<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Konvensi Tukang Parkir	</title>
	<atom:link href="https://vickyfahmi.com/konvensi-tukang-parkir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://vickyfahmi.com/konvensi-tukang-parkir/</link>
	<description>This blog loves discussing about content.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2015 10:39:06 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/konvensi-tukang-parkir/#comment-7160</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 22:04:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/09/29/konvensi-tukang-parkir/#comment-7160</guid>

					<description><![CDATA[Mi, kalau mau nguji GPS, coba pergi ke Cali. Lihat di sana, di sebelah mana GPS-nya menghilang? :-D]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mi, kalau mau nguji GPS, coba pergi ke Cali. Lihat di sana, di sebelah mana GPS-nya menghilang? 😀</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: jajaka endonesa a.k.a ind man		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/konvensi-tukang-parkir/#comment-7155</link>

		<dc:creator><![CDATA[jajaka endonesa a.k.a ind man]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 19:42:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/09/29/konvensi-tukang-parkir/#comment-7155</guid>

					<description><![CDATA[ngomong-ngomong soal tegal, baru hari senin lalu merasakan indahnya kambing muda...dan mendoan jawa dalam satu meja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi jatuh cinta dengan kota tegal .... dan gps yang selalu setia menemani setiap belokan, dan ban serep yang ternyata udah dibenerin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&#034;ambil belokan kiri 200 meter lagi&#034;, ahh gps ku, mengapa kamu hang sekarang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini malah jadi ngomongin gps]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ngomong-ngomong soal tegal, baru hari senin lalu merasakan indahnya kambing muda&#8230;dan mendoan jawa dalam satu meja.</p>
<p>jadi jatuh cinta dengan kota tegal &#8230;. dan gps yang selalu setia menemani setiap belokan, dan ban serep yang ternyata udah dibenerin. </p>
<p>&quot;ambil belokan kiri 200 meter lagi&quot;, ahh gps ku, mengapa kamu hang sekarang&#8230;</p>
<p>ini malah jadi ngomongin gps</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/konvensi-tukang-parkir/#comment-4601</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 03:17:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/09/29/konvensi-tukang-parkir/#comment-4601</guid>

					<description><![CDATA[Itu namanya diskriminasi. Bukankah seharusnya tiap hari raya diperlukan sama istimewa..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*masih bingung kenapa tidak ada tarif khusus Galungan*]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Itu namanya diskriminasi. Bukankah seharusnya tiap hari raya diperlukan sama istimewa..?</p>
<p>*masih bingung kenapa tidak ada tarif khusus Galungan*</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Henny Y.Caprestya		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/konvensi-tukang-parkir/#comment-4600</link>

		<dc:creator><![CDATA[Henny Y.Caprestya]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 02:17:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/09/29/konvensi-tukang-parkir/#comment-4600</guid>

					<description><![CDATA[hahaha..&lt;br /&gt;emang dari dulu gitu kok mbak. lebaran itu cuma alasan orang doang, yang sayangnya nggak bisa diaplikasikan untuk hari raya besar yang lain.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hahaha..<br />emang dari dulu gitu kok mbak. lebaran itu cuma alasan orang doang, yang sayangnya nggak bisa diaplikasikan untuk hari raya besar yang lain.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/konvensi-tukang-parkir/#comment-4599</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 09:51:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/09/29/konvensi-tukang-parkir/#comment-4599</guid>

					<description><![CDATA[Inflasi nggak pernah turun, Ry. Apa harga parkir pernah turun?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Inflasi nggak pernah turun, Ry. Apa harga parkir pernah turun?</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Kabasaran Soultan		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/konvensi-tukang-parkir/#comment-4598</link>

		<dc:creator><![CDATA[Kabasaran Soultan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 09:50:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/09/29/konvensi-tukang-parkir/#comment-4598</guid>

					<description><![CDATA[Ada lagi tuh ....&lt;br /&gt;Coba lihat di kabasaran dengan judul &#034; Kekasih sesaat &#034;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sengaja to ..biar ngak di koemn ...sorry deh dah nyelonong ....&lt;br /&gt;wakakakaaa]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada lagi tuh &#8230;.<br />Coba lihat di kabasaran dengan judul &quot; Kekasih sesaat &quot;.</p>
<p>Jadi sengaja to ..biar ngak di koemn &#8230;sorry deh dah nyelonong &#8230;.<br />wakakakaaa</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/konvensi-tukang-parkir/#comment-4596</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 09:39:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/09/29/konvensi-tukang-parkir/#comment-4596</guid>

					<description><![CDATA[Bukan ada yang salah dengan posting sebelah, Pak Didi. Memang sengaja saya setel supaya postingannya nggak bisa dikomentari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong, puisinya bagus. Saya sulit nemu kata-kata berrima &#039;at&#039;..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bukan ada yang salah dengan posting sebelah, Pak Didi. Memang sengaja saya setel supaya postingannya nggak bisa dikomentari.</p>
<p>Ngomong-ngomong, puisinya bagus. Saya sulit nemu kata-kata berrima &#39;at&#39;..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Kabasaran Soultan		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/konvensi-tukang-parkir/#comment-4595</link>

		<dc:creator><![CDATA[Kabasaran Soultan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 08:43:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/09/29/konvensi-tukang-parkir/#comment-4595</guid>

					<description><![CDATA[Ini komen ntuk &#034; Kehilangan Besar &#034;. Disana tak bisa komentar ( ada sesuatu yang salah agaknya ).&lt;br /&gt;Postingan &#034; sesuatu yang besar &#034; agaknya rada-rada nyambung dengan yang ini ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa Kalian ?????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah karena benar-benar ingin melepas kalian, entah karena sebab lainnya, sepertinya hanya dia yang tahu alasan yang sesungguhnya tetapi yang jelas dalam sebuah lenguhan panjang dia buka gerbangnya dan membiarkan kalian berhamburan keluar dari tempat semula kalian berehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bilangan waktu yang amat singkat maka tidak kurang dari tiga ratus juta kalian muncrat, melesat cepat, bersaing hebat, saling sikat dan terkadang tersesat menuju suatu tempat yang secara kodrat akan menjadi habitat diantara kalian yang paling hebat untuk beberapa saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah karena memang menginginkan kalian, entah karena sebab lainnya sepertinya hanya dia yang tahu alasan yang sesungguhnya tetapi yang jelas dalam sebuah geliat singkat dia bukakan gerbang bagi kalian agar dapat merapat di dermaga kodrat meskipun tanpa upacara penyambutan apalagi sebuah helat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat setelah melesat, melalui perjuangan yang amat berat salah satu atau beberapa diantara kalian yang paling hebat dapat mendarat di dermaga kodrat, merapat, berjabat untuk meninggalkan ciri dan tanda sebagai kandidat penghuni jagat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat setelah mendarat di dermaga kodrat terjadilah sesuatu yang super dahsyat lebih tepat disebut mukjizat, dari hanya sebuah noktat perlahan berubah menjadi bongkahan cokelat sampai akhirnya berbentuk jasat dengan sedikit geliat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembilan bulan sepuluh hari kadangkala bisa lebih cepat, berada di lorong kodrat, lorong yang menjadikan dia yang memilikinya menjadi machluk paling terhormat ternyata membuat kalian yang terhebat merasa terjerat dan dengan meronta menggeliat minta segera diluncurkan ke jagat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka meluncurlah yang terhebat menjadi salah seorang penghuni baru di jagat, dari tak tahu apa-apa yang mau dibuat, perlahan tumbuh dan merambat dalam sebuah habitat ( yang bisa baik dan bisa jahat ) menghadapi kejamnya jagat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskinya semua terjadi tidak hanya dalam naungan anugerah “ syahwat ” dengan bonus nikmat sesaat tetapi juga ; anugerah “ rawat “ dengan bonus hidup selamat, anugerah “ hormat “ dengan bonus hidup bermartabat, anugerah “ taat “ dengan bonus nikmat hakikat sehingga sang machluk super dahsyat selamat dunia akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu janji dari Dzat Yang Maha Rahmat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disambung2in saja ya bu Dokter...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini komen ntuk &quot; Kehilangan Besar &quot;. Disana tak bisa komentar ( ada sesuatu yang salah agaknya ).<br />Postingan &quot; sesuatu yang besar &quot; agaknya rada-rada nyambung dengan yang ini &#8230;.</p>
<p>Siapa Kalian ?????</p>
<p>Entah karena benar-benar ingin melepas kalian, entah karena sebab lainnya, sepertinya hanya dia yang tahu alasan yang sesungguhnya tetapi yang jelas dalam sebuah lenguhan panjang dia buka gerbangnya dan membiarkan kalian berhamburan keluar dari tempat semula kalian berehat.</p>
<p>Dalam bilangan waktu yang amat singkat maka tidak kurang dari tiga ratus juta kalian muncrat, melesat cepat, bersaing hebat, saling sikat dan terkadang tersesat menuju suatu tempat yang secara kodrat akan menjadi habitat diantara kalian yang paling hebat untuk beberapa saat.</p>
<p>Entah karena memang menginginkan kalian, entah karena sebab lainnya sepertinya hanya dia yang tahu alasan yang sesungguhnya tetapi yang jelas dalam sebuah geliat singkat dia bukakan gerbang bagi kalian agar dapat merapat di dermaga kodrat meskipun tanpa upacara penyambutan apalagi sebuah helat.</p>
<p>Sesaat setelah melesat, melalui perjuangan yang amat berat salah satu atau beberapa diantara kalian yang paling hebat dapat mendarat di dermaga kodrat, merapat, berjabat untuk meninggalkan ciri dan tanda sebagai kandidat penghuni jagat.</p>
<p>Sesaat setelah mendarat di dermaga kodrat terjadilah sesuatu yang super dahsyat lebih tepat disebut mukjizat, dari hanya sebuah noktat perlahan berubah menjadi bongkahan cokelat sampai akhirnya berbentuk jasat dengan sedikit geliat.</p>
<p>Sembilan bulan sepuluh hari kadangkala bisa lebih cepat, berada di lorong kodrat, lorong yang menjadikan dia yang memilikinya menjadi machluk paling terhormat ternyata membuat kalian yang terhebat merasa terjerat dan dengan meronta menggeliat minta segera diluncurkan ke jagat.</p>
<p>Maka meluncurlah yang terhebat menjadi salah seorang penghuni baru di jagat, dari tak tahu apa-apa yang mau dibuat, perlahan tumbuh dan merambat dalam sebuah habitat ( yang bisa baik dan bisa jahat ) menghadapi kejamnya jagat.</p>
<p>Meskinya semua terjadi tidak hanya dalam naungan anugerah “ syahwat ” dengan bonus nikmat sesaat tetapi juga ; anugerah “ rawat “ dengan bonus hidup selamat, anugerah “ hormat “ dengan bonus hidup bermartabat, anugerah “ taat “ dengan bonus nikmat hakikat sehingga sang machluk super dahsyat selamat dunia akhirat.</p>
<p>Begitu janji dari Dzat Yang Maha Rahmat. </p>
<p>Disambung2in saja ya bu Dokter&#8230;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/konvensi-tukang-parkir/#comment-4594</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 06:40:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/09/29/konvensi-tukang-parkir/#comment-4594</guid>

					<description><![CDATA[Berbekal pengalaman di Pekalongan itu, ketika kami tiba di Tegal dan kepingin makan sate, kami memutuskan buat survey dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berhenti di depan sebuah warung, tanpa keluar dari mobil kami teriak, &#034;Berapa sepuluh?&#034;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang punya warung berteriak, &#034;17 ribu!&#034;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami meloyor pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke warung berikutnya, kami teriak lagi dari jendela, &#034;Berapa sepuluh?&#034;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini yang punya warung berteriak, &#034;22 ribu!&#034;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami melalui beberapa kilo, dan akhirnya parkir mobil di pinggir jalan yang pinggirnya betul-betul pedagang sate semua. Saya ke warung yang satu, adek saya ke warung yang satunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menghampiri seorang pedagang yang lagi ngipas-ngipas dan bertanya, &#034;Pinten, Pak?&#034;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pedagang sate melihat penampilan saya dan berujar, &#034;Seket!&#034;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mendengus dan kembali ke mobil sambil mengamuk-amuk, &#034;Bagaimana caranya dia bisa melihat aku dan langsung menyebut angka 50 ribu?!&#034;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adek saya masuk juga ke mobil dan bilang, &#034;Yang di sebelah sana mintanya 47 ribu.&#034;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami akhirnya pergi dari Tegal tanpa makan apa-apa. Dongkol.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berbekal pengalaman di Pekalongan itu, ketika kami tiba di Tegal dan kepingin makan sate, kami memutuskan buat survey dulu.</p>
<p>Kami berhenti di depan sebuah warung, tanpa keluar dari mobil kami teriak, &quot;Berapa sepuluh?&quot;</p>
<p>Yang punya warung berteriak, &quot;17 ribu!&quot;</p>
<p>Kami meloyor pergi.</p>
<p>Ke warung berikutnya, kami teriak lagi dari jendela, &quot;Berapa sepuluh?&quot;</p>
<p>Kali ini yang punya warung berteriak, &quot;22 ribu!&quot;</p>
<p>Kami melalui beberapa kilo, dan akhirnya parkir mobil di pinggir jalan yang pinggirnya betul-betul pedagang sate semua. Saya ke warung yang satu, adek saya ke warung yang satunya.</p>
<p>Saya menghampiri seorang pedagang yang lagi ngipas-ngipas dan bertanya, &quot;Pinten, Pak?&quot;</p>
<p>Si pedagang sate melihat penampilan saya dan berujar, &quot;Seket!&quot;</p>
<p>Saya mendengus dan kembali ke mobil sambil mengamuk-amuk, &quot;Bagaimana caranya dia bisa melihat aku dan langsung menyebut angka 50 ribu?!&quot;</p>
<p>Adek saya masuk juga ke mobil dan bilang, &quot;Yang di sebelah sana mintanya 47 ribu.&quot;</p>
<p>Kami akhirnya pergi dari Tegal tanpa makan apa-apa. Dongkol.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: jrink		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/konvensi-tukang-parkir/#comment-4593</link>

		<dc:creator><![CDATA[jrink]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 05:28:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/09/29/konvensi-tukang-parkir/#comment-4593</guid>

					<description><![CDATA[lain waktu kalo mau gini aja mbak:&lt;br /&gt;1) sebelum pesen makanan sebaiknya nanya dulu harga per porsinya berapa, sekalian nanya harga minumannya. seandainya ada yg berani kayak gitu sebetulnya bisa menimbulkan efek kejut bagi penjualnya, ha3...  &lt;br /&gt;2) ketika bayar uang parkir kok si &#039;jagoan lokal&#039; masih tereak &#034;lebaran pak...!! &#034; Bapak kamu langsung aja jawab dg tegas: &#034;lebarannya udah kemaren mas&#034;.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>lain waktu kalo mau gini aja mbak:<br />1) sebelum pesen makanan sebaiknya nanya dulu harga per porsinya berapa, sekalian nanya harga minumannya. seandainya ada yg berani kayak gitu sebetulnya bisa menimbulkan efek kejut bagi penjualnya, ha3&#8230;  <br />2) ketika bayar uang parkir kok si &#39;jagoan lokal&#39; masih tereak &quot;lebaran pak&#8230;!! &quot; Bapak kamu langsung aja jawab dg tegas: &quot;lebarannya udah kemaren mas&quot;.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
