Si Kriwul Hijau yang Tinggi Serat

Suka brokoli? Saya demen banget sama tumbuhan berdaun kribo hijau ini, karena daunnya merupakan sayuran tinggi serat. Kali ini saya mau bagikan resep kesukaan saya, yaitu cah brokoli. Dan, pemula yang baru pertama kali bisa masak itu, gampang banget masak ini!

Sayuran Tinggi Serat

Bener, seratnya brokoli ini terhitung lebih banyak ketimbang sayur-sayuran lain. Pada sebongkol brokoli yang dijual di pasar, kira-kira seberat 300 gram, daunnya punya serat sekitar 8 gram. Serat sebanyak itu bisa memenuhi ⅓ dari kebutuhan serat orang dewasa setiap harinya.

Cuman, dalam memasak brokoli itu, mengolahnya harus benar. Tujuannya ya supaya seratnya nggak sampai rusak.

Prinsipnya, jangan sampai brokoli dimasak terlalu lama di atas api, sehingga bikin daun brokoli jadi menghitam. Brokoli juga sebaiknya nggak digoreng (dikiranya tempura, apa?), karena serat brokoli bisa rusak.

Persoalan higienis juga menjadi perhatian pada brokoli. Soalnya, salah satu penyakitnya brokoli ini, apalagi pada brokoli yang organik, adalah seringkali masih ada ulat di daun-daunnya. Geli! Makanya, kalau merebus brokoli itu perlu teknik perebusan yang benar.

Cah Brokoli

Kalian mungkin tanya, apa sih bedanya cah brokoli dengan tumis brokoli? Sebetulnya, cah brokoli itu ya termasuk tumis brokoli juga. Hanya saja, istilah cah lebih sering digunakan oleh masakan Tionghoa.

Ciri masakan cah di Tionghoa, biasanya bermodalkan bumbu dasar sederhana, yaitu bawang putih dan jahe doang. Ini berbeda dengan masakan orang Indonesia yang bumbunya lebih kompleks, karena sering ditambahi bawang merah, kadang-kadang lengkuas, kemiri, dan entah apa lagi.

Masakan cah-nya orang Asia Timur memang cuma bermodalkan bawang putih dan jahe. Tapi nanti setelah ditumis, akan disirami saus. Sausnya ini yang bisa berupa macam-macam, tergantung selera kokinya. Beda dengan orang Indonesia zaman dahulu, yang paling banter hanya ditambahi gula atau garam (karena kan waktu itu belum banyak dijual saus).

Dan cirinya orang Tionghoa lagi, mereka senang membubuhi cah ini dengan minyak wijen. Selain bikin masakan jadi harum, juga konon lantaran minyak wijen ini bisa menurunkan LDL kolesterol.

Karena bumbunya sederhana itu, makanya bikin cah brokoli cenderung cuman sebentar, mungkin nggak sampai 5 menit di atas api. Yang bikin lama itu, kalau cah brokolinya diberi topping. Dan durasi masaknya bisa jadi prolong tergantung keribetan toppingnya. Tapi, topping ini tetap perlu, supaya menghidangkan cah brokoli itu nggak begitu-begitu doang.

Resep cah brokoli itu yang paling sering saya masak di rumah, adalah pakai saus tiram. Soalnya sausnya paling gampang dibeli di supermarket. Begini nih resepnya..

Resep Cah Brokoli Saus Tiram

Resep cah brokoli dimulai dari menyiapkan brokoli sebelum memasak. Pertama-tama, daun brokoli kudu disiapin dulu dengan memotong kuntum-kuntum daun dari tangkainya.

Lalu kita didihkan air matang. Begitu airnya mendidih, masukkan kuntum-kuntum  brokoli, ke air. Merebus brokoli ini perlu untuk mematikan ulat-ulat kecil yang mungkin masih menyelinap di sela-sela daun brokoli.

Begitu brokolinya terendam air, saya langsung membubuhinya dengan garam. Garam ini perlu, soalnya proses pemanasan bisa bikin klorofil pada brokoli mengalami oksidasi. Dan ujung-ujung oksidasi ini bisa bikin brokoli jadi hitam, plus seratnya jadi rusak. Garam akan bertindak sebagai lapisan pelindung dari oksidasi ini. Begitu dibubuhi garam, panci segera ditutup supaya uapnya tidak ke mana-mana.

Merebus brokoli ini cukup antara 5-7 menit aja, supaya daunnya nggak rusak. Begitu selesai, api segera dimatikan. Dan langsung buka pancinya supaya brokolinya nggak jadi kepanasan.

Sekarang, saya menyiapkan bumbu berupa bawang putih dan jahe. Aslinya, aroma brokoli cenderung netral, makanya perlu bawang dan jahe untuk memberinya aroma.

Lalu, bawang putih dan jahe ini ditumis sampai matang. Terus, brokoli dimasukkan ke tumisan bawang ini dan segera siram dengan sedikit air.

Kemudian, tambahkan saus tiram. Kira-kira sebanyak 2 sendok makan saus tiram untuk sekitar 150 gram daun brokoli. Lalu, bubuhi minyak wijen (saya sendiri pasang sekitar 2-3 sendok makan minyak). Matikan api, maka jadilah cah brokoli saus tiram.

Saya bikin video demo masak cah brokoli saus tiram ini lho. Bisa kalian lihat demonya di sini ya.. https://www.instagram.com/p/CMrboakHb7y/

Varian Resep Cah Brokoli

Karena cah brokoli itu cuman begitu-begitu doang masaknya, bisa jadi kita ingin menambahinya topping. Nah, begini nih macam-macam resep topping untuk cah brokoli yang sering saya kerjakan di rumah.

Resep Brokoli Cah Sapi

Cah Brokoli di sini saya sajikan di atas cah sapi. Saya biasa pilih daging sapi yang diiris-iris tipis macam daging buat masakan sukiyaki, soalnya menyesuaikan dengan anak saya yang mulutnya masih baru bisa berhadapan dengan makanan yang lembut-lembut. 

Dagingnya cukup saya marinasi dengan saus tiram, lalu saya tumis dengan bawang putih. Setelah dagingnya matang, saya diamkan dulu, baru saya masak cah brokolinya di wajan yang terpisah. 

Daging sapinya ditata dulu di piring, baru cah brokoli dihidangkan di atas dagingnya, lalu disantap dengan nasi hangat.

Kalau mood Korea saya sedang nongol, biasanya saya bubuhkan kacang wijen, wkwkwk..

Resep Brokoli Cah Tofu

Tofu adalah alternatif untuk topping cah brokoli jika daging sapi terasa terlalu mahal. Tofu yang berupa gulungan tahu telur lembut khas Jepang ini bisa dibeli di kulkasnya supermarket. Anak saya umumnya lebih senang mengunyah tofu, soalnya kan nggak terlalu banyak seratnya.

Tofu ini cukup ditumis doang dengan margarin sebentar (nggak usah dibumbuin), dan langsung jadi. Tapi kalau membuat brokoli cah tofu, jangan sekali-kali mengaduk tofu bersama kuntum-kuntum brokoli karena tofunya bisa remuk.

Cukup tata saja tofunya di piring, lalu brokoli ditata di sebelah tofunya.

Resep Cah Brokoli Jamur

Kalian yang mengikuti Instagram saya, pasti hafal banget kalau saya demen sama jamur. Makanya saya nggak ketinggalan juga memasukkan jamur sebagai topping cah brokoli favorit saya.

Sebetulnya jamur untuk cah brokoli ini bisa menggunakan jamur apa aja sih. Tapi saya paling suka jamur shitake. Karena jamur shitake ini berasa lebih mengenyangkan ketimbang jamur lain, kayak jamur kuping misalnya.

Namun, nyiapin jamur shitake ini yang memang agak ribet. Umumnya jamur shitake itu segede-gede empal dan dijual kering, sehingga masih kaku kalau mau ditumis. Kita kudu merendamnya dulu dengan air hangat, supaya jamurnya jadi agak lembek. Setelah agak lembek, tangkainya dibuang karena rasa tangkainya kan pahit. Baru jamurnya diiris-iris.

Jamurnya ditumis pakai bawang putih juga, lalu dibiarkan di kompor dengan api kecil. Terus bikin cah brokoli di wajan lain, baru campurkan cah brokoli dengan jamurnya. Jadi deh, cah brokoli jamur.

Gimana? Gampang ya bikin cah brokoli tuh. Nah, kasih tahu ke temenmu yang juga demen masak ya, supaya variatif kalau masak brokoli 🙂

85 comments

  1. Oh yaaaa? Baru ngeh ternyata brokolo tuh ga bagus kalau digoreng hhhmmm hihihi 🙂 Kadaaaaang, aku suka bikin brokoli crispy pake tepung, kadang campurin di adonan bakwan udang, anak2 suka. nah itu dia, masakan cah kalau di Indonesia suka ditambahkan bahan apa lagi, gitu, jadi beda kan rasanya sama yang asli hehe. Yang penting kalau bikin tumisan sayuran berserta tinggi kalo aku, ada bakso dan udangnya plus jamur hhmmm..haruuum dan makin nikmat disantap. TFS mbak Vicky, mantap!

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Iya, Teh, memang sebaiknya jangan digoreng. Kecuali kalau ngebungkus brokoli pakai tepungnya sempurna banget, sampai nutup gitu. Baru deh nutrisi di dalam brokolinya selamet, nggak ancur kena panas minyak.

  2. Adhe Albian says:

    Baca artikel nya Mba Vicky yang ini di jam makan siang itu benar-benar jadi bikin tambah lapar hehe. Anw ak juga suka banget Brokoli mba Vicky, ide resep untuk Cah Brokoli Sapi dan Cah Brokoli Tofu nya akan aku coba ah hehe. Terima kasih banyak yah Mba Vicky 😉

    1. Nina says:

      Setujuu. Menurutku masak brokoli itu tingkat kematangannya harus pas. Karena kalau terlalu matang juga rasanya kurang mantab. Aku suka semua varian masakan brokoli di tulisan ini karena pada dasarnya anaknya memang suka sayur 🙂

  3. Raja Lubis says:

    Ibu saya pernah sesekali masak cah brokoli yang dipadu dengan topping jamur. Tapi pas dicoba saya nggak suka. Mungkin karena pada dasarnya saya nggak suka jamur. Paling dibarengi Tofu kalau mau makan brokoli, atau disayur khusus saja brokolinya.

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Raja masih ingat nggak, dulu jamur yang dimasak ibunya itu jamur apa? Sebab memang nggak semua jamur itu enak, tapi ada banyak jamur yang rasanya enak sekali..

  4. Wohoo iya masak brokoli emang tricky ya.. ga boleh meleng angkat telp dulu.. bisa2 menghitam dan lunak.. jadinya ga seger. Kalau di rumah anak2 senangnya brokoli dimasukin sup daging. Waktu bayi suka brokoli tebus sekarang malag ga mau yang tawar. 🙂

  5. @hm_zwan says:

    Wah, boleh juga ini resepnya brokoli tofu. Aku biasanya kalo nggak di capcay, ditepungin, kadang ditumus aja. Simpel, praktis dan enak banget

  6. Mupeng banget sama brokoli cah sapinya, selama ini kalau ada daging sapi di rumah pasti selalu dibikin rendang. Maklum ibu aku orang Sumatera. Tapi aku bosen banget. Untung aku suka semua sayuran hijau, termasuk brokoli jadi pasti bakalan excited aja mau diapain pun. Oh yaa.. kalau di rumah sering masaknya cah kangkung aja nih mbak.

  7. Tanti Amelia says:

    Paling uenak itu broccoli and cheese ala Wendys hihihi
    aku suka pake banget, dan anak anak juga suka karena ada kejunya di atas baked potato

    tapi aku tertarik tuh mbak Vicky, cobain tumis brokoli

  8. lendyagasshi says:

    Terharuu baca tulisan Bu Dokter.
    Betapa selama ini aku salah kaprah mengenai brokoli yang sebaiknya tidak digoreng, huhuu..Uda gak diulangi lagi, kak Vick.
    Aku bakalan tumis sama jamur aja kali yaa…so yummiii~

  9. diane says:

    Kesukaan anakku juga nih cah Brokoli..Bikinnya gampang banget pula.. Sayang disini belum nemu jamur shitake. Jadi olahan brokoli gak ada campuran jamur shitake nih…Paling aku campurin telor puyuh

      1. Mechta says:

        Waaa..brokoli kesukaankuuu..dikukus trus dicocol saus saja bisa ngabisin nasi buatku. Hahaha.. Thx resep n tips nya mba Vicky.. aku baru tahu klo menu brokoli + daging/ayam/topping lainnya itu dimasaknya terpisah. kirain dimasak bareng! haha.. thx seksli lagi mba..

  10. Waktu awal baca judulnya aku sempat bingung apa si kriwul ini, ternyata brokoli. Ini pun salah satu sayuran favorit di rumahku dan selalu ada di setiap menuku. Karena bisa untuk sup, tumis atau hanya dikukus saja.

  11. Alfa Kurnia says:

    Aku dan si sulung suka banget sama brokoli. Terutama kalau dicampur daging atau bakso. Biar praktis aku suka bikin brokoli beku sekaligus banyak. Jadi brokolinya direbus 2 menitan gitu, trus ditiriskan dan dimasukkan mangkuk yang udah diisi air dingin plus es batu. Abis itu ditiriskan lagi dan dipisah seporsi-seporsi dan disimpan difreezer. Kalau mau masak tinggal dithawing sebentar dan ditumis pakai bumbu kek resepnya Mbak Vicky itu. Praktis buat bekal maksi suami atau pas nggak waktu masak sempit.

    1. Dian says:

      wah ternyata banyak juga varian olahan brokoli ya mbak
      Aku pernah masak yg cah brokoli sapi
      klo dipadukan dgn jamur ternyata dimasak terpisah ya mbak, baru tahu aku
      brokoli memang enak dan lezat

      1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

        Iya, brokoli sama jamurnya sebaiknya dimasak terpisah. Karena jamur perlu waktu yang sedikit lebih lama untuk matang, dan durasi yang lebih lama itu bisa merusak brokolinya jika brokolinya dimasak barengan 🙂

        Demikian juga kalau dimasak jadi capcay ya 🙂

  12. Helena says:

    Brokoli jadi sayuran wajib tiap belanja karena serumah pada doyan makan brokoli. Kadang dibuat tumisan, sop, atau direbus aja tuh anak-anak suka. Nah kalau dibuat cah malah belum pernah. Aku jarang masak pakai jahe.

  13. Nchie Hanie says:

    Wadawww.. terikmat yang cah brokoli tofu ituuu. Aku suka bikin lagii. Cuma ngebayin pake kacang wijen, aku kurang sukaaa..
    Trus ya Vick, yang suka brokoli di rumah cuma aku aja euy, padahal tinggi serat , jadi kalo masak abis sama sendiri. k
    Keknya enak niih kalo dibikininnnn, eeaaa

  14. Nanik Nara says:

    Saya suka brokoli, biasanya direbus aja, terus makannya di cocol ke sambel tomat. Kalau anak-anakku sukanya brokoli di sayur sop, bersama wortel dan bakso ikan.

    Eh masak cah brokoli, brokolinya direbus dulu? kalau saya biasanya habis tumis bumbu, kasih air dikit, terus brokolinya di masukkan, tunggu sampai layu/matang. Pas nyucinya aja, di rendam sebentar sama air garam

  15. Ucig says:

    Udah nyaman banget kalau masak ini ditumis, cepet dan hasilnya enaaak, bergizi. Aku pun suka mba cah brokoli dengan bawang putih yg banyak harum. Dan kalau ditambah topping pilih sapi, hmmm nikmaaat

  16. Aku tahu brokoli ini waktu kuliah lho, itu pun pas diajak ke pesta nikahan, kalau gak salah.
    Hahaha.
    Maklumlah di kampung aku, sayuran hits itu daun singkong tumbuk plus kincong digaduh sama teri nasi. Kalau di Balikpapan orang menyebutnya teri Medan.

    Btw, subway,
    Aku jadi tercerahkan lho beda cah dan tumis!
    Cah adalah bawang putih saja + jahe.
    Catat!

    Pengen coba juga nih masak cah brokoli di atas cah sapi.
    Kudu cek stok saus tiram dan minyak wijen ne!

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Hahahaaa.. iya sih, aku bisa maklum kalau di Balikpapan jarang ada brokoli. Karena brokoli ini sayuran yang cuman tumbuh di pegunungan, dan karena di Kalimantan jarang ada gunung, mungkin susah membudidayakannya di sana. Kalau Kak Anna balik ke Medan, mungkin masih lebih gampang nemu, soalnya perkebunan brokoli banyak di Karo..

  17. Brokoli adalah sayur favorit di rumahku, Mbak Vicky. Ternyata manfaatnya bagus ya…tinggi seratnya.
    Ini resep dan fotonya keren-keren, aku biasa ca brokoli aja atau dengan daging sapi dan jamur pernah juga. Yang tofu belum pernah coba, bisa nih cah brokoli tofu, makin sedap pasti dan penampilannya pun menarik sekali

  18. Nurul Rahma says:

    Brokoli ini sayur kesukaan aku dan Sidqi!
    Apalagi, kalo dikasi cocolan mayonaise, hmmm, makin mantuull!
    Resepnya asik nih, banyak variasi.
    bisa banget dieksekusi utk menu sahur dan buka puasa.
    makasiii yak

    1. Susi says:

      Anakku pecinta brokoli garis keras tapi nggak terlalu suka kalau model ditumis gitu, harus dibikin sup.. Tapi, ku jadi ngiler deh yang versi cah begini.. Makasih ya mbak sharingnya insyaallah nanti dicoba resep cah brokolinya

      1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

        Mungkin anaknya Mbak Susi seneng kalau kuah cah brokolinya dibanyakin, jangan dibikin asat..

        Semoga anaknya Mbak Susi dan Mbak Nurul makin demen brokoli yaa..

  19. Marantina says:

    Kalau brokoli mah direbus aja sebentar, aku udah doyan. Apalagi pakai dressing yang enak hehee Sayuran kaya gini, aku prefer ga banyak proses biar manfaatnya bisa lebih terasa. Tapi makasih resepnya, mbak, aku jadi inget menu brokoli di chinese restaurant jadinya, beragam seperti resep mbak Vicky

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Aku pengen banget bisa doyan makan brokoli rebus, Mbak. Tapi kok rasanya hambar gitu..
      Jadi mau nggak mau ya pakai dressing.
      Makanya aku lebih sering masak brokolinya dibikin cah daripada direbus. Biar agak nikmat aja gitu ketimbang polosan doang.

  20. Widy Darma says:

    Wuaah enak semua mba Vicky. Mau brokoli cah sapi, tofu, atau pakai bakso aja udah gak pernah salah emang. Kalau aku suka pakai cabe rawit diiris juga biar pedes

  21. Asli gak nyesel baca tulisan ini, secara anak-anak aku suka banget sama brokoli ini. Aku malahan suka bingung mau dimasak apa. ternyata banyak ya pilihan resepnya. Thanks kak Vicky, nanti mau aku cobain juga resep cah brokolinya

    1. Saya dan anak-anak tercinta brokoli Mbak, Tapi sayangnya saya pencinta brokoli yang Krenyes-krenyes, sementara anak-anak pengennya yang agak lunakan.

      Trus saya sukanya ditumis biasa, cuman bawang putih, udang, pas matang disiram telor.
      Tapi anak-anak juga suka sup brokoli pakai udang.

      Duh kok, jadi ngiler sih membayangkan.
      Terlebih membayangkan kalau ke acara resepsi gitu, pas ada tumis brokoli, rasanya mau makan itu aja, hahaha.

      Cuman, kalau masak Ama bahan lainnya saya nggak bisa sih, apalagi pakai jamur, hahaha

      1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

        Anak-anak biasanya senang brokoli yang lunak, sebab menyesuaikan dengan kemampuan giginya. Soalnya giginya memang baru bisa mengunyah makanan lunak, gitu kan?

        Kapan-kapan saya nulis cara masak jamur ah..

  22. Liswanti says:

    Brokoli manfaat buat kesehatannya juga banyak ya. Aku biasanya bikin oseng juga sama ayam atau daging sapi. Kalau MPASI, kesukaan banget ini anak-anak pake brokoli

  23. julia says:

    Brokoli yess setuju tinggi serat dan kaya asam folat, namun pengolahannya harus ekspress agar nutrisi dan vitaminnya tidak hilang. Sebaiknya di rebus dan di kukus tidak lebih dari 5 menit.

  24. Fenni Bungsu says:

    Sepertinya gak sulit membuat cah brokoli ini. Kalau diikuti cara pembuatannya sih, hehe. Jadi bisa buat resep nanti pas sahur atau berbuka karena lebih variatif lagi

    1. Echaimutenan says:

      Aku itu seringnya brokoli ditumis biasa ama daging atau ayam . Berarti mirip brokoli cah sapi. Trus kasih maizena dikit kasih saus tiram enyakkkk jadi kayak makanan chinesse gt

      Etapi suamiku seh yang sering masak bukan aku wkwk. Cuma kalo campur ama tofu belum pernah, takut rusak duluan tofunya kalau dioseng ama kerasnya brokoli . Tapi ini rapi seh tofune bae bae aja

      1. Hanifah says:

        Tengkyu mbak Vicky tipsnya, aku termasuk yang suka bingung kalau di tukang sayur cuma ada brokoli. Taunya dibikin cap jay aja selebihnya nyerah mau dikreasikan kayak gimana agar rasanya nggak aneh.

        1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

          Seperti kata Echa, ya Hani, brokolinya bisa dicampur sama tofu. Tapi tofunya dimasak duluan ya, jangan diaduk bareng brokoli, supaya bentuk tofunya nggak ancur..

  25. iniTitiis says:

    Yah kebiasaan mungkin ya.. Aku suka bikin brokoli goreng crispy gt, selain bikin cah brokoli dan capcay brokoli sayuran. Cah brokoli bikinan khas Tionghoa emang enak bgt ya mbk.. Bumbunya jumba bawang n jahe tapi udah enak aja rasanya.. Klo cah brokoli biasa aku tambahkan cabai, agar sedikit pedas gt mbk. Seneng bs baca tulisanmu soal brokoli ni.. Mengalir enak kayak ge dengerin kamu ge bercerita

  26. wulan says:

    emang jadi penting banget memenuhi kebutuhan asupan serat ya mba, biar metabolisme juga lancar. Belakangan ini aku juga mulai atur menu diet sehat, sayur wajib banget deh masuk menu harian

  27. Akarui Cha says:

    Haiya … Bundo aku sukak buanget goreng si brokoli pake telur tepung ala ala onion ring. Baeklah … nanti kubilangin ke Bundo.

    Dan aku baru paham, kenapa bundo aku sebelum meng-apa-apa-in si brokoli ini ya dimasukin ke panci yang isinya air mendidih sama garam. Ouw ternyata biar ulat ulat yang masih suka nyelip, pergi. Ampun deh. Selama ini kusuka iseng bilang itu unfaedah. Haduuu maapin Acha ya bundo, masih suka nakal kalo dibilangin.

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Aku dulu juga bikin brokoli ditepungin gitu. Nampak lebih menarik buat anak-anak. Tapi sekarang nggak pernah bikin gitu lagi. Soalnya aku nepunginnya nggak rata, jadinya ketika digoreng, malah vitaminnya rusak. Sayang ah, brokoli udah dibeli mahal, tapi vitaminnya jadi rusak.

  28. Ning! says:

    Anakku suka banget brokoli, tp dia suka brokoli rebus yang rasanya netral. Kalau di tumis atau di sop dia malah gak suka. Aku jadi enak karena nggak perlu ribet variasikan menu brokoli. Hihi … Karena anakku suka sembelit, brokoli ini ampuh juga untuk melancarkan BABnya.

  29. Yoharisna says:

    Aku termasuk orang yang nggak suka sayur. Mungkin karena rasanya yang itu-itu aja dan ngebosenin. Mungkin juga karena cara ngolahnya yang salah. Jadi rasa sayurnya nggak enak di lidah.

    Contohnya aja, Aku pernah makan brokoli yang agak ‘kehitaman’ gitu. Rasanya sedih makannya wkwk

    Aku juga baru tau kalo brokoli bisa dimasak dengan variasi lain. Nggak melulu brokoli doang.. thanks mbak Vicky.

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Whoaa brokoli jangan sampai kehitaman. Brokoli hitam itu bisa jadi karena menumisnya terlalu lama di api. Atau karena dibumbui ketumbar dulu sebelum masak sehingga malah jadi hitam.

  30. Duluuu yaa aku tuh benci banyak sayur, termasuk brokoli. Tapi gara2 baca buku (novel gitu) dan di situ ada bahasan tokohnya masak brokoli utk anaknya. Nth bener ato ga, tapi dia bilang kalo brokoli bagus utk otak, dan membuat pintar hahahahah. Sejak itu aku lgs doyan brokoli hihihihi..

    Tp lama2, aku memang beneran suka Ama brokoli. Apalagi kalo dimasak ga terlalu lembek. Msh ada kries nya.

    Sbnrnya mau pake topping ato ga, aku ttp doyan2 aja Ama brokoli Vic. Tp kalo disuruh milih toppingnya, favoritku jamur :D. Dagingnya yg kenyal2, Ama aroma khas jamur, itu cocooook sih Ama brokolinya :D. Dan beneeer, minyak wijen itu penyedap segala tumisan dan aneka mie :D.

    1. Vicky Laurentina ( User Karma: 0 ) says:

      Brokoli itu memang bagus buat otak kok, tapi secara tidak langsung. Brokoli itu membuat saluran cerna kita mengirim protein-protein khusus ke otak. Protein khusus ini nanti kerja di sistem emosi kita di otak, sehingga kita nggak gampang jadi moody. Makanya betul itu kalau brokoli bikin otak jadi pinter. Pinter ngatur emosi, tepatnya.

      Aku bolak-balik masak brokoli pakai jamur. Enak enggaknya, tergantung jamurnya sih. Kalau jamurnya jamur kuping, rasanya biasa aja. Tapi kalau jamurnya macem jamur shitake gitu, memang enak kok..

Tinggalkan komentar