Piknik Asyik Bebas Ribet, dan Bisa Pergi BESOK!

Cerita ini sebetulnya dimulai gegara saya iseng kepingin makan di sebuah cafe anyar.

Kira-kira beberapa minggu yang lalu, saya lagi jalan-jalan sama suami di sekitaran rumah kami di Surabaya. Nggak sengaja mata saya nangkep ada sebuah kafe yang cukup anyar di Klampis. Plangnya bernama Pasta Kangen.

Saya pun googling untuk melacak café Pasta Kangen itu. Ternyata café itu cabang waralabanya yang kesekian di Indonesia. Sewaktu saya cari info harganya, saya terhenyak. Ternyata café ini jualan voucher di Traveloka.

Lho, Traveloka kan cuman jualan tiket pesawat sama voucher hotel?

Saya buka aplikasi Traveloka di smartphone saya. Baru ngeh kalau ternyata sekarang Traveloka punya menu Attractions & Activities. Di sini, kita bisa dapet info, di daerah tempat tujuan kita itu ada atraksi apa aja. Plus bisa beli tiketnya juga di aplikasi Traveloka ini.

Attractions and Activities di Traveloka

Contohnya, untuk atraksi di Bandung aja, kita bisa beli macem-macem tiket tempat wisata di Bandung. Misalnya tiket Farm House Lembang atau Trans Studio Bandung. Atau kalau cari tiket tempat wisata di Bogor, bisa pilih Jungleland Sentul. Kalau pingin tempat wisata di Jogja, kita bisa pilih tour ke Punthuk Setumbu.

Punthuk Setumbu
Saya lagi di Gereja Ayam Magelang, salah satu icon di Punthuk Setumbu. Kalau mau ke sini, bisa banget dengan ikut tour yang vouchernya bisa dibeli di Traveloka.

Yang mengejutkan, nggak cuman tiket tempat wisata doang yang dijual di sini. Bahkan voucher makan dan pijat pun juga ada.

Di Surabaya, misalnya. Selain sedia tiket Surabaya Carnival Park, Traveloka juga jualan voucher makanan Korea di Samwon House atau voucher pijet di Nakamura. Ini jelas memudahkan hidupnya para pelancong di Surabaya dong.

Bayangin kalau turis datang dan udah masuk kamar hotel di Surabaya, terus bingung mau makan di mana dan mau ngapain selama di Surabaya. Maka tugas mereka tinggal buka aplikasinya Traveloka, lalu pilih mau makan di mana dan mau main ke mana. Bayar voucher, lalu tinggal cuzz meluncur ke TKP.

Saya pun kemecer kepingin nyobain menu voucher-voucheran anyar Traveloka ini. Saya cobain beli voucher untuk Pasta Kangen di menu Attractions-nya. Lalu saya bayar pakai BCA Klikpay. Dalam tempo beberapa menit doang, sebuah voucher pun dikirimkan ke email saya. Kilat!

Pasta Kangen 1
Saya lagi nukerin voucher dari Traveloka untuk makan di Pasta Kangen. Cuma bermodal HP.

Maka pergilah saya ke Pasta Kangen di Klampis tadi. Tanpa ngeprint-ngeprint voucher, saya cuman melambaikan HP saya ke kasir di cafe itu. Si kasir baca voucher elektronik di HP saya, mencatat kode vouchernya, lalu nyocokin dengan catetannya. Selanjutnya saya tinggal duduk doang nungguin para waiter-nya bikinin paket menu sesuai voucher yang saya beli. Praktis ya?

Pasta Kangen
Pose dulu sebelum makan di Pasta Kangen, hasil beli voucher di menu Attractions-nya Traveloka.
Asyiknya Voucher Attractions di Traveloka

Sebetulnya voucher makan sih sudah banyak yang jual di e-commerce. Tapi kalau tiket atraksi sih seringnya kurang lengkap.

Umumnya tiket atraksi yang dijual online tuh baru disediakan oleh website resminya pengelola atraksi itu. Padahal turis yang baru pertama kali datang ke kota itu belum tentu juga tahu bahwa atraksi ini eksis. Di sini asyiknya Traveloka, menu Attractions-nya dibikin terorganisir sesuai kota. Jadi kita tinggal milih, kalau mau ke suatu kota, kita ingin lihat atraksi apa aja. Dan tinggal beli tiketnya secara online.

Contohnya, misalnya kita pingin wisata di Bali. Kita tinggal buka menu Attractions-nya Traveloka, ketik Bali di kolom Search. Nanti di sana ada pilihannya, misalnya Bali Zoo atau paket wisata Pulau Menjangan.

Kalau pilih kota Medan, lebih unik lagi. Selain pilihan jalan-jalan ke tempat wisata di Medan yang udah beken macam rumah Tjong A Fie atau Istana Maimun, kita bisa pilih aktivitas yang nggak biasa kayak kursus memanah sehari di Medan Maimun. Variatif!

Saya lebih seneng sih beli atraksi di sini. Soalnya kalau beli onsite itu males ngantrenya. Antreannya panjang bo’, kalau datengnya pas weekend. Ngantrenya bisa makan waktu. Padahal seringnya, waktu kita sedikit, tapi banyak tempat yang mau dituju.

Nah, kalau belinya di Traveloka, selain nggak perlu ngantre, harganya sering lebih murah pula daripada beli onsite. Contohnya, kalau mau masuk ke Farm House Lembang itu bayarnya Rp 30k on site. Tapi di Traveloka cuman dijual dengan seharga 75%-nya doang.

Plus, selain tiket atraksi domestik, kita juga bisa beli voucher luar negeri. Mau tour keliling Little India? Numpang tram ke Victoria Peak? Vouchernya ada di Traveloka. Malah kita juga bisa beli tiket Hop-on Hop-off untuk dipakai di Singapura, Malaysia, dan Hongkong.

Senengnya lagi, beli voucher di sini bisa dadakan lho. Mau pergi ke Legoland besok, bisa beli voucher tiketnya baru nanti malem. Cocok buat Anda yang sering baru bisa piknik dadakan, karena baru disetujui cuti di H-1. (Siapa bilang liburan itu harus pakai perencanaan itinerary?)

Dan banyak voucher yang boleh dibeli untuk 1-2 orang doang. Tour keliling Ciwidey misalnya, boleh dipesen hanya oleh dua orang aja. Harganya nggak lebih mahal daripada reservasi untuk banyak orang. Cocok buat Anda yang seneng ngetrip, tapi nggak punya partner jalan-jalan yang cocok.

Liburan Kilat, Nyaman, Bebas Ribet

Saya mau kasih ide pergi liburan yang budgetnya murah, cuman sebentar, tapi bisa dapet tempat tujuannya banyak. Dan beberapa idenya bisa Anda praktekin weekend besok, nggak usah cuti!

Misalnya kita punya duit Rp 3 juta yang nganggur. Yang mau pergi itu dua orang. Gimana kalau dipakai buat jelajah tempat wisata di Bandung?

Ke Bandung

Kita beli tiket kereta jurusan stasiun Gambir Jakarta ke stasiun Bandung, pergi hari Sabtu subuh dan pulang hari Minggu malam.

Tiba Sabtu pagi, langsung ambil paket Ciwidey Natural Tour. Dengan paket ini, kita bisa dapet Kawah Putih, Danau Situ Patenggang, suaka rusa di Ranca Upas, bonus jalan-jalan malem di Braga.

Malemnya check in di hotel bintang tiga di pusat kota.

Besok paginya, kita ambil paket Lembang Volcano Tour. Guide-nya akan bawa kita ke Gunung Tangkuban Perahu, lalu lanjut ke Farm House yang mirip pedesaan a la Belanda itu, terus jalan-jalan sore ke pusat belanja Rumah Mode. Selesai belanja langsung dianter ke stasiun kereta Bandung.

Tempat wisata di Lembang
Farm House Lembang adalah salah satu tempat wisata di Bandung, di mana saya ngajarin anak saya ngasih minum ke sapi.
Serunya, tempat ini didesain a la pedesaan Belanda, termasuk pengunjungnya juga dipinjemin kostum a la peternak Belanda.

Semua tiketnya ini bisa dibeli di Traveloka. Transportasi antar stasiun dan menuju hotel ditanggung oleh tour-tour yang tadi saya sebut. Kita tinggal duduk manis. Dan skenario ini bisa dipakai oleh orang-orang yang cuma dapet liburan di hari Sabtu dan Minggu. Yaa kayak Anda lah, hahahahaha..

Ke Singapura

Mainnya kurang jauh? Rp 3 juta bisa dipakai oleh dua orang ke Singapura, dan cuma butuh dua hari.

Ambil tiket pesawat paling murah jurusan bandara Soekarno Hatta dan bandara Changi Singapore. Pergi Sabtu, pulang Minggu.Singapura

Begitu mendarat, langsung ambil kereta MRT ke arah Suntec City Mall. Di sana, cari booth untuk redeem tiket Hop On Hop Off Bus (yang tiketnya sudah dibeli duluan di Traveloka). Dengan tiket ini, kita bisa naik bis double decker yang akan membawa kita keliling tempat-tempat menarik di Singapura, termasuk Marina Bay Sands dan Botanic Garden. Kapan pun kepingin turun dari bis, turun aja di tempat yang diincar, lalu nanti tinggal naik lagi sesukanya selama bis masih beroperasi.

Pulangnya, minta turun di Little India, lalu check in di hostel di sana.

Besok paginya langsung pulang ke Jakarta.

Sudah lihat banyak tempat di Singapura dengan budget minim. Siapa yang bilang kalau mau ke Singapura itu harus nunggu cuti?

Ke Jogja

Bahkan, kalau kita bisa cabut dari kantor kita hari Jumat sore, kita bisa pakai dua malem buat cabut ke Jogja. Again and again, cuma butuh Rp 3 juta dan dua orang yang bisa libur.

Ambil kereta Jumat sore dari stasiun Gambir menuju stasiun Tugu Yogyakarta.

Turun di Jogja Sabtu subuh-subuh, ambil tour Setumbu Hills Sunrise Package (vouchernya dibeli di Traveloka). Dengan tour ini kita bisa lihat matahari terbit di Punthuk Setumbu, kayak di film AADC 2.

Lalu kita lanjut dianterin guide-nya buat keliling Candi Borobudur, terus lanjut ke Candi Prambanan.

Tempat wisata di Magelang
Saya lagi ngajarin Fidel tentang seni relief yang dipahat pada tembok-tembok di Candi Borobudur. Borobudur ini adalah tempat wisata di Magelang yang sampai sekarang masih jadi primadona para backpacker seIndonesia.

Sorenya, minta dianterin ke Sindu Kusuma Edupark, theme park yang lagi ngehits dan cuman hidup di malam hari itu (tiket masuknya juga dibeli di Traveloka).

Setelah nyobain semua wahana di sana, kita ambil taksi online, lalu minta dianterin ke arah Wonosari. Check in di sebuah inn bintang tiga di sana.

Minggu paginya, kita minta dijemput oleh guide dari Gua Pindul. Guide ini akan bawa kita menjelajahi sungai di bawah gua sambil ngecengin stalagtit ciamik. (Pesan tour keliling Gua Pindul ini ya di Traveloka juga).

Siangnya, guidenya akan anterin kita ke Stasiun Lempuyangan, lalu kita ambil kereta ke Stasiun Pasar Senen. Minggu malam, sebelum jam 12 teng, kita sudah sampai di Jakarta.

Wah, dapet banyak ya?

#JadiBisa

Kelihatan ya, beli tiket atraksi di Traveloka tuh praktis, nggak pakai ngantre. Objeknya pun tinggal milih, dan bisa pergi dengan sendirian/berdua juga. Jadinya nggak perlu gambling di kota tujuan untuk milih atraksi atau sekedar tempat makan. Yang saya suka, banyak atraksi yang bersedia jemput tamu di hotel/bandara/stasiun, sehingga saya bisa ngirit bensin, nggak mikirin macet atau parkir.

Sudah buka menu Attractions di Traveloka? Kira-kira voucher mana yang pingin segera Anda coba?

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

34 comments

  1. Wah yg di Surabaya udah ke gereja ayam, aku yg di Jogja malah blm ke sana. Padahal pengin liat sunrisenya, makasih ya rekomendasi Travelokanya. Tar beli paket tournya ke sana.

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Adeeuuhh..malu-maluin nih orang Jogja belom naik ke Gereja Ayam, hahaha.. Cobain deh tour Punthuk Setumbu ini, biar gak ketinggalan dari orang Surabaya 😀

  2. Eko Nurhuda says:

    First time here, first time to comment hahaha.
    Aku selama ini make Traveloka buat booking tiket pesawat sama kereta aja, belum pernah nyobain atraksi dan lainnya. Buat booking hotel aja cuma sekali hihihi. Jadi pengen nyobain deh beli paket tour di Traveloka. Mayan, tinggal datang aja di kota tujuan terus duduk manis ada yang ngurusin. Cara traveling gak ribet terutama kalo pas ngajak anak-anak.

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Iya, memang paket tour itu asyik banget. Tinggal dijemput-antar ke hotel/stasiun/bandara. Nggak usah ngantre beli karcis. Nggak usah mikirin rute ke tempat wisata. Kita cuma ngobrol doang sama anak-anak di mobil 🙂

  3. Beli tiket atraksi di Traveloka emang efektif banget yak mba. Nggak perlu antri umplek-umplekan. Eh btw, gaun batik merahnya cakep banget mba. Belinya di traveloka juga kah? hahaha *kabur

  4. Zulaeha says:

    Pas banget nih sebentar lagi paksu ada liburan panjang. Yang Bandung itu kayaknya kece, udah lama pengen foto a la none Belande di Lembang sambil ceritanya belajar merah susu sapi.
    Tapiiiii… kok Jogja kayanya juga kece nih. Borobudur, Gua Pindul, Sindu edupark.
    Aih, kalau gini ceritanya bisa ambil 2 paket sayaa… 😛
    (mendadak kemaruk)

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Bisa banget lho ini. Kira-kira nanti jadinya begini:
      1. Ambil kereta Malabar dari Malang ke Bandung. Berangkat malam, tiba di Bandung pagi.
      2. Tiba di stasiun Bandung, ambil taksi online, menuju Farm House Susu Lembang buat belajar merah susu sapi.
      3. Malamnya, ambil kereta Lodaya atau Turangga dari Bandung ke Jogja. Turun di stasiun Tugu Jogja subuh.
      4. Subuh, langsung ambil paket Sethumbu Package yang nanti akan mengantar ke Borobudur. Setelah tour, sorenya minta diantar ke Sindu Edupark.
      5. Dari Sindu Edupark, ambil taksi online ke Wonosari, lalu langsung check in di hotel di Wonosari.
      6. Besoknya, langsung dijemput untuk tour ke Gua Pindul. Siangnya minta diantar ke Stasiun Lempuyangan lagi.
      8. Ambil kereta sore dari Stasiun Lempuyangan ke Stasiun Solo Balapan. Setibanya di Solo, oper ke kereta Malioboro Ekspres untuk balik ke Malang.
      9. Tiba di Malang subuh.

      Total 5 hari 4 malam. Kalau berangkatnya 14 Desember besok, untuk 2 orang pun biayanya nggak sampai Rp 3,5 juta. 🙂

  5. Wah baru tahu menu attraction ini mb bikin mudah semuanya ada ditraveloka ya mba. sebagai org cimahi yg deket ke lembang aku belum pernah ke farmhouse hahaha abisnya males sama macet n ngantrinya :p

  6. Artha Amalia says:

    Waaah asyik yaaa kalau voucher2 lengkap ada di traveloka. Bener banget, kalau antre ke tempat atraksi kan lama. Mending beli tiketnya di traveloka. Gak pake antre, datang2 tinggal tunjukin tiket terus masuk dann main deh

  7. Barusan ngecek ternyata di kota saya juga sudah ada vouchernya. Sayangnya masih belum banyak euy voucher atraksi yang disediakan. Moga nanti nambah lagi jadi nggak perlu ribet deh kalau mau piknik

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Iya Koh. Sayang nih untuk atraksi di Palembang baru ada kolam renang sama tempat main anak-anak. Kayaknya nungguin Koh Ded bikin biro travel dulu buat rekomendasi tour pake Transmusi, hahahaha..

  8. Lho kok asik banget ya paket atraksi ini
    Kita gak perlu pusing-pusing nyusun itinerary, tinggal pilih aja paket yang tersedia. Pastinya sudah diperhitungkan waktu tempuh, jarak dan lokasi wisatanya ya
    Ide bagus nih buat yang liburannya terbatas hanya saat akhir pekan saja

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Iya, kalau pilih menu Attractions, kita bisa filter atraksi yang dicari, mau yang makan waktu kurang dari 3 jam, durasi 3-6 jam, atau durasi lebih dari 6 jam. Jadi kita bisa memperhitungkan waktu, berapa lama yang akan kita habiskan di suatu tempat. Waktunya juga jelas, misalnya atraksi itu buka dari jam berapa sampai jam berapa. Tournya bisa dimulai jam berapa dan tutup jam berapa. Asyik kan?

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Terima kasih, April. Sebetulnya Gereja Ayam letaknya di Magelang, bukan di Jogja. Tetapi ketika aku pergi ke gereja ini, perjalanannya ternyata cuma sejam dari hotelku di Jogja. Jadi sayang juga sih kalo ke Jogja tanpa mampir ke gereja ini 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *