Imunisasi Polio Sekarang Bisa di Mall

Jadi ceritanya karena pekan ini ada musim imunisasi polio gratis, pagi ini saya pun nelfon ke Puskesmas terdekat.
“Pak, anak saya umur sembilan bulan, mau ikutan imunisasi gratis ini, boleh nggak, Pak?”

Terus petugas Puskesmasnya malah jawab, “Bu, ke mall aja, Bu..” katanya sambil menyebut mall-mall terdekat (ada dua mall dalam radius tiga km dari rumah saya).

Saya kebingungan. Kok baru kali ini saya dengar orang-orang birokrat mau merambah mall? Memangnya APBN punya duit buat nyewa booth?

Tapi si petugas Puskesmas keukeuh mengedukasi saya supaya ke mall. Padahal saya udah nanya, Puskesmas-nya tutup jam berapa kalau mau imunisasi-imunisasian. Akhirnya saya pun memboyong Fidel ke Galaxy Mall dong buat nyari-nyari booth imunisasi polio itu. Lagian suami saya mungkin lebih senang imunisasi di mall. Lebih gampang nyari parkir buat mobil di mall daripada nyari parkir di Puskesmas, hahahaha..

Tiba di mall, sekitar lima petugas Puskesmas udah nongkrong di pinggir void lantai dua. Ngeliat saya nongol sambil bawa bayi, petugasnya langsung sigap mau nangkep saya bagaikan SPG mau nawarin kartu kredit ke ibu-ibu berpenampakan sosialita. Saya langsung interupsi, “Iya, saya ke sini mau imunisasi!”   Dan petugas-petugas vaksin mania itu langsung sumringah.

Bayi saya didata dulu dong sama mereka. Ditanyain nama, umur, nama saya dan nama suami plus alamat rumah (mungkin mereka mau mengirim cheese cake). Terus tangan Fidel diperiksa dulu.

Ternyata kalau bayi sudah divaksin untuk acara Pekan Imunisasi Nasional ini, jari kelingking bayi bakalan dikasih pewarna ungu. Jadi dia nggak akan dapet imunisasi polio dua kali dalam sebulan ini.

Ealaaah.. Terus saya tanya, apakah kalau jarinya sudah ditandain lantas bakalan dapet discount di restoran-restoran atau di Hypermart gitu? Ternyata mereka jawab enggak. (Situ kira ini Pemilu, apaaaa?)

Petugas Pekan Imunisasi Nasional meneteskan vaksin polio
Petugas Pekan Imunisasi Nasional meneteskan vaksin polio di mulut Fidel.
Saya ketawa-ketiwi.

Saya pun didaulat menggendong Fidel, terus salah satu perawat pun meneteskan vaksinnya di mulut Fidel sebanyak dua kali. Setelah vaksin polio ini jangan minum dulu sampai 20 menit supaya vaksinnya terserap dulu di lambung bayi tanpa tercampur makanan lain. Selesai deh imunisasi polio yang kilat ini!

Pekan imunisasi Nasional vaksin polio
Setelah ditetesi vaksin polio, anaknya tetap santai.
Ini Pekan Imunisasi Nasional yang menyenangkan.

Wah, saya seneng banget ikutan PIN di mall ini karena jadi nggak usah ngantre lama-lama cuman buat imunisasi anak. Kebetulan di Surabaya ini, PIN untuk pencegahan penyakit polio yang diadakan di seluruh mall ini cuma hari ini doang, sedangkan besok-besok ya adanya di Posyandu, Puskesmas, atau rumah sakit pemerintah. PIN akan diselenggarakan di Galaxy Mall sampai malam ini jam 20.00.

(Dan saya terkikik-kikik bayangin rakyat sekota menyerbu ke Puskesmas demi minta vaksin polio gratis. Pasti petugas Puskesmasnya lembur seminggu. Demi membebaskan ibu pertiwi dari penyakit polio. Pantesan waktu saya telfon tadi, mereka keukeuh mendorong saya ke mall :p)

Saya dokter umum. Saya sebetulnya punya dokter spesialis anak langganan untuk mengimunisasi anak saya. Dan saya selalu mengikuti jadwal imunisasi bayi saya dengan tepat waktu supaya kekebalan badannya tetap terjaga. Tetapi saya juga antusias kalau ada acara Pekan Imunisasi Nasional gini (jadwal imunisasi untuk Pekan ini adalah sepanjang 8-15 Maret 2015), karena berarti anak saya memperoleh vaksin tambahan yang memperkuat dirinya yang memang sudah kebal dari penyakit polio, sehingga memperbesar manfaat imunisasi polio itu sendiri.

Mbok ya gitu, imunisasi polio mendekat ke tempat-tempat massa di mana masyarakat sering nongkrong. Tapi ya jangan cuman vaksin anti penyakit polio yang dibikinin gratis di mall. Sekalian juga dong vaksin anti Pneumococcus, vaksin anti influenza, vaksin anti kanker serviks.. (Terus saya ditegur sama menteri kesehatan, “Memangnya duit mbahmu, apaa..?”)

Foto oleh Eddy Fahmi

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

20 comments

  1. eka says:

    Kalau di daerah surabaya barat hari ini dan besok lokasinya dimana ya, soalnya mall yg dekat cuman PTC/Supermall eh pas saya kesana ternyata cuman hari pertama pembukaan ajach, gk jd imunisasi jadinya,,,

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Dari para panitia Pekan Imunisasi Nasional 2016, saya dengar bahwa vaksin gratis untuk imunisasi polio ini bisa diperoleh di semua Puskesmas, Posyandu, dan rumah sakit pemerintah 🙂

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Iya, saya juga senang sekarang anak-anak buahnya Menkes mau menyesuaikan diri dengan selera masyarakat.

      Terima kasih ya sudah komentar di sini. 🙂

  2. 21inchs says:

    nek berita ttg vaksinasi yg bisa bikin bayi malah sakit atau yg ternyata vaksinasi itu bohong itu bagaimana penjelasannya dari bu dokter?

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Suer, Mas, itu hoax.

      Vaksinasi bisa bikin sakit kalau:
      1) setelah vaksinasi, langsung main hujan-hujanan
      2) setelah vaksinasi, minum es teler campur sianida
      3) setelah vaksinasi, digigit nyamuk malaria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *