7 Tips Tampak Langsing dengan Casual Style

Sebetulnya memilih model baju untuk perempuan-perempuan berukuran XL itu nggak susah-susah amat. Saya banyak berteman dengan cewek-cewek yang badannya besar-besar begini, dan selera pakaian mereka bagus-bagus.

Tetapi memang mix n match buat orang-orang gemuk itu butuh skill tersendiri. Dan repotnya, belum banyak orang yang mengerti bagaimana caranya kelihatan tetap gaya dengan model baju yang dipakai tanpa menjadi nampak makin gemuk.

Saya iseng menanyai kawan-kawan saya yang tetap nampak modis dalam casual style mereka meskipun badannya oversized, dan saya berhasil merangkum tips a la mereka itu berikut ini:

1. Hindari pakaian yang bikin kita nampak lebih besar

Baju untuk Orang Gemuk
Dress untuk orang gemuk nampak keren kalau dikombinasikan dengan jaket kulit (kiri). Gambar tengah menunjukkan ide casual style lain buat model baju orang gemuk, antara lain dengan memadukan atasan sweater dengan rok jeans. Favorit saya adalah jaket a la koboi (kanan). Ornamen rumbai-rumbainya yang menutupi bokong membuat saya lebih mendapat kesan bahwa pemakainya kelihatan modis daripada kesan gemuk. Gambar diambil dari artikel ide model baju orang gemuk oleh Sam Escobar.

Sebisa mungkin, kita menghindari model baju yang potongannya menambah kesan volume di tempat-tempat yang salah (terutama di kawasan perut, pinggang, pinggul, dan lengan atas).

Contoh baju yang bisa bikin volume nampak membesar di tempat yang nggak tepat ini antara lain rok model balon (bikin perut dan pinggang nampak mengembang jadi mirip balon). Contoh lain misalnya atasan yang potongan lengannya mengembang (akibat lengannya nampak membesar, bahu dan dadanya jadi ikut-ikutan nampak membesar).

Hindari juga model baju yang terlalu longgar a la penyanyi reggae Karibia (Anda ingat grup musik Inner Circle? Nah, itu.). Dan jangan terlalu ketat juga, karena sudut-sudut tubuh kita yang kurvanya bundar-bundar itu akan makin terekspos.

Pakaian itu sebaiknya yang sesuai ukuran kita saja, dan bikin kita nyaman ketika memakainya. Bahan spandex atau lycra sebaiknya dioper saja ke teman yang lebih kurus, sebab bahan begini pada orang-orang XL malah bikin kesan bodi yang ketat dan jadi bikin lekuk-lekuk tubuh semakin terlihat.

2. Cermat dalam memilih motif pakaian

Kita mungkin senang pakaian bermotif karena kesannya nampak lebih cantik. Baju untuk orang gemuk juga boleh-boleh saja mengandung motif, tetapi pilih motif yang sedikit dan berukuran kecil-kecil. Sebab motif yang besar-besar dan ramai malah bikin tubuh jadi nampak makin besar.

Dan ada lagi yang menarik: Motif pola garis horizontal bikin badan jadi makin melebar ke samping. Nah!

3. Atasan berkerah V lebih baik

model baju orang gemuk
Model baju blus dengan kerah model V, bermotif etnik. Gambar diambil dari Sale Stock.

Kalau badan kita gemuk, biasanya badan kita cenderung melebar ke samping. Mari kita bikin ilusi dengan membuat badan jadi terkesan memanjang vertikal. Caranya, pilih atasan dengan kerah V, sehingga clavicula kita akan terlihat. Leher akan terkesan berjenjang tinggi, sehingga ini akan membuat kita nampak langsing, bukan malah melebar ke kiri-kanan.

4. Perhatikan warna

Menjadi gemuk tidak lantas bikin kita harus selalu hanya berputar-putar di warna hitam dalam memilih pakaian. Boleh saja kita pilih warna lain macam biru, coklat, atau bahkan merah. Hanya usahakan warnanya tidak terlalu terang karena warna terang akan menciptakan kesan membesar. Dan pilih model yang tidak norak.

5. Cari pakaian yang bisa menciptakan ilusi bagi yang melihatnya

Model baju dengan ilusi optik bisa bikin badan kita nampak lebih langsing daripada ukuran sebenarnya, jadi bisa bikin casual style kita nampak keren. Kalau mau menghadiri acara pesta formal, bisa pilih bodycon dress dengan motif ilusi. Atau pilih atasan dengan ilusi yang sama untuk acara yang lebih casual.

6. Main layer

model pakaian wanita gemuk
Model baju blus dengan lengan panjang dan aksen glitter. Gambar diambil dari Sale Stock.

Pakaian dengan banyak lapisan begini masih cocok dengan orang gemuk, asalkan kita pintar-pintar mengaturnya. Dalamannya sebaiknya ketat, supaya seolah-olah menyatu dengan tubuh. Dan sebaiknya pilih dalaman yang pendek, sehingga badan kita nampak lebih tinggi. Luarannya, entah itu berupa jaket ataupun cardigan, pilih yang pas di badan dan lebih panjang daripada dalamannya, supaya badan nampak tinggi.

7. High heels bisa bikin kaki kelihatan lebih panjang (dan langsing!)

Pasalnya, memakai high heels itu sendiri bikin mengubah postur tubuh badan kita: punggung dan bahu cenderung tetap tegak. High heels juga membuat tungkai kita kelihatan lebih jenjang dan proporsional. Pilih sepatu yang ujungnya lancip, untuk memberi kesan kurus.

Sepatu yang cocok untuk kita yang gemuk ini bisa dipilih di sini.


Yup, memang mencari baju casual style yang bikin kita jadi langsing ternyata nggak susah-susah amat. Asalkan kita tetap nyaman memakainya dan berani sesekali main eksperimen dengan pakaian-pakaian kita.

Keterangan gambar paling atas: Tampil cantik berlaku untuk segala perempuan dengan berat badan berapapun, selama tahu bagaimana cara mix n match yang tepat. Gambar diambil dari artikel pakaian warna kuning oleh Jess Edwards.


Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

2 comments

  1. Nining says:

    Aku termasuk udah geluk ndak yaaa *cek timbangan*
    Wkwkwk jangan2 termasuk golongan denial, ogah ndut hihihi. Dan belakangan sblm hamil udah ngindarin rok model balon, kliatan ndut 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *