Ayam Pusing

“Petoook! Petok, petok, petok! Ini dunia kok rada miring gini seeh?”

“He, kamu kalo berdiri jangan miring-miring, napa? Aku jadi pusing ini kedempet!”

“Siapa yang berdiri miring-miring? Ini memang kandangnya miring kayak Pisa, Petoook!”

“Hwadoooh..ini kok nggak nyampek-nyampek seeeh? Aku pusing ini berdiri miring-miring!”

“Sudahlah, nggak usah ngomel berdiri! Salah sendiri kok pesennya kelas festival, makanya disuruh berdiri! Coba kalo bayar kelas VIP, mesti kamu dapet yang duduk!”

“Petoook..sesama ayam nggak usah belagu! Mana ada ayam naik truk sambil duduk, Petooook?”

“Ada itu, si babon duduk soalnya lagi ngerami!”

“Si babon mana ya kok dari tadi nggak ada suaranya? Jangan-jangan mati dia kegencet!”

“Si babon dimasukin ke kandang mana seeh?”

“Itu kandang si babon ada di sebelahmu, Petoook! Mosok nggak liat seh? Makanya tho sama tetangga mbok ya noleh-noleh gitu kek!”

“Petoook, jangan bego yaaa! Kita kan ayam, mana bisa noleh-noleh? Kita kan nggak punya leher, Petook!”

“Huuu..aku ya lupa kalo kita nggak punya leher! Kepalaku pusing ini miring-miring!”

“Kok nggak nyampek-nyampek ini? Pak Supiir, ayo cepetan nyetirnya! Kepalaku pusiiing! Petooook! Petoooook!”

http://laurentina.wordpress.com

www.georgetterox.blogspot.com

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

3 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *