Jantung yang Sehat adalah Investasi Keluarga Bahagia

Ada yang lain di jagat kesehatan tahun ini. Semakin banyak orang yang masih ranum yang kena serangan jantung.

Di kalangan usia 45 tahun ke bawah yang masih produktif, trend peduli tentang kesehatan tubuh dan periksa kolesterol mulai makin santer. Setelah beberapa artis kedapatan meninggal karena serangan jantung (let’s say, Adjie Massaid dan Ryan Thamrin, remember?), orang-orang mulai berpikir untuk iseng-iseng cek kolesterol tanpa mesti menunggu beruban.

Maka nggak heran, ketika weekend lalu Kalbe Nutritionals menggelar event cek kolesterol rame-rame di Surabaya (yang dititeli nama Indonesia Tangkal Kolesterol), saya takjub lantaran mesti ngantre di belakang manusia-manusia yang rerata tampangnya masih lebih unyu ketimbang saya. Lha saya datang tahun lalu ke event yang sama (please lihat artikel saya tentang Indonesia Tangkal Kolesterol 2016 ya), mayoritas yang dateng seumuran pakde-bude saya lho. Kenapa sekarang yang muda-muda jadi ribut tentang kesehatan dan ikutan ngantre cek kolesterol? Hm..sepertinya orang mulai mikir bahwa yang potensial dapet penyakitan jantung et causa kolesterol tinggi nggak cuman yang tuwir-tuwir doang.

Memang kampanye Kalbe Nutritionals tentang kesehatan (terutama kolesterol) ini makin santer lantaran jumlah pasien yang kena serangan jantung makin bejibun aja saban tahunnya. Kalangan opa-oma sih masih tetap jadi penghuni terbanyak bangsal inap perawatan jantung; tetapi kalangan muda produktif mulai makin banyak juga yang ikut-ikutan terpaksa masuk ICU. Yang bikin sedih, mereka yang muda-muda ini kebanyakan adalah cewek-cewek. Bayangin ya, yang serangan jantung ternyata ibu-ibu muda, mungkin seumuran saya (yaa pokoknya belum 45 tahunlah), mungkin punya anak yang bahkan masih alay bin ingusan, dan jadi tumpuan harapan suami dan anak-anaknya untuk menjaga supaya rumah tetap stabil.

Yang ngehe lagi, namanya juga serangan jantung, datang tak diundang dan pulang tak diantar, persis jalangkung. Serangan jantung itu nggak ada gejalanya, nggak bisa dilihat tanda-tandanya jauh-jauh hari. It just happens in a minute like a flashlight, mencuri napas, dan kebanyakan merampok nyawa penderitanya.

Mosok nggak ada sih cara mencegah penyakit jantung koroner yang macam hantu begini?

Ada. Dan itu sebabnya Kalbe Nutritionals bikin acara tentang kesehatan tubuh ini.

Serangan Jantung sebagai Akibat Kolesterol Tinggi

Di acara Indonesia Tangkal Kolesterol bikinan Kalbe Nutritionals ini, Kalbe berusaha keras bikin para tamunya sadar tentang cara mencegah penyakit jantung koroner semenjak usia sedini mungkin. Dengan menanggap sampai dua orang kardiolog sekaligus, Kalbe bikin seminar awam tentang akibat kolesterol tinggi yang menjadi penyebab penyakit jantung. Kolesterol adalah penjahat utama, yang kalau kebanyakan numpuk, bisa menyumbat pembuluh darah jantung sehingga bisa bikin aliran jantung berhenti mendadak.

(Kolesterol itu apa? Silakan simak di video bawah ini ya. Video ini bagus banget buat kasih kita pengertian singkat tentang bagaimana kolesterol bisa menyusahkan jantung kita).

Di seminar ini, para pembicara pun berkhotbah tentang kesehatan tubuh, bahwa gampang banget sebetulnya menjaga supaya kolesterol di badan kita itu nggak sampai tinggi-tinggi amat. Karena kolesterol yang tinggi kebanyakan nongol dari makanan, maka di event ini pun dihadirkan acara demo memasak oleh nutrisionis plus chef tentang cara memasak menu makanan yang enak, tapi tanpa mengandung kolesterol banyak-banyak.

Cara menurunkan kolesterol tinggi
Salah satu cara menurunkan kolesterol tinggi adalah dengan memilih menu masakan yang tidak banyak menggunakan minyak goreng.

Lha gimana cara menjaga kesehatan tubuh kalau kita masih kesulitan mengendalikan makanan dari kolesterol? Oh, di event ini juga diajarin gerakan senam aerobik untuk membakar lemak kolesterol di tubuh kita. Senam yang dinamain senam B-Fit ini didemokan di hadapan penonton dan para penonton pun diajakin buat senam bareng-bareng lho (makanya ketika tamu-tamu masuk pun dikasih goodie bag berisi kaos. Maksudnya buat diajakin senam, bukan sekedar gimmick gratisan doang).

Cara mencegah penyakit jantung koroner
Salah satu cara mencegah penyakit jantung koroner ialah melakukan senam aerobik secara teratur.

Tapi..service yang jelas jadi prime booth di sini adalah tidak lain dan tidak bukan yaitu meja cek kolesterol. Orang-orang pada berebutan ingin periksa kolesterol di sini dengan alat tes instant. Begitu diperiksa, langsung keluar haslinya.

Kolesterol adalah
Kolesterol adalah paramater yang mesti diperiksakan berkala setiap 6 bulan, terutama pada usia 40 tahun ke atas.

 

Tamunya pun dibacakan hasil kolesterol HDL, VLDL, LDL, plus trigliseridanya dan dioper ke booth pemeriksaan jantung koroner. Di booth cek jantung koroner ini, selain diperiksakan tensi, tamunya juga dikasih konseling pribadi tentang bagaimana cara menjaga kesehatan tubuh secara umum, bagaimana kudu menyikapi hasil kolesterolnya, bagaimana cara menurunkan kolesterol tinggi, dan bagaimana risikonya di masa depan untuk terkena penyakit jantung koroner.

 

Saya ngelihat wajah-wajah lega ketika kolesterolnya dinyatakan masih di bawah 200 mg/dl. Dan wajah-wajah gugup ketika angka di alat tes itu keluar di atas 200. Seberapa besar angka alat tes gila itu mempengaruhi mereka?

“Yah, saya bingung, Mbak.. Rasanya saya ini sudah ngurangin makan, tapi kok kolesterol saya katanya masih tinggi. Lha nanti saya harus gimana dengan makannya saya?” kata seorang ibu berumur 50-an yang sempat saya ajak ngobrol pasca keluar hasilnya. Kolesterol si ibu ini sekitar 280-an, badannya sebetulnya nggak gendut, tapi saya memang lihat lemak-lemak menggelambir di punggung bajunya. Punggung lho. Mau olahraga gimana coba, yang bisa ngilangin lemak di punggung?

Kawan saya, yang ogah disebut namanya, badannya kurus, tampak manyun ketika hasil kolesterolnya keluar dan nunjukin angka 230. Dia bahkan belum berumur 30. “Kok bisa ya..? Aku kan belum tua-tua amat..” keluhnya. Saya mau saranin dia cek kolesterol ulang lagi, tapi dia takut sama jarum suntik.

Teman saya yang lainnya, foodgrammer dan doyan makan sapi pendek, keluar dari booth cek kolesterol dengan bernapas lega bukan main. “Kata (Mbak pengecek kolesterol)-nya aku normal,” katanya. “Padahal aku kan menghadiri undangan makan setiap hari. Puji Tuhan.. puji Tuhan..”

Cara menjaga kesehatan tubuh
Petugas dari Kalbe Nutritionals di wilayah pemeriksaan penyakit jantung koroner sedang memberikan penyuluhan tentang cara menjaga kesehatan tubuh.

Saya iseng menanyai tamu-tamu lain, kenapa mereka begitu antusias ngecek kolesterol di acara ini. Kan ngecek kolesterol bisa kapan aja, di mana aja? “Ya bisa sih, Mbak, di apotek-apotek kecil gitu kan banyak yang nawarin, tapi saya takut..” kata mereka. Ternyata mendengar kata kolesterol saja sudah cukup membuat orang awam merasa terintimidasi.

Dan akhirnya, nggak cuman bikin seminar berbalut talk show tentang kesehatan tubuh, atau bikin demo masak, atau ngajak senam bareng pasca nusukin jari orang banyak, tapi Kalbe Nutritionals juga kasih produk andalannya sebagai cara menurunkan kolesterol tinggi. Produknya Kalbe yang bermerk Nutrive Benecol itu, diklaim bisa bikin kolesterol dalam darah berkurang dalam beberapa minggu. Nutrive Benecol-nya sendiri dibagi-bagikan kepada para tamu, dan nampak kebanyakan tamu lebih mengincar Nutrive Benecol sereal. Meskipun Nutrive Benecol-nya sendiri juga diproduksi dalam bentuk smoothies yang juga ditawarin sampelnya kepada para tamu.

“Saya ini jarang minum sereal, Mbak,” kata seorang ibu yang datang ke acara itu sambil bawa dua orang anaknya yang masih sekolah SD. “Lumayan ada acara ini, saya jadi bisa minum sereal gratis.”

Saya mau bilang kalau sereal itu dimakan, bukan diminum. Tapi kok nggak tega. “Ibu kok nggak ambil yang smoothies, Bu?” tanya saya.

“Kalau cuma minuman gitu sih, biasa..” jawabnya, sambil nyuruh anaknya ngambil Nutrive Benecol lagi di stand yang dijagain SPG-nya. “Nak, ambil yang sereal ya. Bukan yang minuman dingin!”

Akibat Kolesterol Tinggi terhadap Jantung dan Bagaimana Solusinya

Kolega saya, kardiolog yang jadi pembicara di acara Indonesia Tangkal Kolesterol ini, Vito Damay, bercerita tentang akibat kolesterol tinggi. Kolesterol yang terlalu banyak dari makanan bisa menyumbat pembuluh darah kita. Suatu saat nanti sumbatan ini akan pecah dan jadi musibah bagi kita, karena pecahannya akan menghambat aliran darah kita. Kalau aliran darah yang terhambat ini terjadi pada jantung, maka timbullah serangan jantung. Sedangkan aliran yang terhambat di otak, adalah tabungan untuk terjadi stroke.

Kalbe Nutritionals
Talk show oleh Kalbe Nutritionals

Salah satu pejabat Kementerian Kesehatan, Lily Sulistyowati, bicara di konferensi pers, bahwa serangan jantung dan penyakit-penyakit jantung lainnya merupakan salah satu penyakit yang paling sering bikin tewas di Indonesia. Dan penderitanya makin banyak saja saban tahunnya, lantaran kebanyakan penduduk negeri ini makin sering meninggalkan gaya hidup sehat. Salah satunya, mager alias malas bergerak.

Kalbe Nutritionals
Konferensi pers Kalbe Nutritionals tentang menjaga kesehatan jantung

Karena urusan mencegah mager ini jadi poin penting sebagai cara mencegah penyakit jantung koroner, Kalbe Nutritionals pun bikin inisiatif menciptakan gerakan Senam B-Fit. Senam ini merupakan senam aerobik yang kalau dilakukan secara teratur, bisa melatih jantung untuk memompa aliran darah dengan baik, biarpun sedikit banyak aliran darah ini sudah mulai terhambat oleh kolesterol yang menjejali pembuluh darah penderitanya.

Acara ini juga diusung oleh Yayasan Jantung Indonesia, yang telaten banget mengajari penduduk tentang kesehatan tubuh, terutama cara mencegah penyakit jantung koroner melalui Gerakan Jantung Sehat. Agus Subagyo, kardiolog yang bertugas di yayasan ini, bilang bahwa mereka masih terus bekerja bareng pemerintah untuk bikin konseling tentang cara menjaga kesehatan tubuh kepada orang-orang yang potensial kena penyakit jantung. Konseling ini terutama untuk ngajakin orang-orang supaya peduli dengan jantung mereka.

Kita-kita yang masih muda malah jadi prioritas penting buat kampanye merawat jantung ini. Usia kita-kita begini adalah momen yang pas untuk jadi kepala keluarga kan? Kebayang kalau kita jatuh sakit sampai meninggal, nggak cuman hidup kita yang berakhir, tetapi hidup pasangan dan anak-anak kita mungkin juga akan ikut berantakan.

Makanya Yayasan Jantung Indonesia perhatikan betul populasi keluarga muda di negeri ini supaya jantungnya tetap sehat. Sebab di balik jantung kepala keluarga yang sehat, ada jantung anak-anaknya yang tetap terpelihara juga.

Ada cara mencegah penyakit jantung koroner yang simpel, yaitu dengan perhatikan cara memasak makanan untuk gaya hidup sehat. Di acara ini, nutrisionis medis Amalia Primahastuti bikin kolaborasi bareng chef Dendy Priono untuk bikin pertunjukan memasak praktis tentang menu yang bebas dari kolesterol, tapi tetap praktis untuk dimasak dan enak dimakan.

Saya sendiri antusias nonton demo mereka, lantaran mereka bisa menjawab keresahan saya tentang perlu enggaknya memakai minyak goreng untuk memasak makanan yang enak. Ternyata, di demo ini dikasih tahu bahwa makanan yang ditumis (menggunakan minyak goreng yang sedikit banget) itu lebih sehat ketimbang makanan yang digoreng. Asalkan kita punya resep yang pas untuk menu makanan yang ditumis. Di acara demo ini, mereka masak nasi merah lho.

Dan Kalbe Nutritionals pun ngajak para tamunya untuk mencoba Nutrive Benecol. Kerja Nutrive Benecol dalam menurunkan kolesterol ini sebetulnya begini lho.

Nutrive Benecol ini berisi zat gizi berupa stanol ester dari tumbuhan. Kalau stanol ester ini berkeliaran dalam usus kita, reseptor yang semula akan menyerap kolesterol malah akan menyerap stanol ester. Akibatnya kolesterol yang kita makan pun tidak akan tercerna, sehingga tidak akan sampai masuk ke darah kita, apalagi sampai menyumbat pembuluh darah.

Nutrive Benecol dalam menurunkan kolesterol
Saya sedang mencoba Nutrive Benecol cereal

Penelitian tentang fungsi stanol ester ini sudah ada buktinya lho. Pada orang-orang yang sudah mengonsumsi stanol ester tumbuhan ini selama sekitar 2-3 minggu, ternyata kadar kolesterolnya berkurang sampai sekitar 10-17%. Nggak heran kan kalau Kalbe Nutritionals langsung menyambar stanol ester ini untuk jadi bahan produk paten mereka, Nutrive Benecol sebagai cara enak turunkan kolesterol.

Nutrive Benecol ini sering banget saya konsumsi, baik dalam bentuk sereal maupun dalam bentuk smoothies. Serealnya punya rasa vanilla. Sementara smoothies-nya dijual dalam varian rasa blackcurrant, rasa leci, dan kesukaan saya, rasa jeruk. Harga Nutrive Benecol smoothies bisa dilihat di sini ya..

Penyakit jantung sekarang bukan lagi monopoli para lansia. Yang muda-muda baiknya mulai aware akan cara mencegah penyakit jantung koroner dan mulai praktekkan gaya hidup sehat. Cara menjaga kesehatan tubuh supaya jantung kita tetap fit itu gampang: makan dengan cerdas, biasa berolahraga, berani menghadapi stress, dan rajin ngecek kolesterol. Pada akhirnya, jantung yang sehat adalah investasi yang bagus untuk menciptakan keluarga yang bahagia.

Berapa kadar kolesterol Anda sekarang? Coba cek ya di acara Indonesia Tangkal Kolesterol berikutnya oleh Kalbe Nutritionals di Makassar (27 Agustus 2017), Bandung (23 September 2017), dan Jakarta (8 Oktober 2017). Mau tahu jadwal lengkapnya untuk cari tahu cara menurunkan kolesterol tinggi? Follow dong Instagram @Nutrivebenecol_ID, Facebook Fanpage Nutrive Benecol, Twitter @nutrivebenecol, YouTube http://youtube.com/user/NutriveBenecol, dan website resminya www.nutrivebenecol.com 🙂

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

16 comments

  1. oRiN says:

    Kayaknya hampir bisa dipastikan, orang2 yang kebetulan saya kenal dan mengalami serangan jantung & stroke, kolesterolnya juga tinggi nih Dok. Berarti memang wajib diwaspadai. Cuma kan kadang kita abai sama hal ini dan maunya makan yang enak2 terus ya..

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Makan yang enak tetap bisa dilakukan. Tapi kalau mau memasukkan kolesterol ke badan sebaiknya diimbangi. Cara mengimbanginya ada di atas 🙂

  2. Ria AS says:

    Suamiku punya kolesterol, tapi bandel banget kalo disuruh ngurangin makanan gorengan dan makanan berlemak sering gak mendengarkan. Udah gitu sama sekali gak olahraga dengan berat badan 91 kg. Kadang kebayang artis2 yang meninggal karena sakit jantung jadi khawatir sama suamiku. Sedih banget deh 🙁

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Ada banyak motivasi orang untuk menganut gaya hidup sehat. Salah satu motivasinya memang karena tidak mau mencontoh artis-artis yang meninggal itu. Tetapi motivasi ini kadang-kadang tidak berlaku untuk sebagian orang.

      Semoga suami Ria menemukan motivasi lain untuk bisa hidup sehat. 🙂

  3. Susahnya makanan yang enak dan saya suka itu kebanyakan kolesterolnya tinggi. Tapi memang harus mulai menjaga banget, sih. Ngeri juga sama yang namanya penyakit jantung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *