Akhirnya ke @Hetoost!

Fasad cafe dengan pot tanaman besar di tengah foyer membuat penampakan depan cafe tampak homy.
Mau tempat minum yang tongkrong-able tapi nggak berisik? Di sini saya tunjukin café yang asyik punya buat dicicipin.
Ruang makan
Posisi Oost Koffie & Thee ini di Kaliwaron, Surabaya, dengan penampakan berupa sebuah pondok kecil yang tenang dengan suasana a la pedusunan Belanda. Ruang makannya berupa sofa-sofa dengan meja rendah, dan ini yang menarik, colokan listrik di setiap sofa. Hah! Tau aja kalau café ini kayaknya menyasar segmen pelahap bandwidth yang demen wi-fi-an sembari arisan bersama the clique.

 

Dengan mengusung tema makan a la Belanda, café ini menjual beragam teh dan kopi sebagai sajian unggulan. Lha yang kepingin makan gimana? A-ha, ada bermacam nasi dan mie untuk menemani ber-high tea di situ, tapi Oost mempromosikan siomaynya yang memang cukup laris di tempat itu. Saya pun kasih mereka kesempatan buat nunjukin ke saya siomaynya, dan saya langsung nggak nyesel begitu mengincip.

 

Siomay
Siomaynya dipanggang, dan meskipun mereka nawarin ke saya saos asem manis, tapi saya lebih tertarik buat pakai saos barbeque. Maka datenglah siomay itu, berupa lima biji siomay isi daging, dengan dihiasi irisan tomat, selada, dan saos sambel. Porsi kecil, tapi ternyata enak dan kenyang!

 

Fettucini
Saya juga nyobain fettucinni-nya, yang ternyata juga nggak kalah enaknya. Pasta yang satu ini digoreng dengan saos campuran sambel, tomat, dan rempah-rempah, dan potongan daging baksonya membuat saya jadi kepingin nambah dan nambah..

 

 

Minuman saya, verse vanille, berupa kopi susu yang di-blend dengan es krim vanilla dan dihiasin kembang gula jeruk. Tapi pesanan suami saya lebih yahud: Affogato, berupa kopi susu dengan float berupa es krim vanilla ditaburin kacang almond nan renyah, yang datang dalam tempo 15 menit saja. Cepet kan? 🙂

Café ini memang diciptakan buat nongkrong-nongkrong. Dengan wi-fi yang melesat cepat, tempat ini ideal buat mahasiswa atau pekerja yang butuh tempat sepi untuk ngerjain pe-er dan perlu download yang kenceng. Cocok juga buat tempat meeting mini dengan partner bisnis karena tempatnya yang cozy sekaligus anti berisik. Kaum yang merokok juga dipisahkan karena pengelolanya bikin smoking area di teras. Nggak takut bosen, soalnya di ruang makan disediain buku-buku bacaan mulai dari resep-resep cokelat premium sampek novelnya Sophie Kinsella. Tempat parkirnya juga cukup buat mobil.

Kalian mau ke sini? Ajak saya dong ah.. Saya juga pengen kok ke sini lagi! :p

Kalian Open Ricers? Kasih komentar di sini aja..

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

5 comments

  1. BabyBeluga says:

    Restos/cafes berthema Belanda emang lagi in ya di Indo? Pas ke Bandung dan Semarang kemaren kita ke cafes dan restos Belanda2an gitu. Krn bonyok concern ama anak2 aku yg gga terbiasa dan gga mau makan makanan Asia.

    1. Cafe dengan tema Belanda di beberapa kota cukup banyak. Di Surabaya, selain Oost Koffie ini juga ada kesukaanku, Kopi Tiam Oey (biarpun suasananya tema Cina Malaka, tetapi menunya tema Belanda). Di Bandung ada Bloemen, dan di daerah Braga juga ada (aku lupa, namanya Sumber Hidangan atau Braga Permai ya?). Di Malang juga ada Toko Oen. Jadi orang-orang non-Indonesia yang nggak doyan makanan Asia sebetulnya nggak kesasar kalau nggak doyan makanan Asia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *