Hujan Menunduk

Nyokap saya pernah bilang, sewaktu turun hujan deras, Tuhan mengabulkan doa-doa yang diucapkan saat itu juga.

Saya, yang nggak ngerti-ngerti banget soal tauhid, berdoa di segala occassion.

Tapi saya menganggap ucapan nyokap itu sebagai iseng-iseng-berhadiah. Jadi setiap kali turun hujan deras, saya menunduk dan menambah dosis doa.

Semalam, ketika hujan turun deras, saya berdoa, semoga adek saya pulang dengan selamat. Coz saya tahu dia sudah dua jam pergi ke tukang pijat dan sampek jam segitu dos-q belom balik.

E-eh..belom ada lima menit saya mengucapkan doanya, tiba-tiba saya denger pintu membuka. Ternyata adek saya pulang..

Kebetulan? Ah, saya nggak tahu. Tapi berdoa itu, membuat hati jadi tenang..

Jadi, di masa sulit ini, mumpung saya lagi pulang ke Bandung yang diguyur hujan lebat setiap hari, saya berdoa..

Tuhan, mohon saya dikaruniai anak bila saya sudah siap.. Dan mohon bimbing saya bagaimana cara merawatnya..

Tuhan, mohon saya diberi tempat setinggi-tingginya dalam pendidikan. Mohon saya diberi kesempatan untuk menggunakan ilmu saya untuk dimanfaatkan orang banyak..

Tuhan, mohon ampuni dosa saya, Mom, Pops, suami, dan adek saya..

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

7 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *