Manisnya Madu di Pekerjaan Admin Socmed

Lowongan admin sosmed mungkin adalah salah satu lowongan yang diimpikan banyak orang di jaman sekarang. Secara gampangnya, kerjaan ini cuman mewajibkan pelakunya duduk buat main fesbukan sepanjang hari, dan dibayar untuk itu. Bisa dilakukan di mana aja, entah itu sambil berjemur di pinggir pantai, atau sambil tengkurap dipijitin mbak-mbak di tempat spa, atau sekedar sembari ngupil di rumah.

Admin social media adalah pekerjaan yang menyenangkan. Gambar diambil dari sini.
Admin social media adalah pekerjaan yang menyenangkan. Gambar diambil dari sini.

Untuk mendaulat seseorang menjadi admin sosmed, sebuah brand nggak serta-merta pasang lowongan kerja admin sosmed di halaman “Career with Us” pada website mereka. Brand ini umumnya punya divisi Digital Marketing, bagian dari departemen pemasaran mereka, dan divisi ini yang bertugas mengurusi pencitraan brand di dunia maya. Pekerjaan pencitraan ini termasuk membuat account sosmed, dan mereka akan menugaskan salah satu pegawai mereka untuk jadi admin.

Kadang-kadang mereka terlalu repot untuk urusan account sosmed ini, sehingga mereka mengontrak sebuah agensi content  untuk itu. Suatu agensi content biasanya punya tenaga-tenaga  yang ahli dalam persoalan sosmed (baca: jagoan dalam update status di sosmed), dan tenaga-tenaga ini yang biasanya disewakan per bulanan ke brand klien untuk menjadi admin sosmed mereka.

Seorang admin sosmed sewaan, bisa berasal dari staf agensi content itu sendiri, namun lebih banyak yang merupakan freelancer. Dia bisa dikontrak oleh sebuah agensi content, bisa juga pada saat yang bersamaan bekerja pada agensi-agensi yang berbeda. Temen saya, Morgan, yang saya ceritain di sini tempo hari, bisa megang 3-4 brand sekaligus dalam sebulan. Dan semua brand itu diurusnya sendirian dalam handphone kecilnya yang sebenarnya nggak canggih-canggih amat. Seorang admin sosmed umumnya nggak butuh senjata yang terlalu sophisticated, selama handphone-nya bisa dipake Facebook-an dan Twitter-an, dan dengan aplikasi itu ia bisa pegang tiga sampai empat account sekaligus, maka pekerjaannya pun berjalan.

Seorang admin sosmed, apalagi yang freelance, sebetulnya adalah jagoan untuk berakting menjadi tokoh yang berbeda-beda di dunia maya. Morgan, seumur hidupnya sudah jadi admin sosmed untuk brand makanan, brand aplikasi chatting, untuk majalah, bahkan menjadi admin sosmed untuk sebuah komunitas. Karena bidang yang menjadi kliennya juga berbeda-beda, praktis memaksa dirinya untuk bisa menulis pada berbagai topik yang campur-campur. Dan karena sasaran audiens dari masing-masing brand juga beda-beda umurnya, dos-q juga kudu bisa ngomong ke segala usia juga. (Pekerjaan ini sebetulnya cocok untuk orang yang seneng dunia public relation, tapi minus pake dandan-dandan.)

Berapa gaji admin sosmed freelance? Saya nggak tahu pasti, tetapi saya perkirakan seorang admin sosmed yang dibayar murah-meriah dalam sebulan, bisa memakai honornya itu untuk bermain di Universal Studios Singapore selama dua hari penuh. Kalau admin yang dibayar mahal, dia bisa memakai honornya untuk berlayar keliling Halong Bay selama dua hari sambil ditemenin pacarnya juga. 😀

Namun honor itu nggak seberapa maknanya. Selain keterampilan berkomunikasi pada berbagai kalangan yang harus didemonstrasikan oleh sang admin sosmed, prestasi sang admin bisa melejit kalau sekalinya brand yang dos-q pegang itu brand yang cukup bagus. Namanya bisa masuk ke pasaran digital marketing dan dirinya bisa kebanjiran tawaran proyek. Agensi bisa saja merekrutnya untuk jadi staf tetap (biasanya menjadi manajer admin sosmed), dan kalau kerjaannya konsisten bagus, dalam tempo beberapa tahun dirinya bisa jadi social media strategist. (Di Facebook ada geng untuk para pekerja media digital, namanya Social Media Strategist Club. Social media strategist ini yang menjadi tombak digital marketing para brand untuk bikin strategi kampanye yang ramai, membuat brand-nya jadi trending topic, dan mendapat impression yang tinggi)

Anda seneng duduk-duduk sembari Facebook-an dan Twitter-an seharian? Jangan cuman dijadiin hobi doang. Coba sering duduk-duduk di coworking space, cari coworker-coworker yang duduk sendirian sembari ngerjain start-up-nya, niscaya mereka butuh tuh admin socmed untuk start-up mereka. Intinya sih temenan dengan banyak orang dari macam-macam kalangan, karena itu modal sip untuk jadi seorang admin sosmed. 🙂

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

5 comments

  1. Akarui Cha says:

    Walahhhh baca postingan ini jadi ingat sama kerjaan kantor nih. Cuma kalo saya plus bikin content web dan copy untuk kebutuhan digital. Bener banget, orang yang sanggup bicara dengan beberapa bahasa brand itu keren. Bahkan kejamya bisa disebut 24 jam 7 hari seminggu ya. Tapi kalo gaji, ga kok. Saya aja ga sampe se-happy itu gajinya. Doain saya naik level biar naik gaji yaaa.

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Nampaknya mirip pekerjaannya, Cha. Memang durasi kerjanya bisa 24/7.
      Tapi soal gaji sih susah kalau mau nungguin naik. Mendingan skala prioritasnya aja yang diatur ulang supaya gajinya bisa happy yaa..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *