Mau salin kontennya? Kontak saya dulu di vicky.laurentina@gmail.com

Bagaimana Membedakan Tipe Laptop Asus dari Model ROG hingga Seri X?

Kamu suka Asus? Wajar. Pasalnya, merk satu ini memang merk paling laris di Indonesia sekarang. Tapi, kalau kamu sekarang ingin beli laptop, kira-kira kamu ingin beli Asus tipe apa?

…lho kok diem aja sih? Katanya seneng Asus, tapi kok nggak tahu sukanya seri apa?

Saya mahfum aja kalau sekarang Asus itu merk paling sering dibeli rakyat Indonesia saat ini. Tipe laptop Asus itu memang tersedia untuk segala macam kalangan. Mau untuk kalangan atlet gaming, ada. Untuk pebisnis eksekutif, ya ada. Untuk mahasiswa, juga ada. Bahkan untuk anak SMP? Ya ada aja tuh.

Makanya, kali ini saya pingin kasih tahu gimana membedakan tipe laptop Asus, supaya kalian nggak plonga-plongo terintimidasi di toko komputer. Mosok nentuin laptop cuman gegara berbekal baca keterangan label harga yang ada di atas pajangan laptopnya doang? Please dong ah, wkwkwk…

Asus Laptop Gaming

Kelompok Asus laptop gaming ini yang paling sering dicari di Indonesia. Lini laptop gaming-nya sampai dibikinin lini tersendiri, lantaran jenisnya banyak dan paling rumit. Spesifikasinya nggak cuman ditujukan untuk para gamers, tetapi juga kalangan desainer dan seniman lantaran punya features yang mengutamakan detail macam kartu VGA Nvidia Ge Force dan audio yang suaranya sangat jernih.

Layarnya cenderung lebar-lebar, antara 15-17 inci, karena konsumennya memang perlu lapang pandang yang lebar untuk bekerja. Alhasil, harganya juga terhitung paling mahal.

Pada dasarnya ada dua macam kelompok Asus laptop gaming, yaitu Asus ROG dan Asus Seri FX.

Laptop Asus ROG

Lini laptopnya Asus ini adalah yang paling canggih, paling banyak dan spesifikasinya paling sering diutak-atik oleh produsennya lantaran menyesuaikan keinginan pelanggannya yang cerewet dan perfeksionis. ROG ini biasanya berat-berat macam bawa barbel, antara 2,5-3 kg.

Pada dasarnya Asus ROG ini terdiri dari dua sublini, yaitu Asus ROG Strix dan Asus ROG Zephyrus.

Asus ROG Strix

Kartu VGA-nya punya memori yang cukup 4 GB saja. Saat ini yang tersedia di toko adalah tipe Asus GL702ZC dan Asus GL553VE.

Harga: Rp 20-23 juta.

Asus ROG Zephyrus

Tipe laptop Asus ROG Zephyrus GM501GM
Tipe laptop Asus ROG Zephyrus, punya kartu grafis NVidia GeForce GTX 1070, dan sistem pendinginan udara yang menjamin laptop tetap dingin ketika dipakai bekerja.

Kartu VGA-nya biasanya mengandung memori sampai 6 GB. Tipe yang paling popular: Asus GM501GM.

Harga: Rp 34 juta.

Laptop Asus Seri FX

Laptop Asus FX dibikin untuk para gamer yang ingin nyaman bermain game, tapi dengan spesifikasi yang lebih sederhana. Beratnya biasanya lebih ringan, sekitar 2,3 kg. Ada dua tipe yang cukup terkenal dari laptop FX ini, yaitu FX504 dan FX553.

Asus FX504

Punya memori dalam kartu VGA-nya sebesar 4 GB. Biasanya Asus FX504 ini dijual dalam dua tipe, yaitu Asus FX504GD (dengan kartu VGA tipe GTX 1050) dan Asus FX504GE. (dengan kartu VGA tipe GTX 1050Ti).

Harga: Rp 12-16 juta.

Asus FX553(VD)

Ditandai memori dalam kartu VGA-nya hanya 2 GB saja.

Harga: Rp 13-14 juta.

Laptop Asus Zenbook

Tipe Asus Zenbook ini adalah tipe premium yang dibikin Asus untuk menyasar kalangan eksekutif. Ciri khasnya jelas-jelas adalah spesifikasi processor yang paling canggih (macam Intel Core i7) dan desain yang kelihatan lux, dan massanya lebih ringan (paling berat hanya 1,8 kg).

Zenbook ini umumnya punya layar ukuran mainstream, antara 13-15 inci saja. Beberapa toko menyebutnya Zenbook 13 (untuk Zenbook berukuran layer 13 inci), dan Zenbook 14 (untuk Zenbook berukuran layer 14 inci).

Harga Zenbook lumayan tinggi, meskipun tidak semahal laptop gaming, karena spesifikasi kartu grafisnya tidak serumit kartu grafis untuk laptop gaming.

Ada dua tipe Zenbook saat ini yang paling sering dicari orang, yaitu Zenbook S dan Zenbook Pro.

Zenbook S

Tipe laptop Asus Zenbook S UX391UA
Laptop Asus Zenbook S UX391UA setipis 1,3 cm dan seringan 1 kg.
Processornya menggunakan Intel Core i7 generasi ke-8, membuatnya ringan dibawa ke mana-mana dan bekerja dengan ringkas.

Laptop Asus Zenbook S umumnya masih menggunakan kartu VGA Integrated Intel UHD Graphics. Dijual dalam tipe Asus Zenbook S UX490A dan Asus Zenbook S UX391UA.

Harga: Rp 24-26 juta.

Zenbook Pro

Kartu VGA dalam laptop Asus Zenbook Pro sudah lebih canggih, yaitu menggunakan Nvidia GeForce. Tipe yang dijual saat ini adalah Asus Zenbook S UX550VD.

Harga: Rp 26-27 juta.

Laptop Asus Vivobook

Model Asus Vivobook ini lumayan cantik, lantaran segmen yang disasarnya adalah kalangan eksekutif juga. Perbedaannya yang mencolok dari tipe sebelumnya adalah processor-nya lebih rendah, yaitu Intel Core i5. Desainnya cukup stylish dengan warna-warna yang lebih beragam, meskipun tidak nampak semewah Zenbook juga. Karena itu harganya juga lebih murah daripada Zenbook.

Terdapat dua macam Vivobook yang sekarang banyak difavoritkan orang, yaitu Vivobook Flip dan Vivobook S.

Vivobook Flip

Tipe laptop Asus Vivobook Flip dengan badan layar yang dapat digunakan sebagai tablet, maupun sebagai laptop utuh. Tampilannya menggunakan teknologi pandangan lebar, selebar 178 derajat, sehingga bisa digunakan untuk presentasi bersama partner.

Vivobook Flip ini istimewa lantaran desain badan layer laptopnya yang bisa dilipat hampir 360 derajat, sehingga cocok buat pekerja yang sering bikin presentasi. Processornya sendiri tidak terlalu tinggi, cukup Intel Core i3 saja. Sekarang ini Vivobook Flip dijual dalam tipe Asus Vivobook Flip TP410UA.

Harga: Rp 7-8 juta.

Vivobook S(14)

Laptop Asus Vivobook S ini punya processor yang masih lebih bagus, yaitu Intel Core i5. Saat ini yang banyak dicari orang adalah Asus Vivobook S410UN.

Harga: Rp 12-13 juta.

Asuspro

Asuspro adalah tipe laptop Asus yang semula disasar untuk para professional. Tipe ini kemudian rada kurang laris lantaran ternyata banyak orang lebih menyukai Zenbook. Pasalnya, Asuspro ini memang spesifikasinya tidak secanggih Zenbook, ditandai kartu grafisnya yang lebih banyak menggunakan Integrated Intel UHD Graphics. Desainnya juga lebih monoton. Memang ditujukan untuk professional yang penghasilannya belum terlalu tinggi.

Tipe laptop Asuspro
Asuspro P1440UF merupakan tipe laptop Asus yang diberi fasilitas port HDMI, 3 port USB, dan port untuk LAN/internet, sehingga memungkinkan laptop ini leluasa dipakai untuk meeting perusahaan secara maksimal.

Ada beberapa tipe Asuspro, yaitu Asuspro P5440UA, Asuspro P1440UF, dan Asuspro P1440UA.

Harga; Rp 6-13 juta.

Laptop Asus Seri X

Barisan ini adalah tipe laptop Asus untuk pekerja muda yang penghasilannya belum terlalu banyak tapi sudah harus bekerja dengan spesifikasi grafis yang cukup tinggi. Ciri khasnya, umumnya kartu grafisnya yang sudah memakai Nvidia GeForce. Tetapi processornya masih lumayan rendah macam Intel Core i3 atau AMD A10 dan di bawahnya, dan beberapa tipe bahkan masih memakai Intel Celeron.

Tipenya cukup banyak di toko, dan sering berganti model tiap tahunnya menyesuaikan perkembangan pasarnya. Bahannya umumnya dari plastik, dengan warna yang cenderung terbatas konservatif lantaran ingin berusaha nampak profesional. Harganya tentu saja lebih murah daripada Asuspro atau Vivobook.

Tipe laptop Asus X555QG
Tipe laptop Asus X555QG punya fasilitas audio berupa Asus SonicMaster, sehingga kualitasnya prima. Pilihan warnanya mencerminkan kepribadian penggunanya. Dan kartu grafisnya yang menggunakan NVidia GeForce membuatnya nyaman untuk menonton video.

Laptop Asus seri X yang terkenal antara lain Asus X555QG.

Harga: Rp 4-8 juta.

Laptop Asus Seri A

Tipe laptop Asus yang ini tidak terlalu banyak, malah jarang diperbaharui, menurut saya sih. Yang laris itu spesifikasinya tidak terlalu tinggi, dengan kartu grafis yang hanya berupa Integrated Intel UHD Graphics. Processornya kebanyakan ya Intel Core i3, meskipun saya lihat beberapa tipe memakai i5 juga. Warnanya cenderung lebih warna-warni, karena pangsa pasarnya sendiri juga kebanyakan masih mahasiswa. Harganya terhitung murah.

Tipe laptop Asus A507UA
Laptop Asus A507UA punya RAM yang sudah mencapai 4 GB dengan storage sebesar 1TB HDD. Bezelnya 8 mm saja, membuat kita bisa menatap layar dengan leluasa. Beratnya tidak melebihi 1,7 kg, jadi cukup ringkas untuk dibawa sehari-hari.

Laptop Asus seri A yang saat ini masih sering saya lihat adalah Asus A507UA.

Harga: Rp 6-7 juta.

Laptop Asus Seri E

Tipe laptop Asus yang terakhir ini justru paling laris manis. Bisa jadi lantaran harganya murah-meriah karena memang spesifikasinya sangat rendah dengan processor yang masih Intel Celeron. Malah konon sejarahnya seri E ini bukan untuk dijual, tetapi dibuat untuk disumbangkan ke sekolah-sekolah. Warnanya juga banyak ngejreng binti gonjreng, cocok banget untuk anak SMP atau SMA yang baru belajar merawat laptop.

Tipe laptop Asus E203NAH
Tipe laptop Asus E203NAH yang lebarnya tidak melebihi kertas A4, dan beratnya hanya maksimal 1 kg, mudah dibawa ke mana-mana. Engselnya dapat dibuka sampai 180 derajat, sehingga bisa berbagi pekerjaan dengan kawan.

Tipe Asus seri E yang mungkin sering kamu lihat dipegang oleh keponakanmu yang masih remaja itu: E203NAH.

Harga: Rp 3-4 juta.

Mana tipe laptop Asus yang cocok buatmu?

Wuih, banyak juga ya lini-lininya laptop Asus ini. Saya nulis ini sampai pegel nyusunnya, untung ada Om Yahya Kurniawan, Hilman Graha, dan Askar Juara yang mau kasih masukan, hihihihi.. Oh ya, semua gambar ini berasal dari Asus.com ya.

Nah, sudah nggak bingung lagi kan kalau mau beli laptop Asus di Asus store? Jadi jangan sampai kamu mau beli laptop yang padahal cuman untuk bikin skripsi, tapi kamu malah celingak-celinguk melototin rak Asus ROG. Yang mana nih tipe laptop Asus yang cocok untukmu? Kasih tahu dong di kolom komentar…

Vicky Laurentina

I am a commercial blogger, a physician, a trader, and a mother.

22 comments

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      *ketawa ngakak*

      Kalau ada laptop kayak gitu sih, saya juga mau :))

      Tapi saya rasa alasan kenapa saya nggak nemu laptop 11″ yang punya spec untuk edit video adalah:
      1) Ukuran layar 11″ itu terlalu kecil untuk manusia yang ngedit video dengan dedikatif. Bisa bikin sakit mata.
      2) Ngedit video kan butuh memori CPU yang tinggi. Memori setinggi ini sulit dibenamkan ke laptop-laptop segmen amatiran, lebih cocok dipasang di laptop segmen profesional. Sedangkan konsumen segmen profesional umumnya lebih suka laptop berukuran 12″ atau lebih.

  1. Anggie says:

    Kak sarannya dong. Aku mau Beli laptop Asus buat anak smp harganya yang 4-5 jutaan tapi udah Bagus spek Nyamakasih

  2. Zoldyck says:

    Mbak saran dong pengen ngambil dari asus yg udh core i5 spek buat edit video, se engga nya yg ga terlalu mahal hehe ..

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Hai Zoldyck, kalau kamu ingin yang murah, coba gunakan seri A. Tipe A507UF sudah punya Intel Core i5, dan grafisnya menggunakan NVidia GeForce. Harganya maksimal Rp 9 juta aja. Memang lebih mahal daripada rerata Asus seri A, karena rerata laptop Asus seri A yang banyak dicari orang justru yang processornya masih Intel Core i3.

      Tapi kelemahan dari tipe ini adalah hard disknya masih tipe Hard Disk Drive, jadi mungkin agak lelet kalau dipakai render video.

      Kompensasinya bisa pakai Asus A405UQ, sama bagusnya dengan tipe yang tadi. Tetapi memang sedikit lebih mahal harganya, maksimal Rp 10 juta, karena hard disknya ditambahi hard disk tipe Solid State Drive yang mungkin bisa render video lebih cepat.

      Selamat berburu laptop ya 🙂

  3. Anva says:

    Mbak sarannya dong laptop asus serie x yang core i3 budget 3jutaan typenya yang mana ya kira2..

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Hai Anva, di tahun ini saya sudah sulit mencari Asus i3 yang harganya masih Rp 3 jutaan.
      Kalau mau Asus serie X yang processornya sudah i3, bisa sih pilih VivoBook Max X441UA. Tapi harganya sudah Rp 6 juta.
      Di budget Rp 3 juta, rerata processornya masih Intel Celeron 🙂

  4. Faiz says:

    Assamulaikum,
    Saya baru beli laptop assus X441B AMD A6, saya coba instal PES 2016, tapi gk bisa, padahal spek mumpuni, processor amd a6 up to 2.9 GHz, ram 4gb,, tapi pas diliat di settingan pes, VRAM nya 80mb dan tandanya merah,,
    Pertanyaannya apa betul spek VRAM nya segitu kecilnya, soalnya gak seimbang sama harwere yg lainnya,? kalo betul apa bisa ditambahkan VRAMnya?

  5. Hadi G says:

    Thank you review nya om. Skr sy paham nih.. kirain seri X itu diatasnya seri A (sy punya yg seri A), ternyata malah kebalikannya ya 🙂 penasaran aja apa ada perbedaan khusus selain casing antara seri X dan seri A ini? Mungkin pilihan upgradenya (harus buka casing semua cuma utk upgrade memory RAM dll? Kalau seri A biasanya ada upgradable RAM doornya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *