<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Bikinan Manusia, Jangan Dipercaya	</title>
	<atom:link href="https://vickyfahmi.com/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://vickyfahmi.com/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/</link>
	<description>This blog loves discussing about content.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2015 10:38:26 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5465</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 04:43:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/11/06/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5465</guid>

					<description><![CDATA[Aku diajarin waktu kuliah, Mbak. Bahwa penguasa tubuh kita itu Tuhan. Kalo (manusia) ciptaan Tuhan itu nampak tidak baik-baik aja, sementara (tensimeter) ciptaan manusia itu nampak baik-baik aja, maka pasti ada yang tidak beres pada ciptaan manusia itu. Ajaran itu yang kucamkan, Mbak. Naluri kita sebagai manusia, nggak akan bisa bohong. Itu sebabnya aku curiga bahwa ada yang nggak beres dengan alat tensimeter itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, Mbak, aku tau bikinan Indonesia sering diekspor, tapi aku nggak ngira yang diekspor itu alat canggih juga bernama komponen katup udara untuk tensimeter..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku diajarin waktu kuliah, Mbak. Bahwa penguasa tubuh kita itu Tuhan. Kalo (manusia) ciptaan Tuhan itu nampak tidak baik-baik aja, sementara (tensimeter) ciptaan manusia itu nampak baik-baik aja, maka pasti ada yang tidak beres pada ciptaan manusia itu. Ajaran itu yang kucamkan, Mbak. Naluri kita sebagai manusia, nggak akan bisa bohong. Itu sebabnya aku curiga bahwa ada yang nggak beres dengan alat tensimeter itu.</p>
<p>Ah, Mbak, aku tau bikinan Indonesia sering diekspor, tapi aku nggak ngira yang diekspor itu alat canggih juga bernama komponen katup udara untuk tensimeter..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: REYGHA's mum		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5463</link>

		<dc:creator><![CDATA[REYGHA's mum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 03:56:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/11/06/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5463</guid>

					<description><![CDATA[Wah salut buat bu dokter ... beruntung tuh pasien ditanganin ma dokter Vicky ..koq iya bisa lgs curiga sama alat tansi terus cari alat lain (tensimeter pribadi si koass). Hebat. Kalibrasi memang penting banget alat timbangan pasar aja mesti dikalibrasi berkala, walaupun cuma buat nimbang cabe atau bawang. Apalagi alkes... Lho Vick, bekasi-cikarang kan tempat produksi berbagai macam yang bisa dieksport..hehehehe...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wah salut buat bu dokter &#8230; beruntung tuh pasien ditanganin ma dokter Vicky ..koq iya bisa lgs curiga sama alat tansi terus cari alat lain (tensimeter pribadi si koass). Hebat. Kalibrasi memang penting banget alat timbangan pasar aja mesti dikalibrasi berkala, walaupun cuma buat nimbang cabe atau bawang. Apalagi alkes&#8230; Lho Vick, bekasi-cikarang kan tempat produksi berbagai macam yang bisa dieksport..hehehehe&#8230;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5449</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 15:14:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/11/06/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5449</guid>

					<description><![CDATA[Oo..kalibrasi itu maksudnya pencocokan ulang dengan ukuran standar, Mbak. Misalnya gini, tensimeter punyaku ngukur tekanan darah Mbak menunjukkan angka 140, tetapi tensimeter Mbak menunjukkan 130, padahal orang yang diukurnya sama. Maka alat tensimeternya mesti dicocokin dulu dengan alat yang standar supaya ukurannya akurat seperti yang semestinya. Nah, pencocokan ulang ini disebutnya kalibrasi..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oo..kalibrasi itu maksudnya pencocokan ulang dengan ukuran standar, Mbak. Misalnya gini, tensimeter punyaku ngukur tekanan darah Mbak menunjukkan angka 140, tetapi tensimeter Mbak menunjukkan 130, padahal orang yang diukurnya sama. Maka alat tensimeternya mesti dicocokin dulu dengan alat yang standar supaya ukurannya akurat seperti yang semestinya. Nah, pencocokan ulang ini disebutnya kalibrasi..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: reni		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5447</link>

		<dc:creator><![CDATA[reni]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 14:53:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/11/06/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5447</guid>

					<description><![CDATA[Mbak, aku jadi ingat dg petugas tensi keliling yang sering mampir ke kantorku. Teman-2ku banyak tuh yg ikutan tensi, dan cuma bayar seribu rupiah...&lt;br /&gt;Aku yakin deh kalau tensimeternya gak pernah dikalibrasi. BTW, arti kalibrasi apaan sih mbak..? ^_^]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mbak, aku jadi ingat dg petugas tensi keliling yang sering mampir ke kantorku. Teman-2ku banyak tuh yg ikutan tensi, dan cuma bayar seribu rupiah&#8230;<br />Aku yakin deh kalau tensimeternya gak pernah dikalibrasi. BTW, arti kalibrasi apaan sih mbak..? ^_^</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5426</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 11:04:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/11/06/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5426</guid>

					<description><![CDATA[Yupz, Mbak Fanny, saya nggak tau apakah kebijakan perawatan alat ini udah jadi hukum atau belum. Kalo udah jadi hukum, kan mestinya ada sangsi buat rumah sakit yang nggak merawat alatnya kan?&lt;br /&gt;Maka peran pasien, hanyalah bisa berdoa..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yupz, Mbak Fanny, saya nggak tau apakah kebijakan perawatan alat ini udah jadi hukum atau belum. Kalo udah jadi hukum, kan mestinya ada sangsi buat rumah sakit yang nggak merawat alatnya kan?<br />Maka peran pasien, hanyalah bisa berdoa..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Sang Cerpenis bercerita		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5425</link>

		<dc:creator><![CDATA[Sang Cerpenis bercerita]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 10:50:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/11/06/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5425</guid>

					<description><![CDATA[wah, ngeri banget ya. yg bener aja tuh RS, masa kayak gitu sih? kalo semua peralatan gak dirawat dgn semestinya gimana pasiennya dong. untung kamu sigap ambil tindakan. ck...ck.ck...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya suka postinganmu, Vick. selalu memberikan pengetahuan baru buat orang awam nih. mantap.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>wah, ngeri banget ya. yg bener aja tuh RS, masa kayak gitu sih? kalo semua peralatan gak dirawat dgn semestinya gimana pasiennya dong. untung kamu sigap ambil tindakan. ck&#8230;ck.ck&#8230;</p>
<p>saya suka postinganmu, Vick. selalu memberikan pengetahuan baru buat orang awam nih. mantap.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Aldo		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5424</link>

		<dc:creator><![CDATA[Aldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 09:53:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/11/06/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5424</guid>

					<description><![CDATA[Maaf mba&#039; dokter, saya  ngasih username twitter dan facebook ke teman-teman yang sudah kenal pribadi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;Aldo]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf mba&#39; dokter, saya  ngasih username twitter dan facebook ke teman-teman yang sudah kenal pribadi saja.</p>
<p>Salam,<br />Aldo</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5423</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 09:35:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/11/06/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5423</guid>

					<description><![CDATA[Username Twitter-nya Aldo apa?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Username Twitter-nya Aldo apa?</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Aldo		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5422</link>

		<dc:creator><![CDATA[Aldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 09:27:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/11/06/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5422</guid>

					<description><![CDATA[Yah, sebenarnya dia sih mungkin masih mau baik2an saja, tapi saya yang tiba2 &#034;marah&#034; akibat kelakuannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yang memutuskan hubungan dengan dia dan marah2, bahkan cerita ke sana kesini bahwa dia itu brengsek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin dia tidak pernah membenci saya. Dia masih bisa menerima saya sebagai teman, tapi saya yang selama ini menginkan &#034;lebih&#034; dan saya anggap dia yang memulai dan dia yang mengakhiri, padadal selama ini dia tidak pernah memberikan statement bahwa dia suka sama saya dan mengajak untuk jadian. Saya saja yang terlalu GR.Bahkan dia pernah mengatakan langsung bahwa sebaiknya saya mencari cewek lain, bahkan sempat merekomendasikan beberapa orang temannya untuk saya, tapi saya tetap aja keukeuh pengen sama dia hehehehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saya malah selalu yang menjelek2an dia, dan setahu saya sampai saat ini, dia tidak pernah menjelek2an saya. Saya selalu menyindirnya dengan status saya di twitter, tapi dia tidak pernah membalas sindiran saya di twitternya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akui, memang dia orang yang sangat baik, justru karena kebaikannya itu saya jatuh hati kepadanya, dan ketika tidak kesampaian, saya jadi membencinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak menyalahkann dirinya bertindak &#034;brengsek&#034;, karena kalau dia tidak berbuat seperti itu, saya masih akan tetap mengagumi dan menharapkannya, sebagai sosok yang sempurna.Justru dengan dia berbuat seperti itu, saya jadi sadar bahwa dia juga manusia. Dia juga tidak brengsek seperti yg dia tunjukkan kepada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tahu dia berbuat begitu, karena selama ini, dengan cara yang baik2 dia tidak mempan menyadarkan saya bahwa jangan terlalu berharap lebih kepadanya.Bahkan dia juga sudah terus terang bahwa dia tidak akan pernah suka dan mau jadian dengan laki-laki perokok. Kok saya tetap maksa yah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tidak memutuskan silaturahmi, saya yang marah dan akhirnya memutuskan silaturahmi dengannya, dan saya anggap dia tidak pantas dijadikan teman.Dari awalnya saya sangat kagum, terus berubah menjadi benci. Dia orang yang baik. Coba saya tidak memaksa untuk menjadi kekasihnya, tentu sekarang saya masih bisa menerima segala kebaikannya sebagai teman. Dia masih tetap baik, tapi saya yang memutuskan silaturahmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;Aldo]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yah, sebenarnya dia sih mungkin masih mau baik2an saja, tapi saya yang tiba2 &quot;marah&quot; akibat kelakuannya itu.</p>
<p>Saya yang memutuskan hubungan dengan dia dan marah2, bahkan cerita ke sana kesini bahwa dia itu brengsek.</p>
<p>Saya yakin dia tidak pernah membenci saya. Dia masih bisa menerima saya sebagai teman, tapi saya yang selama ini menginkan &quot;lebih&quot; dan saya anggap dia yang memulai dan dia yang mengakhiri, padadal selama ini dia tidak pernah memberikan statement bahwa dia suka sama saya dan mengajak untuk jadian. Saya saja yang terlalu GR.Bahkan dia pernah mengatakan langsung bahwa sebaiknya saya mencari cewek lain, bahkan sempat merekomendasikan beberapa orang temannya untuk saya, tapi saya tetap aja keukeuh pengen sama dia hehehehe&#8230;.</p>
<p>Sekarang saya malah selalu yang menjelek2an dia, dan setahu saya sampai saat ini, dia tidak pernah menjelek2an saya. Saya selalu menyindirnya dengan status saya di twitter, tapi dia tidak pernah membalas sindiran saya di twitternya.</p>
<p>Saya akui, memang dia orang yang sangat baik, justru karena kebaikannya itu saya jatuh hati kepadanya, dan ketika tidak kesampaian, saya jadi membencinya.</p>
<p>Saya tidak menyalahkann dirinya bertindak &quot;brengsek&quot;, karena kalau dia tidak berbuat seperti itu, saya masih akan tetap mengagumi dan menharapkannya, sebagai sosok yang sempurna.Justru dengan dia berbuat seperti itu, saya jadi sadar bahwa dia juga manusia. Dia juga tidak brengsek seperti yg dia tunjukkan kepada saya.</p>
<p>Saya tahu dia berbuat begitu, karena selama ini, dengan cara yang baik2 dia tidak mempan menyadarkan saya bahwa jangan terlalu berharap lebih kepadanya.Bahkan dia juga sudah terus terang bahwa dia tidak akan pernah suka dan mau jadian dengan laki-laki perokok. Kok saya tetap maksa yah.</p>
<p>Dia tidak memutuskan silaturahmi, saya yang marah dan akhirnya memutuskan silaturahmi dengannya, dan saya anggap dia tidak pantas dijadikan teman.Dari awalnya saya sangat kagum, terus berubah menjadi benci. Dia orang yang baik. Coba saya tidak memaksa untuk menjadi kekasihnya, tentu sekarang saya masih bisa menerima segala kebaikannya sebagai teman. Dia masih tetap baik, tapi saya yang memutuskan silaturahmi.</p>
<p>Salam,<br />Aldo</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5421</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 09:10:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/11/06/bikinan-manusia-jangan-dipercaya/#comment-5421</guid>

					<description><![CDATA[Wow, curcolnya bisa jadi posting-an sendiri, Aldo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya harus bilang tindakan &#034;pura-pura brengsek&#034; tidaklah bijaksana, karena manfaatnya hanya merusak silaturahmi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Aldo mengingatkan saya pada sesuatu, tapi saya lupa apa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan hubungan Aldo dan cewek itu bisa direnovasi lagi. Saya rasa memutuskan pertemanan sama aja dengan mencabut investasi jangka panjang. Padahal bukan berarti investasi itu tidak memberikan keuntungan jangka panjang, hanya saja keuntungannya tidak dengan cara yang kita sukai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*maaf, inilah akibatnya kalo terlalu sering baca indeks harga saham*]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wow, curcolnya bisa jadi posting-an sendiri, Aldo.</p>
<p>Saya harus bilang tindakan &quot;pura-pura brengsek&quot; tidaklah bijaksana, karena manfaatnya hanya merusak silaturahmi saja.</p>
<p>Kisah Aldo mengingatkan saya pada sesuatu, tapi saya lupa apa itu.</p>
<p>Mudah-mudahan hubungan Aldo dan cewek itu bisa direnovasi lagi. Saya rasa memutuskan pertemanan sama aja dengan mencabut investasi jangka panjang. Padahal bukan berarti investasi itu tidak memberikan keuntungan jangka panjang, hanya saja keuntungannya tidak dengan cara yang kita sukai.</p>
<p>*maaf, inilah akibatnya kalo terlalu sering baca indeks harga saham*</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
