik!
Ada yang mau coba ngubah profil Facebook-nya jadi versi Timeline? Silakan coba tutorialnya di sini dan langsung jadi dalam satu menit. Kasih tahu kesan-kesan Anda ya 🙂

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

24 comments

  1. Ditter says:

    Weh, aku belum ganti tampilan profile Facebook, baru tau perubahan itu beberapa hari ini aja soalnya. Udah lama nggak buka Facebook, sih, soalnya di kantor, akses ke Facebook diblokir :p

  2. Ninda Rahadi says:

    aku sudah coba timelinenya mbak
    bagus, mirip blog… bagus sih fb sering punya fitur baru2 gini..
    jadi gak membosankan ngutak-atik
    meskipun aku jarang apdet status atau apa
    seringan ngegame di applikasinya fb

  3. Pitshu says:

    ga suka jadi ga di aktipin hahaha… 🙂 walaupun sebenarnya lucu untuk seorang teman yang bilang, klo dia kembali bernostalgia, baca statu2nya saat putus ama cewe na wakakakak ^^ LOL

  4. Aku anggota Plurk. Tapi karena aku udah liat profil Plurk temen-temenku dan aku nggak liat sesuatu yang menarik, maka aku nggak aktifkan Plurk-ku.

    Aku bukan facebooker sejati, aku cumak pengamat media sosial, hahahaa..

  5. Iya setuju,,, kemarin mengadopsi beberapa timeline disebelah seperti twitter,trus chat seperti G+.

    Sekarang tampilan seprti plurk dan blog. Semakin berat aja ntar ngeload FB dengan resource yg banyak.

    Ka2 ini facebookers sejati ternyata, mengikuti perubahan FB. hha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *