Cari Restoran All You Can Eat Surabaya? Nih Tempatnya!

Di mana Anda kepingin buka puasa yang bisa dapat makan sepuasnya dengan servis keren paripurna?

Setiap tahun saya selalu dihadapkan dengan kebingungan rutin, lantaran selalu ditodong usul di mana kalau kepingin buka puasa bareng-bareng untuk jumlah rombongan yang banyak. Problem buka puasa bareng-bareng itu selalu sama aja tiap tahun: di mana tempat makan yang tempat sholatnya enak, yang parkirnya nggak membludak, dan lebih penting lagi, yang menu makanannya cepet datang tanpa nunggu lama-lama.

Sebab penyakit tiap buka puasa itu selalu sama, mendadak restoran kebanjiran pengunjung yang kelaparan setelah puasa seharian, dan tiap pelayan harus bekerja a la tokoh-tokoh di game Diner Dash. Pengunjung kadang-kadang mesti nunggu lama-lama di meja masing-masing, dan cuma bisa melongo menatap mangkok atau gelas takjil yang sudah habis sementara main course-nya nggak kunjung datang.

Tapi tidak demikian di Harris Hotel and Conventions Gubeng Surabaya, yippie..! *sambil pasang emoticon love-love*

All You Can Eat di Harris Hotel and Conventions Gubeng Surabaya

Sebab tahun ini, restoran hotel ini menggelar menu buka puasa all you can eat lagi, dan saya udah ngincip menu-menunya yang bikin saya minta nambah terus.

Food blogger Surabaya
Bukan, ini bukan foto keluarga sakinah, hahahaha..
Ini adalah dua orang food blogger Surabaya, yakni saya dan Titi Khairia (pakai cadar) yang berpose dengan Stylianos Koureas, General Manager dari Harris-Pop Hotel and Conventions Gubeng.

All you can eat Harris Hotel Surabaya ini dinamai Al-Bazaar. Kenapa namanya demikian? Stylianos Koureas (@skoureas), General Manager Hotel Harris, cerita kepada saya ketika saya interview beberapa hari yang lalu, bahwa nama acara ini adalah Al-Bazaar sebab menu yang disajikan berasal dari seluruh dunia. Mulai dari menu tradisional Indonesia sendiri, lalu menu a la Malaysia, a la Tiongkok, a la Jepang, makanan khas India, sampai khas Timur Tengah, ada di sini.

Shawarma sampai Teppanyaki sebagai Appetizer
Shawarma kebab hasil karya chef di Harris Hotel
Shawarma kebab hasil karya chef di Harris Hotel

Tengoklah ketika saya datang ke cafe, yang pertama kali saya jumpai adalah open kitchen yang koki-kokinya sibuk melipat appetizer Arab berupa shawarma kebab. Shawarma adalah roti pita yang dilipat sedemikian rupa dan diisi daging kambing plus salad. Oke, Anda mungkin lebih senang menyebutnya kebab, hahahaha..

Di sebelah koki yang sedang bikin shawarma, saya me-request pada koki tetangganya untuk bikinkan saya mie tarik. Serius, mienya dibikin dari terigu yang ditarik-tarik dan mereka mempertontonkan proses tarik-menarik mie itu di hadapan pengunjungnya dan membuat saya nggak bisa menahan diri untuk nggak motret mereka. Mienya disajikan dalam mangkok kecil, bisa diberi topping berupa potongan daging sapi atau potongan ayam. Mienya boleh milih antara mie yang reguler atau mie yang diberi sari wortel. Saya sudah pasti milih mie dari sari wortel dengan topping daging sapi plus paprika merah dan hijau.

Restoran all you can eat Surabaya
Chef mendemonstrasikan cara membuat mie tarik di depan para pengunjung

Ada banyak appetizer lain yang disajikan di sana, seperti kurma dan macam-macam salad dengan berbagai saos. Salah satu saos salad yang menarik perhatian saya ialah saos kacang (lezat, nggak kayak bikinan saya yang seenaknya mencampur-baur Skippy dengan cincangan bawang bombay!). Termasuk pecel pun mendapatkan tempat istimewa di meja tengah appetizer.

Moussaka dan Tandoori, Kesukaan Saya

Namun perut saya yang kecil ini harus diefisienkan, dan saya langsung pindah ke main course yang membuat saya merasa di surga mencium wangi zaitun. Iya, beneran. Tengoklah apa yang saya potret di piring makan saya ini: nasi briyani, ayam tandoori masala, kambing moussaka, ayam masak gandum, dan ubi ungu.

Makanan khas India
Tengahnya adalah nasi briyani.
Seiring jarum jam dari kiri: brokoli hijau, ubi ungu, ayam masak gandum, ayam tandoori masala, moussaka kambing.

Huh? Ubi ungu?

Saya sebetulnya nggak doyan ubi ungu, dan saya juga bingung kenapa mereka menyajikan ubi ini di meja yang sama bareng ayam tandoori dan kambing moussaka. Tapi ternyata, ketika saya mencicipi ubinya bareng ayam masakan khas India itu, saya langsung merasa dua menu itu adalah pasangan yang pas! Gurih iya, manis iya, asin iya. Bagaimana saya menggambarinnya ya? Enak banget!

Kambing moussaka a la Yunani dibikin dari daging kambing yang dicincang, lalu dimasak semacam casserole dan disiram saos bechamel. Tentang moussaka ini, saya agak gemes kalau mengingatnya lagi lantaran saya selalu gagal memotretnya dalam visualisasi yang cantik. Moussaka ini sering banget diisi ulang dan cepet abis. Pengunjung lainnya gahar-gahar kalau ngambil moussaka, memotongnya seenak udel, sehingga kalau saya mau motret pun tampangnya sudah nggak kosmetis lagi. Sebagai food blogger Surabaya yang lumayan dedikatif dalam urusan motret makanan, saya lumayan merasa stress.

Sebetulnya moussaka ini sudah bolak-balik saya coba bikin sendiri di rumah, tapi entah kenapa gagal terus. Yang mestinya visual akhirnya berupa dagingnya diselimuti dengan saos bechamel yang cantik, kalau saya yang bikin malah berubah jadi daging cincang berendam dalam saos susu. Memang dasar saya bukan orang Yunani.

Anyway, masih banyak menu lain yang disajikan di Albazaar pada Harris Hotel and Conventions Gubeng ini, dan Anda pasti suka 111 macam menunya. Ada sushi, teppanyaki, mie jahanam, dan berbagai kue-kue cantik yang kepingin dilahap semua.

Halal dan Full House

Setiawan Nanang, Marketing Communications Manager Harris-Pop Hotel and Conventions Gubeng, bercerita kepada saya dengan berseri-seri bahwa 100 persen makanan yang disajikan di sana halal. Karena mereka merekrut bahan makanan untuk hotel itu juga berasal dari supplier yang punya sertifikat halal. Bahkan hidangan-hidangan dim sum-nya pun juga halal, tak ada babi sama sekali di sana.

Sepanjang pengalaman menggelar Albazaar selama dua tahun yang lalu, bisa dipastikan buka puasa di sini selalu penuh. Dengan kapasitas sekitar 300-an orang, cafe ini penuh dengan rombongan pembuka puasa yang sekali datang bisa mencapai sekitar 50-an orang per rombongan. Nggak heran, kalau mau buka puasa di sini kudu reservasi dulu, paling lambat dua hari sebelumnya.

Jika Anda kepingin buka puasa bareng handai taulan se-RT di restoran all you can eat Surabaya yang satu ini, bolehlah telfon dulu ke nomor 031-501-1100 atau reservasi pada alamat hotelnya.

 

Dan kabar baiknya, untuk pemesanan seat sampai 27 Mei 2017, ada harga spesial Rp 99.000,- saja per orang. (Bandingkan dengan harga all you can eat normalnya yang Rp 111.000,-, hahahaha..). Dan jangan repot-repot bandingkan dengan tempat lainnya, karena memang seginilah standarnya harga buffet hotel di Surabaya untuk makan malam.

Tentang Harris Hotel and Conventions Gubeng

Harris Hotel sendiri merupakan salah satu hotel favorit yang sering jadi tempat tujuan para turis. Hotel dekat stasiun Gubeng, Surabaya, yang memang cuma sedikit jalan kaki ini berbintang empat, dan sebetulnya masih satu gedung dengan Pop! Hotel, budget hotel yang merupakan hotel bintang dua. Posisinya yang strategis dekat mal-mal (Delta Plaza, Grand City Surabaya, Tunjungan Plaza) dan punya fasilitas shuttle car ke mal-mal tersebut membuatnya jadi sasaran empuk buat pelancong yang kepingin datang ke Surabaya untuk belanja-belanji.

Anda yang kepingin makan all you can eat di Albazaar Harris Hotel sekaligus menginap, bisa pesan kamar langsung di travel agen favorit Anda.

Selamat puasa, jemaah blog saya yang budiman. Kalau Anda mau buka puasa dengan buffet dinner di Surabaya bareng partner-partner kerja Ada itu, ya di Hotel Harris aja..

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

4 comments

  1. Warm says:

    Waini, tar kapan2 nyoba ah kalo ke surabaya, itu apalagi deket2 delta plasa, tempat favorit saya jalan2 waktu kuliah dan kos deket2 gubeng. Halagh malah nostalgia hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *