Dari Instagram ke Bazaar, Mendulang Duit

Bersaing menjadi pengusaha sebetulnya mudah kalau mau niat menjalaninya. Pengusaha muda punya seribu jurus, mulai dari modal dengkul buka usaha kecil-kecilan di garasi rumahnya, jualan via Instagram, sampai ikutan bazaar-bazaar gaul.

Menjadi pengusaha - Katherine(1)
Katherine (berbaju putih sedang mengepak makanan) mengurusi sendiri usahanya, termasuk menjaga sendiri lapaknya.

Katherine, pengusaha masakan Timur Tengah yang masakannya bisa dilihat di sini, cerita sama saya gimana dos-q ngegedein usahanya itu. Mula-mula, dos-q kesengsem lihat jejeran food truck di 5th Avenue di kota New York yang jualan penganan Timur Tengah. Sadar belum banyak rombong yang mirip beginian di Indonesia, dos-q memutuskan untuk mencontek konsepnya untuk dos-q pakai di Surabaya. Di Surabaya memang hampir-hampir nggak ada rombong yang jualan masakan Timur Tengah, karena bahannya sendiri juga langka. Bahan utama untuk masakan Timur Tengah adalah beras basmati, dan hanya sedikit toko yang menjualnya (salah satunya jualan di sini).

Katherine mula-mula masak beras basmati menjadi nasi Timur Tengah ini untuk keluarganya di Surabaya. Lama-lama tercetus ide untuk jualan nasi ini di Instagram. Ketika orderan semakin deras, dos-q menguji nyalinya untuk jualan di bazaar gaul yang lagi merebak di Surabaya.

Kenapa pilih masakan Timur Tengah? “Karena yang jual baru sedikit,” cetusnya. Dan itu bikin dos-q merasa peluang untuk genre ini masih terbuka lebar. Dos-q bahkan lebih percaya diri ketimbang kompetitor-kompetitornya yang jualan menu sama, karena dos-q mengandalkan saos putih bikinannya yang menjadi condiment nasi ini, lebih kental.

Saking seringnya ikut bazaar, Moosh sampai sering pasang sticker "sold out" di daftar menunya.
Saking seringnya ikut bazaar, Moosh sampai sering pasang sticker “sold out” di daftar menunya.

Pengusaha lainnya, Lidya dan Elya yang mengusung Moosh, punya cerita lain dalam ngegedein usahanya. Duo apoteker dan pengusaha optik ini semula kepingin bikin susu dengan kemasan lucu untuk ulang tahun keponakan mereka. Dari sana, mereka mencoba jualan susu itu di pesta-pesta anak. Promosi di Instagram bikin pesanan susu mereka makin masif, sehingga mereka akhirnya mutusin buat terjun sendiri di bazaar untuk melihat pasar nyata.

Sekarang pengusaha kecil yang jualan susu kan banyak, apa dong bedanya dengan susu kalian? Lidya bilang ke saya bahwa susu bikinannya lebih gurih, dan tahan sampai 10 hari kalau ditaruh di dalam kulkas. Itu bikin pembelinya teringat terus pada susu yang mereka beli, not just another milk.

Baik Katherine, Lidya, maupun Elya sama-sama ngaku bahwa meskipun ikutan bazaar itu banyak tantangannya, bazaar bikin orang semakin aware akan keberadaan usaha mereka, nggak sekedar just another online shop in Instagram. Ikut bazaar membuka kesempatan mereka buat nyebar-nyebarin kartu nama. Dalam kartu nama itu ada nomer kontak untuk memesan produk mereka, plus account Instagram mereka untuk membuat produk mereka leluasa dikepoin. Itu yang membuat pembeli semakin bertambah dan akhirnya menjadi pelanggan setia.

“Kami ini asalnya dari Surabaya Timur. Tetapi karena bazaar-bazaar banyak diadain di Surabaya Barat, jadi banyak orang Surabaya Barat yang kenal sama (usaha) kami,” kata Lidya. FYI bila Anda nggak bisa membayangkan besarnya kota Surabaya, dari Surabaya Timur ke Barat itu jauhnya minimal 10 kilometer dan akses kendaraan umumnya sangat rese. Makanya wajar kalau Lidya merasa yang tadinya cuman bisa jualan sekitaran rumah pun bisa naik kelas menjadi sekitaran kota Surabaya.

 

 

Dalam setahun ini susu bikinan Lidya dan Elya sudah ikutan bazaar enam kali. Semenjak itu, susu mereka bisa pre-order sampai dua kali dalam sebulan. Di bazaar itu,sehari mereka bisa jualan sampai 400 botol.

Jualan Anda masih baru beredar di dunia maya? Ikut bazaar yuk, dan bikin orang lihat produk Anda yang keren itu dengan mata kepala sendiri 🙂

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *