<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Dokter, Jalan Tak Berujung	</title>
	<atom:link href="https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/</link>
	<description>This blog loves discussing about content.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2015 10:31:49 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-19077</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2014 09:06:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2013/05/15/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-19077</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-19063&quot;&gt;mel&lt;/a&gt;.

Pasti tulisanku sangat menyinggung perasaan sampai-sampai bikin ayahnya Mel marah :D]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-19063">mel</a>.</p>
<p>Pasti tulisanku sangat menyinggung perasaan sampai-sampai bikin ayahnya Mel marah 😀</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: mel		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-19063</link>

		<dc:creator><![CDATA[mel]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2014 15:41:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2013/05/15/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-19063</guid>

					<description><![CDATA[&#034;Jadi, para orang tua, menyekolahkan anaknya di sekolah kedokteran bukan untuk menciptakan anaknya jadi orang kaya, apalagi untuk jadi sumber obat gratisan&#034;&lt;br /&gt;setuju bgt sama pesan yang ini, rasanya aku pengen kasih liat ayahku tulisan ini yang ngebet bgt aku masuk fk, tapi takut dia marah:(]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&quot;Jadi, para orang tua, menyekolahkan anaknya di sekolah kedokteran bukan untuk menciptakan anaknya jadi orang kaya, apalagi untuk jadi sumber obat gratisan&quot;<br />setuju bgt sama pesan yang ini, rasanya aku pengen kasih liat ayahku tulisan ini yang ngebet bgt aku masuk fk, tapi takut dia marah:(</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-18714</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2014 01:55:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2013/05/15/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-18714</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-18702&quot;&gt;adi pirdiansyah&lt;/a&gt;.

Profesi lainnya sama kerennya dengan dokter.&lt;br /&gt;Dalam beberapa situasi gawat malah sebaiknya jas putih jangan digunakan. Karena pasien yang gawat sering kali mengeluarkan darah, muntahan, dan cairan-cairan tidak enak lainnya, yang potensial mengotor-ngotori baju dokter.&lt;br /&gt;Dan tulisan yang seperti cacing itu seringkali menyesatkan karena membuat apoteker salah baca sehingga tidak sengaja malah memberikan obat yang salah kepada pasiennya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-18702">adi pirdiansyah</a>.</p>
<p>Profesi lainnya sama kerennya dengan dokter.<br />Dalam beberapa situasi gawat malah sebaiknya jas putih jangan digunakan. Karena pasien yang gawat sering kali mengeluarkan darah, muntahan, dan cairan-cairan tidak enak lainnya, yang potensial mengotor-ngotori baju dokter.<br />Dan tulisan yang seperti cacing itu seringkali menyesatkan karena membuat apoteker salah baca sehingga tidak sengaja malah memberikan obat yang salah kepada pasiennya.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: adi pirdiansyah		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-18702</link>

		<dc:creator><![CDATA[adi pirdiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 May 2014 10:05:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2013/05/15/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-18702</guid>

					<description><![CDATA[Kalau berbicara tentang (fk) banyak sekali calon mahasiswa yang mengagungkan jurusan tsb.. Mungkin benar salah satunya orang melihat dari sudut pandang luar, melihat dokter keren, rapi pake almameter putih, tulisannya kaya cacing tapi apoteker bisa baca, dll.. Tapi ga tau dibalik itu semua perjuangan untuk mendapat gelar dokter ga se simple yang dibayangkan oleh orang yg bodoh, tidak mungkin orang bodoh bisa jadi dokter kecuali orang bodoh itu sadar kalau mau jadi dokter ya harus pintar :-).. Sukses bisa dimana saja, kapan saja, yang diri kita mau berusaha mengorek-orek apa potensi yang ada dalam diri kita masing2.. Thanks]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau berbicara tentang (fk) banyak sekali calon mahasiswa yang mengagungkan jurusan tsb.. Mungkin benar salah satunya orang melihat dari sudut pandang luar, melihat dokter keren, rapi pake almameter putih, tulisannya kaya cacing tapi apoteker bisa baca, dll.. Tapi ga tau dibalik itu semua perjuangan untuk mendapat gelar dokter ga se simple yang dibayangkan oleh orang yg bodoh, tidak mungkin orang bodoh bisa jadi dokter kecuali orang bodoh itu sadar kalau mau jadi dokter ya harus pintar :-).. Sukses bisa dimana saja, kapan saja, yang diri kita mau berusaha mengorek-orek apa potensi yang ada dalam diri kita masing2.. Thanks</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-17789</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2013 11:17:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2013/05/15/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-17789</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-17787&quot;&gt;NoNine Shop&lt;/a&gt;.

Hey, terima kasih sudah ikutan komentar. Jujur aja, gegara Anda komentar, saya jadi tahu apa kerjaannya analis kesehatan :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mestinya ada regulasi untuk lab-lab swasta. Jaminan mutu untuk setiap hasil lab, sehingga meskipun cuman ngitung trombosit pun harus akurat. Sekarang saya paham kenapa orang nggak ada demam malah di kertasnya jadi trombositopeni. Oh, ternyata nggak semua lab digawangi analis kesehatan tho. Wah, bisa jadi salah diagnosis dong :)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-17787">NoNine Shop</a>.</p>
<p>Hey, terima kasih sudah ikutan komentar. Jujur aja, gegara Anda komentar, saya jadi tahu apa kerjaannya analis kesehatan 🙂</p>
<p>Mestinya ada regulasi untuk lab-lab swasta. Jaminan mutu untuk setiap hasil lab, sehingga meskipun cuman ngitung trombosit pun harus akurat. Sekarang saya paham kenapa orang nggak ada demam malah di kertasnya jadi trombositopeni. Oh, ternyata nggak semua lab digawangi analis kesehatan tho. Wah, bisa jadi salah diagnosis dong 🙂</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: NoNine Shop		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-17787</link>

		<dc:creator><![CDATA[NoNine Shop]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2013 02:29:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2013/05/15/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-17787</guid>

					<description><![CDATA[Ya setidaknya jdi dokter masih dianggap dokter mba, Lah Coba jadi Analis kesehatan, dah ga dianggap namanya aja dipanggil suster, kerjanya menjijikan, dah gitu lahannya dicomot orang , labnya sekarang byk diisi analis kimia, perawat, makanya jgn heran kalo hasil lab banyak yg rancu n ga sesuai diagnosa haha, ditambah lagi srkarang banyak alat POCt yg memungkinkan dokter praktek bisa mengerjakan pemeriksaan lab sendiri,, ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya setidaknya jdi dokter masih dianggap dokter mba, Lah Coba jadi Analis kesehatan, dah ga dianggap namanya aja dipanggil suster, kerjanya menjijikan, dah gitu lahannya dicomot orang , labnya sekarang byk diisi analis kimia, perawat, makanya jgn heran kalo hasil lab banyak yg rancu n ga sesuai diagnosa haha, ditambah lagi srkarang banyak alat POCt yg memungkinkan dokter praktek bisa mengerjakan pemeriksaan lab sendiri,, </p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: NoNine Shop		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-17786</link>

		<dc:creator><![CDATA[NoNine Shop]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2013 02:26:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2013/05/15/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-17786</guid>

					<description><![CDATA[Ya setidaknya jdi dokter masih dianggap dokter mba, Lah Coba jadi Analis kesehatan, dah ga dianggap namanya aja dipanggil suster, kerjanya menjijikan, dah gitu lahannya dicomot orang , labnya sekarang byk diisi analis kimia, perawat, makanya jgn heran kalo hasil lab banyak yg rancu n ga sesuai diagnosa haha, ditambah lagi srkarang banyak alat POCt yg memungkinkan dokter praktek bisa mengerjakan pemeriksaan lab sendiri,, ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya setidaknya jdi dokter masih dianggap dokter mba, Lah Coba jadi Analis kesehatan, dah ga dianggap namanya aja dipanggil suster, kerjanya menjijikan, dah gitu lahannya dicomot orang , labnya sekarang byk diisi analis kimia, perawat, makanya jgn heran kalo hasil lab banyak yg rancu n ga sesuai diagnosa haha, ditambah lagi srkarang banyak alat POCt yg memungkinkan dokter praktek bisa mengerjakan pemeriksaan lab sendiri,, </p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Yessy Setiawati		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-17707</link>

		<dc:creator><![CDATA[Yessy Setiawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Nov 2013 09:13:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2013/05/15/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-17707</guid>

					<description><![CDATA[Izin share ya mbak]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Izin share ya mbak</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Yessy Setiawati		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-17706</link>

		<dc:creator><![CDATA[Yessy Setiawati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Nov 2013 09:11:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2013/05/15/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-17706</guid>

					<description><![CDATA[Izin share ya mbak: )]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Izin share ya mbak: )</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-17546</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Sep 2013 04:39:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2013/05/15/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-17546</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-17520&quot;&gt;jessica&lt;/a&gt;.

Sebetulnya nggak suka sosial itu bukan pertanda nggak pantas jadi dokter. Nggak suka sosial itu pertanda nggak pantas kerja dengan bidang manapun :D&lt;br /&gt;Bahkan kalau pun kita bersolo karier jadi wiraswasta jualan teh botol pasti masih butuh sosial dong. Minimal nawarin teh botol itu kan pertanda harus bersosial kan? :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau penakut dan jijikan sama luka, itu nggak selalu harus jadi dokter. Cukup jadi sarjana aja. Pegawai-pegawai di kementerian kesehatan itu banyak yang nggak pernah lihat luka dalam 10 tahun terakhir. Nggak perlu berusaha keras mencintai dunia medis. Cobalah mencintai dunia administrasi, minimal Anda akan berhasil jadi pegawai negeri.. :p]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://vickyfahmi.com/dokter-jalan-tak-berujung/#comment-17520">jessica</a>.</p>
<p>Sebetulnya nggak suka sosial itu bukan pertanda nggak pantas jadi dokter. Nggak suka sosial itu pertanda nggak pantas kerja dengan bidang manapun 😀<br />Bahkan kalau pun kita bersolo karier jadi wiraswasta jualan teh botol pasti masih butuh sosial dong. Minimal nawarin teh botol itu kan pertanda harus bersosial kan? 🙂</p>
<p>Kalau penakut dan jijikan sama luka, itu nggak selalu harus jadi dokter. Cukup jadi sarjana aja. Pegawai-pegawai di kementerian kesehatan itu banyak yang nggak pernah lihat luka dalam 10 tahun terakhir. Nggak perlu berusaha keras mencintai dunia medis. Cobalah mencintai dunia administrasi, minimal Anda akan berhasil jadi pegawai negeri.. :p</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
