Wedding Band dan Kumpulan Lagu Romantis Justin Bieber

Wedding band selalu identik dengan lagu-lagu romantis. Ya iyalah, namanya juga penyanyi pernikahan. (Kalau identiknya sama lagu-lagu hard core, itu bukan wedding band, tapi vandalism band.) Tapi jangan dikira tugas mereka cuman nyanyi doang. Karena kalau dapat klien ajaib, nyanyi bisa jadi tugas yang nyusahin.

wedding band
Ilustrasi sebuah wedding band asal New York.
Gambar diambil dari sini

 

Teman saya, adalah seorang vokalis band. Band mereka sering ditanggap buat tampil di acara resepsi pernikahan. Jauh-jauh hari sebelum manggung, untuk mengambil hati klien, biasanya mereka tanya dulu ke pengantinnya, mau minta dibawain lagu apa. (Jadi inget, dulu waktu saya mau menikah, saya kirim email ke bandnya dengan request setumpuk lagu dari Maliq n d’Essentials dan Kahitna).

Nah, suatu hari mereka pun melakukan ritual request itu dong. Dan tahu nggak mempelainya minta lagu apa?

“Vic,” cerita vokalisnya ke saya. “Pengantinnya minta lagu-lagu Justin Bieber.”

Saya ngangkat alis keheranan. “Really?” Saya nyaris ketawa tergelak. Pertanyaan pertama saya adalah, “Pengantinnya itu umur berapa?”

“Dunno, gw nggak tanya,” gerutu vokalisnya. “Emang masih alay sih anaknya. Tapi ya itu. Gw disuruh nyanyiin lagu-lagu bocah abegeh itu. Bukan mainstream! Anaknya nggak mau lagu-lagu yang biasanya. Gw sodorin lagu-lagu mahal, Nat King Cole, Louis Armstrong, Yovie n Nuno, tetep pengantinnya nggak mau. Maunya lagu Justin Bieber!”

“Lagu Justin Bieber mana yang romantis?” Saya garuk-garuk kepala. “Jangan bilang lagu Ubi Cilembu itu!”

Teman saya buang muka.

Saya terbelalak. “Kamu nyanyi lagu Ubi Cilembu??”

Teman saya tersenyum kecut. “Dalam versi akustik, tentu saja. Gw harus profesional.”

Justin Bieber
Justin Bieber yang dicintai klien teman saya.
Gambar diambil dari sini

Dia kemudian cerita bahwa demi memuaskan sang klien Belieber itu, dia sampai riset termasuk download lagu-lagu Justin Bieber itu apa aja, termasuk download lagu Sorry, lagu Love Yourself, dan lagu What Do You Mean yang sudah wara-wiri di radio itu. Malah dia sampai bikin daftar nama lirik lagu Justin Bieber segala di playlist-nya. “Orang rumah gw sampai keheranan, gw abis keracunan apa kok jadi bolak-balik muterin mp3 Justin Bieber yang Baby Baby Oohh..”

Dia bilang sebagai penyanyi bayaran, mereka harus profesional. Mereka nggak mau nanggung risiko di kemudian hari pengantinnya cerita-cerita jelek tentang band mereka cuman gegara band mereka nggak mau nyanyiin request-nya (meskipun request sang pengantin sama sekali nggak matching dengan suasana pernikahan sing syahdu).

Pada hari H, satu set playlist berisi lagu-lagu Justin Bieber pun sungguhan keluar. Mereka nyanyiin lirik semua stok lagu Justin Bieber yang mereka punya. Termasuk bahkan Beauty and the Beat!

Dan pengantin tetap saja pengantin. Sudah dinyanyiin request-nya, pengantin Belieber-nya malah nggak ikutan nyanyi. Joget pun enggak. Malah sibuk salaman.

Saya ketawa. Apa ada sejarahnya di Indonesia pengantin ikutan joget ngikutin band pernikahan di resepsinya?

Setelah sekitar lagu ke-6 atau ke-7 ruang resepsi dirombak jadi ruang disko Justin Bieber, MC-nya akhirnya berbisik ke vokalisnya, “Mas, kata orangtuanya pengantin, coba musiknya yang rada kaleman dikit..”

Sepertinya Tuhan sudah mulai merasa musiknya terlalu alay dan berisik. Akhirnya teman saya pun mulai pindah ke aliran konvensional seperti Shania Twain. Sampai pestanya selesai. Dan ternyata, pengantinnya nggak ngambek biarpun nggak semua lagu Justin Bieber yang dos-q request dinyanyikan sampai khatam.

Kalau menurut saya, bisnis pernikahan adalah bisnis yang kebanyakan tetek bengek, kebanyakan ngeluarin duit, dan berisiko bikin pengantinnya baper. Band pernikahan adalah turunan dari bisnis ini. Bayaran wedding band itu tinggi. Tapi kalau nggak memuaskan klien, nama band bisa tersingkirkan dari kompetisi.

Namun itu cukup membuat teman saya yang jadi pengamen wedding ini dapet pelajaran. Kalau biasanya dos-q selalu berada di zona nyaman menyanyikan lagu-lagu andalannya, kali ini dengan adanya request ajaib sang pengantin abegeh bikin dos-q terpaksa rajin streaming download lagu-lagu kekinian plus ngapalin liriknya. Soalnya, siapa tahu kapan-kapan band mereka ditanggap suruh nyanyiin lagu-lagu abegeh lagi..

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

10 comments

  1. paula says:

    Mungkin justin bieber adalah lagu kenangan mereka berdua, jadi ya karena mereka yang merit, mereka yang menikmati, walaupun biasanya yang namanya pengantin selalu sibuk sendiri. Tapi kan mereka baru merit 1x, jadi ya ga pengalaman, ga tau bakalan sibuk sendiri. Aku yakin kalo mereka bisa pesta sekali lagi, mungkin akan lain permintaan lagunya (soalnya diiringi protes dari pihak ortu) hehehe

  2. Fenty says:

    menurutku lagu2 justin sekarang lebih bisa didenger sih dibanding dulu, sepertinya dia sukses bikin perubahan sama musiknya dengan nuansa edm, yang walaupun gak nyambung dengan pernikahan, tetep enak didenger, bisa menang grammy juga toh akhirnya 😀

  3. Ria says:

    bwahahahahahahahahahaha…. ngakak gue bacanya… Tp namanya jg kan terserah yg merit mau lagu apa… Jd ya terpaksa harus standby dan updated selalu deh sm lagu2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *