Oppo R7s, Smartphone Android yang Gesit

Bagian yang paling sering membuat parno kalau bepergian adalah..takut baterai smartphone cepat habis.

Memang kalau smartphone di dalam saku itu terus-menerus dalam keadaan menyala, hati rasanya tetap plong. Smartphone yang low-batt itu ibarat bawa dompet cuma berisi recehan, atau bawa kartu debet tapi saldo rekening di bank tinggal nol. Sayangnya, di tahun 2015 kini susah banget cari-cari smartphone Android yang segesit kilat, punya tenaga kuda, dan tahan sehari saja tanpa di-charge ulang. Bukankah tidak enak kalau smartphone kita punya kamera bagus yang bermega-mega pixel, tapi begitu mau dipakai memotret baterainya malah habis? Mau bawa alat catu daya di tas supaya bisa charge smartphone setiap saat? Duh..berat.

Tapi sekarang, tidak usah lagi panik bawa-bawa power bank kalau mau bepergian seharian. Oppo baru saja membesut smartphone terbarunya, Oppo R7s, dengan sistem operasi Lollipop yang baterainya awet seharian. Dengan kapasitas baterainya yang 3070 mAh (sedikit lebih besar daripada pendahulunya, Oppo R7, yang mengusung baterai 2320 mAh), R7s yang cantik ini tahan nyala tanpa charger sampai lebih dari 24 jam. Bahkan kalau sampai R7s ini betul-betul kehabisan daya, kita tinggal mencolok R7s ini sebentar saja dengan charger mininya yang istimewa, yaitu VOOC Flash Charge. Cukup charging dengan VOOC Flash Charge ini selama 30 menit, kita bisa langsuung bicara dengan Oppo R7s ini sampai dua jam nonstop. Kalau begini, siapa lagi yang masih butuh bawa power bank?

Dengan kegiatan saya yang makin hectic menjelang liburan panjang Natal-Tahun Baru ini, kalau sampai Oppo R7s ini jadi milik saya, dijamin saya akan makin produktif. Why?

1) Saya butuh smartphone yang lebih gesit.

Oppo R7s sudah mengandung sistem operasi Android 5.1, versi Android yang jauh lebih cepat daripada Kitkat apalagi Jellybean. Tidak ada lagi masalah aplikasi yang sebentar-sebentar menutup mendadak (forced closed). Bekerjanya pun lebih ringan ketika disambung ke jaringan wi-fi, dan lebih toleran kalau saya menggunakan dua kartu SIM sekaligus di dalam smartphone-nya. Plus sistem operasi Oppo R7s ini sudah mengandung ColorOS 2.1 yang sudah terkini dengan pembersihan memori yang baik. Dan dengan OS ini, membuka suatu aplikasi rata-rata hanya butuh 0,7 detik.

2) Saya ingin smartphone yang bebas lag.

RAM 4 GB dengan processor Qualcomm MSM8939 Octacore dalam Oppo R7s menjamin hal itu. Kalau smartphone kita umumnya mengandung aplikasi YouTube, Facebook, Path, dan lain-lainnya yang rajin kirim notifikasi dan menggunakan banyak memori, RAM dengan kapasitas besar dan processor yang berinti lebih banyak akan membuat pekerjaan lebih efisien dan bebas lag. Smartphone Anda masih pakai processor quadcore atau bahkan dualcore? Hm.

3) Saya punya hobi merekam video dengan smartphone.

Video pertama yang saya sukai adalah video rekaman bayi saya yang sedang lucu-lucunya karena dia baru berumur tujuh bulan. Video kedua yang sering saya rekam adalah video untuk presentasi. Semua rekaman itu makan banyak memori dan saya jarang punya waktu untuk bersih-bersih memori. Iya, saya sudah biasa simpan multimedia saya dalam cloud, tapi saya juga masih merasa butuh memori eksternal. Dan smartphone yang akhir-akhir ini dirilis di pasaran cenderung tidak mengandung slot untuk memasang kartu memori. Tapi Oppo R7s ini sungguh dermawan, ROM-nya sampai 32 GB dan kita masih boleh pasang kartu memori pula sampai 128 GB.

Gambar diambil dari sini.
Gambar diambil dari sini.

4) Saya senang kamera yang tajam.

Saya sering cetak foto dalam ukuran besar untuk pekerjaan saya, jadi angka pixel cukup penting untuk saya. Kamera belakang Oppo R7s punya kekuatan sebesar 13 MP, cukup mumpuni, kan? Plus kamera depannya 5 MP, cukup tajam pula. Kenapa untuk kamera depan harus tajam juga? Karena kita tidak pernah tahu dengan siapa kita akan mendapat kesempatan untuk melakukan wefie, dan kita tidak pernah tahu bahwa mungkin foto wefie itu akan kita cetak besar-besar untuk kita pamerkan. Wefie dengan presiden, mungkin? Hahaha!

Oppo R7s Android layar
Gambar diambil dari sini.

5) Saya suka gambar yang dinamis.

Kamera video R7s ini sudah mengandung teknologi High Dynamic Range, yang berarti gambar yang diproduksi punya rentang luminositas yang besar, mirip gambar yang diproses oleh iris mata manusia. Dengan teknik HDR ini, melihat gambar video yang di-shoot dengan R7s, serasa seperti menonton pemandangan dengan mata kepala kita sendiri.

6) Bagi saya, smartphone adalah alat untuk bekerja.

Dengan layar yang selebar 5,5 inci, cakupan warna sampai 16 juta warna, RAM sebesar 4 GB dengan sistem operasi segesit Lollipop, plus desainnya sendiri yang handy senyaman memegang leher biola, saya bisa menggunakannya dengan lincah untuk pekerjaan presentasi yang lebih intim dengan klien-klien potensial.

7) Dan saya ingin smartphone yang tangkas mengirim media.

Smartphone dengan wi-fi IEEE 802.11g/a, sudah biasa. Dengan IEEE 802.11n, lebih banyak lagi di pasaran. Tapi smartphone dengan wi-fi 802.11ac masih jarang. Oppo R7s punya spesifikasi wi-fi 802.11 a/b/g/n/ac, sehingga R7s ini bisa mengirim data dengan kecepatan sampai 1,3 GB/detik. Hah, bisa kirim file film pendek dalam beberapa detik dong? :-p

Dan menjelang akhir tahun ini, makin banyak acara bepergian untuk networking, makin besar kesempatan baru untuk rezeki, dan smartphone baru akan jadi partner yang pas untuk mengejar peluang ini. Oppo R7s, bolehkah jadi milik saya? 🙂

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

10 comments

  1. galihsatria says:

    Sampai sekarang saya masih agak underestimate sama Oppo dengan harganya yang premium, padahal secara merek dia bukan yang paling premium. Kenapa orang-orang pilih Oppo ketimbang Sony, Samsung, atau malah iPhone sekalian.

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Kenapa pilih Oppo ketimbang iPhone? Jawabannya ada di artikel saya http://vickyfahmi.com/2015/12/20/android-iphone-blackberry-atau-windows-phone

      Kenapa pilih Oppo ketimbang Sony atau Samsung? Oppo R7s punya keunggulan baterainya bisa di-charge sampai 75% hanya dalam 30 menit saja. Layarnya cuma 5-an inci tapi sudah nyaman dipegang di tangan. Speaker cukup bagus di lingkungan yang berisik. Boleh pasang dua kartu SIM sekaligus tanpa harus mengorbankan salah satu slot untuk pasang kartu memori eksternal.

  2. Mugniar says:

    Memang ya, asyik kalo baterenya tahan. Walaupun ada power bank, ribet juga bawa-bawa power bank. Saya ke mana2 malas bawa power bank. Spesifikasinya bikin mupeng, nih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *