Mesin Kopi Dolce Gusto Membuat Cappucinno Sendiri dalam 1 Menit

Salah satu bentuk kecil perhatian suami saya untuk saya adalah membuatkan saya kopi. Entah bagaimana, cara membuat kopi a la dia selalu menghasilkan kopi yang enak, biarpun kopinya hanya kopi instant.
Menikmati Kopi Bareng Suami

Kebetulan saya dan suami saya punya selera yang berbeda.. Suami saya senang kopi gilingan dari bijinya langsung, diseduh dengan air mendidih, lalu airnya menetes-netes dari saringan yang penuh ampas. Sebegitu cintanya dia kepada kopi giling seduhan itu, sampai-sampai saya pernah menghadiahi dia alat penggiling kopi manual yang desainnya lumayan antik.

Tapi saya nggak bisa menikmati kopi seperti itu. Ritualnya kelamaan.

Saya lebih senang kopi instant bungkusan, tinggal seduh dengan air hangat, campur es batu, lalu diminum, glek glek glek glek. Suami saya meledek selera saya itu sebagai “kopi palsu”, karena kopi begituan kan nggak berasal langsung dari bijinya. Tapi saya lebih suka cara membuat kopi yang begini, karena membuatnya nggak butuh waktu lama, cuman satu menit.

Suami saya menghibur saya yang capek ini dengan menyeduh sebungkus Nescafe sachet-an. Dan menyeduhkan kopi sungguhan untuk dirinya sendiri. Kami biasa duduk bareng di living room dengan laptop masing-masing, dengan segelas kopi di sebelah masing-masing laptop, sementara anak kami sudah tertidur lelap. Mata kami ke laptop, tapi kami bicara tentang hal-hal kesukaan masing-masing. Suami saya senang cerita tentang vlogger-vlogger otomotif yang dia subscribe. Dan saya senang cerita tentang klien-klien bisnis saya yang aneh bin ajaib.

Itu yang kami sebut quality time.

Sebetulnya saya ingin sekali seperti selebgram-selebgram itu, yang sering ketangkap basah lagi kencan di café sambil menyeruput cappuccino yang ada whipped cream-nya. Saya kesulitan nonkrong di cafe semenjak saya punya bayi. Fidel susah diajak ke café, karena di sana jarang ada kursi bayi. Kalaupun ada, saya dan suami jarang bisa menikmati minumnya, karnea kami sibuk menggendong anak kami yang nggak mau diam. Padahal baristanya sudah capek-capek bikin cappuccino sedemikian rupa. Pada akhirnya kami cuman bisa motret kopinya cepat-cepat, lalu segera meminumnya sebelum Fidel menyambar gelasnya lantaran kepingin ikutan minum juga.

Jadi di mana dong nikmatnya kencan itu?

Mesin Kopi Nescafe Dolce Gusto

Lalu kebiasaan kami berubah semenjak saya memiliki mesin kopi Nescafe Dolce Gusto manual. Gegara lihat video orang-orang di YouTube tentang mesin kopi ini, saya jadi penasaran kepingin punya. Maka saya pun mencoba mesin Dolce Gusto ini, dan kebetulan yang saya coba adalah varian Oblo.

Mesin ini nggak ruwet-ruwet amat. Mesinnya terdiri atas tangki air, pengatur suhu, kabel listrik, dan wadah kapsul. Yang dimaksud kapsul adalah kopi yang sudah diatur massanya dan dipak oleh Nescafe (pada prakteknya, isi kapsulnya nggak cuma kopi, tapi juga bisa berupa teh dan lain-lain yang nanti akan saya ceritakan).

Cara membuat kopi dengan mesin yang satu ini simpel banget. Yang perlu saya kerjakan cuma memasukkan kapsul kopi Nescafe ke wadahnya, lalu menyalakan mesin dan mengatur suhu ke mode hangat. Isi kapsul yang berisi bubuk kopi akan bercampur dengan air dari tangki. Lalu kopi yang sudah encer akan menetes ke gelas, dan tinggal diminum. 😃

Lha gimana kalau yang saya inginkan adalah kopi susu alias cappucinno? Gampang, prosedurnya ya dua kali. Pertama saya menyeduh kapsul berisi susu dulu hingga mencapai volume yang saya inginkan. Kemudian baru isi wadahnya saya ganti dengan kapsul berisi kopi, lalu saya seduh hingga gelasnya penuh.

Dengan cara ini, saya bisa bikin cappucinno 3 layer (susu-kopi-susu) persis kayak di café-café itu, kayak barista sungguhan, hahaha..

Lihat video tentang cara membuat kopi cappucinno sendiri di rumah dengan Nescafe Dolce Gusto Oblo ini yaa..

 

Tentang Perawatan Mesin dan Penyediaan Kapsul

Cara merawat mesin kopi yang satu ini gampang banget lho. Adegan paling ribet mungkin hanyalah wadah kapsulnya yang mesti dicuci pakai sabun deterjen untuk menghilangkan bekas susu. Tapi selebihnya, bagian mesinnya cukup dilap pakai tisu.

Yang paling penting, jangan sekali-kali bikin kopi dengan tangki air masih kosong blong, wkwkwk..

Dan jangan sekali-kali memasukkan kopi bubuk biasa tanpa kapsul ke dalam wadahnya. Karena bukan begitu cara kerjanya, bo’.. 😃

Ada macam-macam jenis kapsul kopi Nescafe Dolce Gusto. Yang saya miliki ini adalah kapsul jenis kopi susu berupa varian cappucinno, sedangkan Nescafe Dolce Gusto juga punya varian kopi susu lain berupa kapsul latte macchiato dan café au lait. Ada juga varian kapsul jenis kopi hitam berupa kapsul ristretto ardenza, espresso intense, dan grande intense. Bahkan kalau kita lagi kepingin selingan dari kopi, ada juga kapsul isi coklat (rasa chococino dan rasa mocha) maupun kapsul teh (rasa green tea latte, rasa tea latte, dan juga Nestea peach).

Mesin Oblo milik saya ini bukan satu-satunya mesin kopi yang diproduksi Nescafe Dolce Gusto. Ada juga varian mesin lainnya berupa Nescafe Dolce Gusto Piccolo (Mini Me), Nescafe Dolce Gusto Genio, dan Nescafe Dolce Gusto Drop.

Di Surabaya tempat saya tinggal, baik kapsul maupun mesin kopi Nescafe Dolce Gusto bisa gampang ditemukan di pop-up store-nya Nescafe Dolce Gusto di Tunjungan Plaza 3, lantai 2, pinggir Void. SPG-nya sendiri yang ngajarin saya cara menggunakan mesin kopi Oblo ini, dan juga perbedaan Oblo dengan varian-varian mesin Dolce Gusto yang lain.

Selain dijual di pop-up store, Nescafe Dolce Gusto juga bisa ditemukan di Sogo (cabang Tunjungan Plaza dan Galaxy Mall), Hartono (cabang Bukit Darmo Boulevard dan Kertajaya Indah), Hokky Graha Family, Papaya (cabang Bukit Boulevard dan Margorejo), dan Ranch Market (cabang Basuki Rahmat, Galaxy Mall, dan Graha Family).

Tapi..tapi..kalau saya jauh dari Surabaya dan kepingin mesinnya juga, gimana dong?

Bwahahaha..mesinnya juga ada di Lazada, berikut kapsul-kapsulnya. Asyiknya lagi, di Lazada sering banget ada promo berupa diskon sampai 40%. Yippie..!

Wah, saya seneng banget punya mesin Oblo ini. Bikin cappucinno sendiri jadi bisa dilakukan di rumah. Cappucinno-nya mirip banget kayak di café, dan saya nggak usah mikir tentang cara mengakalinya supaya bisa jadi 3 layer yang warnanya instagrammable. Quality time dengan minum kopi bareng suami pun jadi lebih asyik, nyiapinnya juga nggak butuh semenit.

Apakah Anda sudah nyoba bikin kopi dengan Nescafe Dolce Gusto? Menurut Anda, gimana performa mesinnya? 😊

 

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

10 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *