<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Cara Gampang Ketularan HIV	</title>
	<atom:link href="https://vickyfahmi.com/cara-gampang-ketularan-hiv/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://vickyfahmi.com/cara-gampang-ketularan-hiv/</link>
	<description>This blog loves discussing about content.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Mar 2017 16:53:17 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-356</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 13:17:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/03/05/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-356</guid>

					<description><![CDATA[Hm..tergantung apanya yang dipegang-pegang ya Pak..:) Ada pengunjung yang suka nyopotin infus, ada yang suka megang-megang slang oksigen. Mungkin dikiranya megang-megang itu enak, hahaha! Tapi kalo pengunjung diawasin suster, biasanya itu terjadi. Tapi kalo yang mbesuknya kebanyakan, gimana perawat mau mengendalikan mereka? Makanya ada kebijakan pengunjung pasien cuma boleh 2 orang bergiliran, salah satu tujuannya ya untuk mencegah infeksi nosokomial..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hm..tergantung apanya yang dipegang-pegang ya Pak..:) Ada pengunjung yang suka nyopotin infus, ada yang suka megang-megang slang oksigen. Mungkin dikiranya megang-megang itu enak, hahaha! Tapi kalo pengunjung diawasin suster, biasanya itu terjadi. Tapi kalo yang mbesuknya kebanyakan, gimana perawat mau mengendalikan mereka? Makanya ada kebijakan pengunjung pasien cuma boleh 2 orang bergiliran, salah satu tujuannya ya untuk mencegah infeksi nosokomial..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: lilik		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-353</link>

		<dc:creator><![CDATA[lilik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 00:15:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/03/05/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-353</guid>

					<description><![CDATA[ya bner dok, klo menurut saya informasi ttg infeksi nosokomial masyarakat kita memang kurang. klo saya perhatikan, para penjenguk pasien di rmh sakit dg cuek pegang sana sini, pdhl itu jg bisa mjd media penular penykit, bukan bgt dok?????]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ya bner dok, klo menurut saya informasi ttg infeksi nosokomial masyarakat kita memang kurang. klo saya perhatikan, para penjenguk pasien di rmh sakit dg cuek pegang sana sini, pdhl itu jg bisa mjd media penular penykit, bukan bgt dok?????</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-345</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 22:44:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/03/05/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-345</guid>

					<description><![CDATA[Hihihi..jadi ingat waktu kelas 6 SD ada imunisasi tetanus di sekolah saya. Saya yang waktu itu baru belajar HIV, sampai bawa jarum suntik sendiri buat dipake Dinas Kesehatannya untuk nyuntik saya, hahaha..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hihihi..jadi ingat waktu kelas 6 SD ada imunisasi tetanus di sekolah saya. Saya yang waktu itu baru belajar HIV, sampai bawa jarum suntik sendiri buat dipake Dinas Kesehatannya untuk nyuntik saya, hahaha..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Dyah		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-343</link>

		<dc:creator><![CDATA[Dyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 15:02:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/03/05/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-343</guid>

					<description><![CDATA[Wah bahaya ada dimana-mana dengan HIV. Periksa gigi  saja juga ngeri lho sekarang .... takut tidak bersih, sehat  atau bawa alat sendiri seperti jarum suntik itu lho&lt;BR/&gt;&lt;BR/&gt;Ya donga ae saja biar kuat slamet ..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wah bahaya ada dimana-mana dengan HIV. Periksa gigi  saja juga ngeri lho sekarang &#8230;. takut tidak bersih, sehat  atau bawa alat sendiri seperti jarum suntik itu lho</p>
<p>Ya donga ae saja biar kuat slamet ..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-338</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 02:25:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/03/05/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-338</guid>

					<description><![CDATA[Justru karena itu hal dasar, Mbak, makanya sering diremehkan dan dilupakan. Dokter-dokter yang bermutu sudah ngerti hal ini dan disiplin menyarungin tangannya. Tapi sejawat-sejawat lain yang ndak bonafid masih ogah aja pake sarung tangan..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Justru karena itu hal dasar, Mbak, makanya sering diremehkan dan dilupakan. Dokter-dokter yang bermutu sudah ngerti hal ini dan disiplin menyarungin tangannya. Tapi sejawat-sejawat lain yang ndak bonafid masih ogah aja pake sarung tangan..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: aprikot		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-337</link>

		<dc:creator><![CDATA[aprikot]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 02:13:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/03/05/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-337</guid>

					<description><![CDATA[lho bukannya sarung tangan itu hal dasar yg hrus dikenakan oleh dokter ktika melakukan tindakan medis yaks?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>lho bukannya sarung tangan itu hal dasar yg hrus dikenakan oleh dokter ktika melakukan tindakan medis yaks?</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-336</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 00:32:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/03/05/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-336</guid>

					<description><![CDATA[Ho-oh, betul..:)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ho-oh, betul..:)</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-334</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 22:39:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/03/05/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-334</guid>

					<description><![CDATA[Untuk mematikan HIV, nggak selalu perlu autoklaf buat sterilisator. Sarung tangan bisa dicuci pake larutan-larutan desinfektan sesuai standar Universal Precautions, dan bahan-bahan itu bisa dibeli di apotek-apotek kita.&lt;BR/&gt;&lt;BR/&gt;Tapi kalo nggak mau pake sarung tangan cuci-jemur, ya beli aja sarung tangan yang sekali pakai langsung buang. Harganya cuma Rp 20-30 rb satu dus, udah dapet sampai ratusan pasang. Nggak ada istilahnya anggaran jadi tekor karena beli sarung tangan untuk mencegah penularan penyakit. Nanti kalo penyakit sudah menyebar ke mana-mana, biaya yang dibutuhkan bisa bikin bangkrut negara lho (lihat aja Zimbabwe!). Semua stakeholder yang ngurusin dana kesehatan mestinya tau itu, mulai dari penanggung jawab laboratorium pengurus spesimen, orang Puskesmas, sampai Bagian Keuangan Dinas Kesehatan..!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk mematikan HIV, nggak selalu perlu autoklaf buat sterilisator. Sarung tangan bisa dicuci pake larutan-larutan desinfektan sesuai standar Universal Precautions, dan bahan-bahan itu bisa dibeli di apotek-apotek kita.</p>
<p>Tapi kalo nggak mau pake sarung tangan cuci-jemur, ya beli aja sarung tangan yang sekali pakai langsung buang. Harganya cuma Rp 20-30 rb satu dus, udah dapet sampai ratusan pasang. Nggak ada istilahnya anggaran jadi tekor karena beli sarung tangan untuk mencegah penularan penyakit. Nanti kalo penyakit sudah menyebar ke mana-mana, biaya yang dibutuhkan bisa bikin bangkrut negara lho (lihat aja Zimbabwe!). Semua stakeholder yang ngurusin dana kesehatan mestinya tau itu, mulai dari penanggung jawab laboratorium pengurus spesimen, orang Puskesmas, sampai Bagian Keuangan Dinas Kesehatan..!</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Hendriawan		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-333</link>

		<dc:creator><![CDATA[Hendriawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 21:30:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/03/05/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-333</guid>

					<description><![CDATA[sArung tangan ni problem di tempatku Vic.  Idealnya sekali pakai.  Tetapi di lab hampir tidak mungkin 24 jam berurusan terus dengan spesimen. BIsa datang 10 spesimen misal, dianalisis, habis itu harus mobile keluar, atau jurnal, atau ke satelit, atau bangsal, nanti datang lagi spesimen. Tidak bisa juga main tebak2an, nanti bakal ada sekian spesimen jam sekian.  SDM puluhan. Akibatnya sarung tangan bukan sekali-pakai, tetapi sekali-jemur. Tp yg u bilang tu betul. Nah..!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sArung tangan ni problem di tempatku Vic.  Idealnya sekali pakai.  Tetapi di lab hampir tidak mungkin 24 jam berurusan terus dengan spesimen. BIsa datang 10 spesimen misal, dianalisis, habis itu harus mobile keluar, atau jurnal, atau ke satelit, atau bangsal, nanti datang lagi spesimen. Tidak bisa juga main tebak2an, nanti bakal ada sekian spesimen jam sekian.  SDM puluhan. Akibatnya sarung tangan bukan sekali-pakai, tetapi sekali-jemur. Tp yg u bilang tu betul. Nah..!</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Riannarey		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-335</link>

		<dc:creator><![CDATA[Riannarey]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 15:56:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/03/05/cara-gampang-ketularan-hiv/#comment-335</guid>

					<description><![CDATA[memang kalo nggak steril jangan macem2 ama penyakit :D]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>memang kalo nggak steril jangan macem2 ama penyakit 😀</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
