IPOTPAY: Tabungan Online Rasa Reksadana

Ketika tabungan online mulai booming sekitar 2-3 tahun yang lalu, sebetulnya saya diem-diem aja. Soalnya saya sendiri udah nggak lagi bernafsu menabung semenjak saya milih jadi investor reksadana. Waktu itu, saya mikir, kenapa saya mesti menimbun duit dalam tabungan berbunga hanya 2% per tahun, kalau dengan investasi reksadana online aja saya bisa dapat imbal hasil sampai 6% per tahun?

Situasi saya selama itu, saya cuman punya duit sedikit aja dalam tabungan saya di BCA. Punya tabungan itu hanya sekedar formalitas. Tapi sebagian besar aset saya sudah pindah ke dalam bentuk (reksadana dan saham). Memang saya lebih betah nginvest kok ketimbang nabung.

Dan selama itu, saya nginvest reksadana itu di platform IPOTFUND, miliknya PT Indo Premier Sekuritas.

Sampai kemudian saya dibisikin bahwa Indopremier tempat saya melindungi duit saya itu ternyata bikin produk baru, yaitu produk tabungan online. Namanya IPOTPAY.

Cara Kerja IPOTPAY yang Unik

IPOTPAY ini ternyata bisa disetel sebagai dua mode, seperti yang bisa kita lihat di ilustrasi berikut ini.

cara kerja IPOTPAY, platform dari IPOT untuk investasi reksadana online

Kalau lihat ilustrasi di atas, metode 1 sebetulnya sama-sama aja dengan menabung di bank (kecuali kalau IPOTPAY sih nggak pakai bayar biaya adminsitrasi.) Tapi kalau kita milih pakai metode 2, menabung di IPOTPAY ternyata nggak cuman dapet bunga bank, tapi juga dapat reksadana berikut imbal hasilnya juga.

Hoh? Heh? Hoh?

Sampai di situ, kuping saya yang matre mulai tegak berdiri. Saya pun ngulik-ngulik lebih dalam lagi. Ternyata eh ternyata, kalau punya duit di IPOTPAY itu, reksadananya bisa ditarik buat bayar tagihan e-commerce dan top-up wallet yang biasa kita pakai sehari-hari. Ya know lah, macam Tokopedia, GOPAY, and so on, itu semua bisa dibayar atau diisi saldonya pakai IPOTPAY.

Whoaaaa!

Mulai Nyobain Bayar-bayar Pakai IPOTPAY

Bukan problem besar buat saya akhirnya untuk mencoba IPOTPAY ini. Sebelumnya saya kan udah punya account di IPOTFUND, sehingga masuk ke aplikasi IPOTPAY ini pun saya tinggal masukkan username dan password IPOTFUND doang.

Kebetulan di IPOTFUND itu saya masih punya dana idle sekitar Rp 1 jutaan yang saya sendiri masih galau mau masukin ke reksadana yang mana. Dengan memiliki dana idle ini, saya sendiri sudah bisa menggunakan IPOTPAY untuk bayar-bayar macam-macam (e-commerce, wallet, transfer bank, dan sebangsanya).

Semula saya cobain buat bayarin tagihan Tokopedia saya dulu. Memang, saya lagi mau beli mainan untuk anak saya di Tokopedia. Ternyata gampang banget lho.

cara menggunakan IPOTPAY, platform dari IPOT

Saya tinggal set di Tokopedia, bahwa saya mau bayar dengan rekening BCA. Nanti keluar bahwa harga yang mesti saya bayarkan (ada 3 digit tertentu di belakangnya sebagai tanda bahwa pemesanan mainan di Tokopedia itu dibikin oleh account Tokopedia saya). Lalu jumlah harga yang sama itu saya input di menu bayar Tokopedia-nya IPOTPAY. Dan..voila! Tagihan Tokopedia saya pun terbayarkan, dan mainannya pun dikirim ke rumah saya.

Cara Menggunakan IPOTPAY buat Investasi Reksadana Online

Perkara reksadananya lebih menarik. Jadi seperti yang saya ceritakan sekilas di atas, ada dua macam dana di IPOTPAY, yaitu Dana Tersedia dan dana di reksadana. Dana Tersedia ini ada minimumnya, yang nilai minimumnya bisa kita atur sendiri.

Nah, setiap kali kita masukkan uang ke dalam IPOTPAY, maka IPOTPAY akan mengatur supaya Dana Tersedia terisi sampai Nilai Minimum, sedangkan sisanya akan dikirim ke dalam Reksadana Pasar Uang. (Dan tentu saja, produk reksadana pasar uangnya bisa kita pilih sendiri.)

Saya cobain dong. Awalnya, saya punya Rp 1 juta kan di dalam IPOTPAY (duit idle di IPOTFUND tadi). Rp 200k sudah dipakai buat bayar Tokopedia, jadi sisanya tinggal Rp 800k.

Saya atur Nilai Minimum dalam Dana Tersedia saya itu Rp 500k aja dulu. Maka, selanjutnya yang terjadi, IPOTPAY meninggalkan Rp 500k di dalam Dana Tersedia saya, sedangkan sisa Rp 300k-nya dipakai untuk membeli reksadana pasar uang.

Besok sorenya, saya cek peningkatan nilai reksadana pasar uang yang udah dibelikan IPOTPAY untuk saya itu. Ternyata, NAV dari reksadana tersebut sudah naik sekitar 0,01%. Akibatnya, reksadana pasar uang saya yang semula cuma bernilai Rp 300k, menjadi nambah sendiri sebesar 0,01% x Rp 300k (= Rp 30,-). Tambahan 0,01% inilah yang sering disebut orang-orang awam sebagai imbal hasil harian πŸ™‚

Saya cek lagi besok-besoknya, dan imbal hasil harian terus-menerus datang ke saldo IPOTPAY saya. Kadang-kadang imbal hasil hariannya cuman 0,010%, kadang-kadang bisa 0,02% juga, tergantung fluktuasi di bursa efek hari itu. Maka, akhirnya, setelah 1 bulan, reksadana pasar uang saya dapet imbal hasil sekitar.. yaah 0,5% lah.

reksadana online di IPOT
Sedang melihat kinerja reksadana online milik saya di platform IPOT.

Kalau saya pertahankan terus duitnya di dalam reksadana pasar uang ini, saya bisa dapet imbal hasil sekitar 5% dalam 1 tahun. Padahal duitnya cuma Rp 300k. Wkwkwkwkwkwk..

Cara Menggunakan IPOTPAY buat Top Up GOPAY

Tapi nyatanya, nggak selalu duit saya di dalam reksadana itu saya biarkan sebesar Rp 300k. Terutama ketika Dana Tersedia saya lagi nggak cukup.

Kan tadi saya bilang, saya patok bahwa Minimum Dana Tersedia kudu ada Rp 500k. Kalau duitnya saya pakai buat bayar-bayar, maka otomatis saldo Dana Tersedia ini akan berkurang. Nah, istimewanya IPOTPAY ini, ketika saldo Dana Tersedia berkurang, maka IPOTPAY akan menjual sebagian reksadana saya sebesar nilai yang diperlukan untuk mencukupi kembali Minimum Dana Tersedia saya.

Pernah tuh kejadiannya begini. Minimum Dana Tersedia saya kan Rp 500k.
Nilai reksadana saya sekitar Rp 400k lah.
Dan saya perlu top up GOPAY sebesar Rp 150k.

cara menggunakan IPOTPAY untuk top up GOPAY

Maka, saya perintahkan IPOTPAY untuk top up GOPAY itu. (Cara top up-nya bisa dilihat di image sebelah ini). Kemudian, Dana Tersedia saya menyusut:
Rp 500k – Rp 150k = Rp 350k.

Lalu, IPOTPAY menjual reksadana pasar uang saya sebesar Rp 150k.
Sehingga, reksadana saya menyusut:
Rp 400k – Rp 150k = Rp 250k.

Hasil penjualan reksadana sebesar Rp 150k barusan dimasukkan ke dalam Dana Tersedia saya, sehingga Dana Tersedia saya memenuhi Nilai Minimum-nya kembali, yaitu Rp 500k.
Sementara itu, reksadana saya tinggal Rp 250k.

Tapi ya kemudian nilai reksadana saya tetap nambah lagi, karena imbal hasil hariannya akan selalu ada. Jadi yang semula Rp 250k ya bertambah sekitar Rp 25 per harinya, gitu. (Sebab imbal hasil harian itu sekitar 0,01%).

Wah, saya jadi bersemangat kembali menabung ini. Kalau menurut saya sih, IPOTPAY ini bentuk produk tabungan online, tapi tetap rasa reksadana. πŸ™‚

Cara Mendaftar IPOTPAY

Kalian mungkin wondering gimana caranya masuk untuk nabung di IPOTPAY. Simpel aja sih. Untuk bisa nabung di IPOTPAY, kita mesti jadi anggota di Indopremier dulu. Dengan menjadi anggota di Indopremier, kita akan punya suatu rekening tabungan bernama Rekening Dana Nasabah. Isi dari Rekening Dana Nasabah inilah yang menjadi saldo awal kita di IPOTPAY.

Ngisinya berapa banyak? Terserah. Nggak usah diisi pun juga nggak apa-apa sebetulnya. Tapi saya sendiri sih ngisinya minimal Rp 100k. Karena untuk bisa diinvestasikan dalam bentuk reksadana di IPOTPAY, minimal dana yang dibutuhkan adalah Rp 100k.

Bahkan kalau Minimum Dana Tersedia-nya diisi nol, kita tetap bisa pakai saldo di IPOTPAY ini untuk bayar-bayar e-commerce/wallet/transfer bank, karena dananya akan disunat otomatis dari reksadana yang kita punya di IPOTPAY. Kalau kita nggak invest di reksadananya dan Dana Tersedia kita itu nol sama sekali, gimana? Ya tentu saja tagihan bayar-bayarnya nggak bisa dibayarkan. Sesederhana itu. πŸ™‚

Untuk mendaftar jadi anggota Indopremier itu sendiri, bisa melalui smartphone dengan download aplikasi IPOTPAY di PlayStore atau aplikasi IPOTPAY di AppStore. Tapi jika kamu masih kepingin tanya-tanya lagi tentang IPOTPAY, bisa lho dengan datang langsung ke cabang IndoPremier terdekat sekitar kamu 😊

Customer Service IPOTPAY di IPOT

IndoPremier Jakarta

Jalan Jenderal Sudirman 28, Wisma GKBI 7/F, Suite 718, Jakarta 10210, Telepon 021-57931200

IndoPremier Surabaya

Wisma Dharmala, Jalan Panglima Sudirman 101-103, Wisma Dharmala, Surabaya 60271, Telepon 031-548-7050

Short Review IPOTPAY: Happy!

Vicky Laurentina IPOTPAY
Hidup saya lebih happy semenjak ada IPOTPAY. Keuntungan IPOTPAY yang jelas buat saya adalah bisa investasi reksadana sekaligus bayar-bayar segala macam dengan dari satu macam aplikasi aja.

Sekarang saya jadi tenang karena lebih efisien dalam ngatur-ngatur tabungan untuk manajemen keuangan. Kalau saya baru dapet penghasilan, saya transfer aja masuk IPOTPAY. Nanti biar IPOTPAY yang ngatur buat investasi otomatis di reksadana pasar uang. Kalau butuh bayar tagihan di e-commerce langganan saya atau mau top-up e-wallet saya, saya tinggal minta IPOTPAY yang bayarkan. Dan, kalau saya lagi berselera untuk top up reksadana saham saya di IPOTFUND, saya tinggal minta IPOTFUND-nya ambil dari Dana Tersedia saya.

Keuntungan IPOTPAY sebagai Tabungan Online

  • Menabung di sini sekaligus sebagai investasi reksadana yang autodebet
  • Bisa untuk pembayaran macam-macam jenis tagihan
  • Bisa diakses lewat smartphone
  • Membuatnya cuman butuh KTP dan tabungan rekening bank
  • Tak ada biaya administrasi
  • Saldo tabungan dan reksadana boleh dicairkan kapan saja dalam jumlah berapapun

Tabungan online tidak pernah semenyenangkan ini sebelum ada IPOTPAY. πŸ™‚

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

42 comments

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Bener. Orang yang baru melek reksadana baiknya belajar reksadana pasar uang aja dulu. Soalnya pilihan reksadana di IPOTPAY cuman ada reksadana pasar uang, jadi salah milih pun sebetulnya akibatnya nggak jelek-jelek amat πŸ™‚

  1. Cilya says:

    Ipotpay keren juga ya, bisa nabung, bisa bayar-bayar belanjaan, bisa top up Gopay dan yg paling asyik bisa investasi reksadana via online.

  2. Rach Alida says:

    Semalam bahas ama teman-teman soal rekasadana. masih galau selama ini maju mundur buat investasi di reksadana. Tapi tergiur ama skema yang dsampaikan ini mba πŸ™‚ `

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Ya, Lida, skema di IPOTPAY ini membuat kita gampang mundur setiap saat jika tidak merasa puas dengan kinerja reksadana kita, tapi juga gampang untuk top up jika kita puas. Jadi fleksibilitas untuk investor newbienya besar sekali. πŸ™‚

  3. Suzannita says:

    Memang penting sekali ya untuk bisa memiliki tabungan dan sekaligus juga bisa berinvestasi di dalamnya apalagi ada aplikasinya juga di ipotgo ini

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Ooh aplikasi ini namanya IPOTPAY, Kak Suzan.
      IPOTGO sih beda lagi, itu aplikasi untuk jual beli reksadana dan saham. Dan reksadana yang diperjualbelikan di IPOTGO itu reksadana pasar uang sampai reksadana saham.
      Beda dengan IPOTPAY yang kubicarakan ini, reksadana yang bisa diperjualbelikan cuma reksadana pasar uang aja. πŸ™‚

  4. Indah Nuria says:

    That’s good to know we have platforms to take care of our financial issues. But I still stick to the conventional one besides e and m-banking πŸ™‚

  5. jadi untuk mendaftar ini tidak harus datang ke kantor cabang gitu ya kak? Bisa langsung secara online juga? praktis dong ya. Soal reksadana ini aku masih meraba-raba sih kak belum begitu paham, tapi kalau dilihat dari penjelasan tentang IPOTPAY ini ternyata banyak juga ya benefitnya.

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Cara mendaftarnya langsung per online. Tugas paling parahnya cuman upload foto KTP dan foto diri aja. Kalau sudah masuk jadi anggota IndoPremier, bisa langsung beli reksadana dan jual kalau lagi butuh uang. Benefitnya minimal 5% per tahun. Asyik ya πŸ™‚

  6. Desri Desri says:

    ini menarik banget juga kak, biasanya ya reksadana sekedar investasi aja gak ada fasilitas atau fitur bayar membayar gitu. Sejauh ini reksadana ku masih yag konvensional kak..

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Iya. Memang IPOTPAY ini untuk investor pemula yang kepingin belajar reksadana tapi masih ingin uangnya bisa longgar keluar masuk. Dengan ditaruh di IPOTPAY begini, nilai uangnya bisa bergerak positif biarpun uangnya didiemin aja.

  7. Mba, aku baru tau nih ada Ipotpay nih hehehe… kemana aja gue ya πŸ™‚
    Fleksibel ya, kita yang atur sendiri berapa minimal dana tersedia, dan Ipotpay ntar yang atur untuk reksadananya. Jadi pengin nyobain juga nih, agar uang yang kita punya juga ada pergerakan nilainya.

  8. Novi says:

    Menarik ya aplikasi Ipotpay ini, praktis banget untuk bayar macam-macam. Sekarang kalau mau ke mana2 uda ga perlu bawa cash banyak-banyak lagi, jadi aman juga ya mba πŸ™‚

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Iya, saya sekarang hampir-hampir nggak bawa uang cash lagi sekarang. Kalo ketemu tukang parkir malah gelagapan, karena merasa nggak punya duit tunai :))

  9. lendyagasshi says:

    Megang banget daah…kak Vick kalau bahas masalah keuangan dan investasi.
    Aku yang tadinya gak pingin invest dalam bentuk reksa begini, jadi pengin..euuii…
    Sepertinya,
    Kita jadi dipintarkan oleh keadaan yaa, kak…wkkwkw…

    Btw,
    adakah resiko dari reksa dana IPOTPAY?

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Ada. Karena reksadana di IPOTPAY ini cuman berupa reksadana pasar uang, maka paling banter imbal hasil tahunannya cuman sampai 7%.
      Ini dibandingkan dengan investasi di reksadana saham yang imbal hasil tahunannya bisa sampai 15% per tahun, wkwkwkwkwk.

  10. Mellisa says:

    Baru tau banget IPOTPAY ini, mudah ya bisa dipakai buat bayar di ecommerce. Memudahkan kita buat bertransaksi di zaman sekarang ya.

  11. Tori Chu says:

    aku baru tau soal ipotpay ini mba, ternyta manfaatnya bnyk bngt dan hampir sma kaya simpan/ invest uang di bank, cm ini tnpa biaya admin πŸ˜€ kerennya lg ini jg mudah bgt buat beli beli atau bayar bayar buat shpping tokopedia gitu ya πŸ˜€

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Iya, betul. Sama aja kayak nabung, tapi nggak perlu datang ke kantor cabang bank lagi, dan uangnya bisa kita pakai untuk keperluan kita sehari-hari πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *