Nongkrong di Hyperlink Project Surabaya

Naah..bikin bazaar gaul itu yang seperti Hyperlink Project gini dong. Setelah berbulan-bulan ini saya mantengin bazaar-bazaar yang lagi ngehits sebagai tempat nongkrong di Surabaya, akhirnya saya nemu juga bazaar yang beda.

 

Pengunjung berjalan nyaman di bazaar Hyperlink Project, Surabaya
Pengunjung berjalan nyaman di bazaar Hyperlink Project, Surabaya

Weekend lalu, saya pergi ke bazaar Hyperlink Project di convention center-nya Supermal Pakuwon Indah, Surabaya Barat. Acara bikinannya media IDNTimes ini digelar sepanjang 7-9 November, dan penuh dengan stand-stand pengusaha yang jualan outfit nan ciamik plus makanan enak.
Di bazaar ini, saya bisa menikmati jalan dari tenant satu ke tenant lain secara runut. Saya bisa melihat masing-masing dari 200-an tenant secara tenang tanpa semburat, dan tenant-tenant-nya bisa bagi-bagiin kartu nama ke pengunjung tanpa takut kelewat oleh pengunjungnya. Bazaar-nya juga nggak padat biarpun rame, thanx to koridor yang dibikin lebar-lebar. Saya nggak kuatir kemacetan oleh pengunjung yang sibuk ngetem di depan suatu stand, dan saya juga nggak kuatir stroller-nya bayi saya bikin macet orang lain. Saking gedenya koridornya, pengunjung banyak yang wefie-an satu geng di tengah-tengah koridor.

Ketemu teman lama, Inijie, di booth kopinya di Hyperlink Project
Ketemu teman lama, Inijie, di booth kopinya di Hyperlink Project

Malah, bazaar ini nggak sekedar penuh dengan tenant-tenant yang berjejer. Karena jualan utama panitianya sebetulnya bukan bazaar-nya (setengah tenant-nya jualan makanan, sisanya jualan item fashion), melainkan kelas-kelas workshop yang menjual kursus-kursus kilat jam-jaman untuk diikutin para pengunjung. Kursusnya macem-macem lho, ada 18 kelas workshop, contohnya kursus bikin website usaha, workshop fotografi makanan yang ditutorin langsung oleh Jie Kusumo, atau kursus bikin boneka dari kain felt. Hayoo..siapa yang nggak seneng menghabiskan weekend ini dengan cari ilmu dan sekaligus berburu makanan dengan harga murah?
Pengunjung juga dimanjain dengan kuis-kuis di sana-sini sepanjang bazaar ini. Coba bayangin, pengunjung yang dateng udah diiming-imingin, kalau instalasi aplikasi IDNtimes di gadget Android mereka, maka mereka bakalan dapet minuman gratis (cocok buat yang kepingin dateng ke bazaar tapi nggak mau keluar duit!). Salah satu sponsornya, Go-box, kasih hadiah buat siapapun yang mau selfie di depan truk mereka (dan thanx God hadiahnya bukan gantungan kunci!). Dan banyak banget tenant yang ngobral promo, mulai dari banjir discount sampai promo buy 1 get 1 free untuk beli produk mereka.

 

Para ayah pengunjung Hyperlink Project: Lutfi dan Little Kahfi, dan Eddy Fahmi dan Little Fidel
Para ayah pengunjung Hyperlink Project: Lutfi dan Little Kahfi, dan Eddy Fahmi dan Little Fidel

Hyperlink Project ini juga bikin pengalaman dateng ke bazaar menjadi lebih menyenangkan. Sebelumnya, semenjak bazaar-bazaar gaul menjamur di Surabaya, my hunk ogah banget kalau saya ajakin dugem ke bazaar. Alasannya selalu sama: ribet karena nggak tahu makanannya mau dimakan di mana (kami kan nggendong bayi, hihihi). Tapi di Hyperlink ini, pengunjung bisa menikmati makanan yang mereka beli sambil duduk-duduk di area meja makan. Mejanya gede-gede sehingga bisa didudukin bareng keluarga besar, dan gang antara mejanya juga lebar-lebar.

 

Di Hyperlink Project, kita bisa duduk-duduk nyaman makan makanan enak hasil buruan bazaar sambil nonton talk show
Di Hyperlink Project, kita bisa duduk-duduk nyaman makan makanan enak hasil buruan bazaar sambil nonton talk show

Kalau dateng jomblo atau berdua doang juga nggak papa, coz kita bisa makan sambil duduk di depan panggung nonton talk show. Enggak bosan ya nontonin orang ngebacot di panggung, soalnya bintang tamu talk show-nya keren-keren, termasuk William Tanuwijaya founder-nya Tokopedia dan Nadiem Makarim founder-nya Gojek (kalau kepingin tahu Gojek itu apa, coba buka ini). Dan lain-lain, pokoknya para pengusaha start up yang spesial diajakin manggung untuk ngoceh tentang bagaimana caranya bikin usaha dan menarik banyak konsumen. Pendek kata, acara talk show ini ngajarin penontonnya buat ikutan tajir bareng!
Seru kan bazaarnya? Panitia IDNtimes-nya bilang ke saya bahwa mereka bakalan bikin acara serupa Hyperlink Project ini bulan Februari depan. “Tanggalnya belum tentu. Pantengin aja di www.idntimes.com,” kata mereka. Wow..nggak sabar kepingin dateng lagi!

Siapa aja kompetitor Anda yang udah duluan berani buka stand di sini? Lihat aja mereka dan mereka ini..

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

28 comments

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Sebetulnya untukku sama aja, karena aku memang cuma menjajal cari makan. Vendor di Hyperlink maupun Basha Market sekilas sama aja, jadi buatku nggak ada bedanya.

      Tapi untuk orang yang datang ke bazaar untuk mencari talk show yang bermanfaat, Hyperlink unggul di sini.
      Sedangkan bagi orang yang ingin memanfaatkan bazaar sebagai tempat parkir untuk buka stand, mungkin harga sewa Basha Market lebih murah (karena Basha Market nggak mementingkan sewa sound system seperti di Hyperlink Project).

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Oh, itu penyakit saya di awal-awal adanya bazaar gaul. Tapi akhirnya saya bisa mengakalinya. Sebelum ke bazaarnya, saya sudah merencanakan mau berkunjung ke stand vendor siapa aja. Jadi sewaktu tiba di bazaar, kantong saya nggak akan kempes karena nyasar ke stand-stand yang tidak saya rencanakan 🙂

  1. Elrica says:

    Eh seru banget ya bazaar gini. Gw biasanya sama, juga paling males kalo ke bazaar karen sumpek dan pengep abiez..tp kl lenggang gini, mau ikutan dateng gw..:)

  2. julie says:

    baru ini liat bazaar tempat duduknya rame gitu biasanya dikit banget sampe orang2 ada yg dduduk di lantai padahal apalah salahnya dibanyakin yaaa paling gak makanan laku

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Hah, mosok di Jakarta nggak serame ini, Jul? Kayaknya hype-nya lebih kenceng deh..

      Tapi bisa juga panitianya memang investasi lebih pada kursi deh. Makanya sebagian kecil tenant mengeluh harga sewa booth-nya lebih mahal, tapi penontonnya juga lebih betah untuk duduk lebih lama di situ..

  3. Mugniar says:

    Huaaa bazaar super keren ini. Baru kali ini baca cerita ada bazaar yang menghidangkan kursus2 jam2an, koridornya lebar, ada talkshow keren pula …. wiih …. mudah2an ada yang bikin juga di kota saya ..

  4. MeriskaPW says:

    Baru tau wajah inijie yg asli,, kepo instagramnya lebih sering foto makanan dan cewek, hehe,

    Mbaknya tambah cantik, aku baru tau web ini, haha kemana aja.. biasa kepo di georgetterox itu #upsketauansukakepo 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *