Legenda Setrika

Sewaktu saya ditugaskan sekolah untuk magang di Banjar tiga bulan lalu, setrika yang saya bawa ternyata rusak. Entah karena pecah lantaran terbanting di dalam koper waktu turun dari pesawat, atau mungkin karena kualitas produknya kurang bagus.

Begitu saya dijemput di bandara ketika pulang ke Surabaya, saya langsung minta my hunk antarkan saya ke toko buat beli setrika baru.

Di toko elektronik, saya pilih-pilih setrika, dan pilihan saya jatuh ke setrika yang harganya paling murah. Lha saya kan anak kost, saya rasa saya nggak punya perhitungan macam-macam buat setrikaan.

Sewaktu barangnya mau saya bayar di kasir, my hunk menyela tangan saya, dan nanya apakah saya nggak kepingin merk setrika yang lain. Saya jawab, saya nggak tahu bedanya merk satu dan merk yang lain. Saya nggak cukup berpengalaman dalam urusan merk alat rumah tangga.

Lalu my hunk bilang, dos-q mau beliin saya merk setrika yang di foto ini. Memang harganya lebih tinggi, tapi siapa tahu produknya lebih awet. Bagaimanapun, setrika saya yang lama itu umurnya kan baru dua tahun (dia inget coz dia nganterin saya beli setrika itu).

Saya nggak tahu apa yang ada di benak my hunk waktu dos-q beliin saya setrika yang akhirnya jadi milik saya ini. Mungkin karena kami mau menikah, dan dos-q mengharapkan saya nyetrika bajunya pakai setrika ini, jadi dos-q bersedia bayarin.

Sewaktu my hunk kasih duitnya ke mbak-mbak di kasir toko elektronik yang jualin setrika itu, saya merengkuh sebelah lengannya dan saya tahu bahwa saya mencintainya sangat.

You don't know how happy a lady when her boyfriend buys her a costly iron. 🙂

www.laurentginekologi.wordpress.com

www.laurentina.wordpress.com

www.georgetterox.blogspot.com

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

22 comments

  1. nyonyakecil says:

    gw bisa memahami perasaanmu Vick, gimana senengnya klo sampe kasir pacar bilang: "biar gw aja yang bayar". Bukan soal duitnya tapi yang terdengung di kpala gw: "gw mau menuhin kebutuhan loe, kan loe calon istri gw"

    Hahaha beda lho rasanya ama skarang. Karna di kasir gw maen gesek aja credit card (yang tentunya dibayar suami) tapi gw uda ga berasa greng gimana lagi hahaha.

  2. Adini says:

    Tandanya biar awet setrikanya Vic…jadi kalau tiba waktunya menikah, tidak lagi beli setrika karna setrikanya belum rusak heheh

  3. Mel says:

    baru dikasih setrikaan, besok2 kalo dibeliin vacuum cleaner gimana tuh? pasti hepiii sangat =D *pengalaman pribadi*

  4. Zilko says:

    Iya lho, kadang aku juga menyesal kalau membeli suatu produk hanya karena murahnya aja. Soalnya biasanya nggak tahan lama. Kalau beli yang agak mahalan memang rasanya sebel ya pas bayar, tapi senang kalau barangnya ternyata beneran awet; jadi harganya gak menipu, huahahaha 😛

    *ini komen kayaknya agak melantur dari nuansa postingnya ya 😛 *

  5. Salam kenal mbak Vicky (nih aku udah komen di blog. LOL)..

    Tapi bener juga deh, beli setrika itu investasi. Aku pernah beli setrika yang paling murah (harganya kurang dari 50k) tapi baru dipakai dua kali udah nggak bisa panas. Terus mikir, kenapa dulu nggak beli setrika yang bagus sekalian. Your hunk is right!.. 😀

    1. Wah, untung nurut sama my hunk yah. Aku rasa aku juga belum ada keluhan sih sama setrika ini. Meskipun baru tiga bulan make juga. Moga-moga setrikanya bisa awet. 🙂

  6. froggy says:

    moga2 awet ya setrikanya… ntar kalau dah pensiun, dibingkai ihihihi…
    setrika froggy masih awet, padahal dah 5 tahun :O

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *