<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Para Komentator Sinis	</title>
	<atom:link href="https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/</link>
	<description>This blog loves discussing about content.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2015 10:31:14 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/#comment-17967</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jan 2014 10:11:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2014/01/19/para-komentator-sinis/#comment-17967</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/#comment-17947&quot;&gt;nyonyakecil&lt;/a&gt;.

Ya, cara Agmon bales komentar sama dengan filosofi tip saya TERIMA AJA. Haters itu nggak bisa dicegah, nggak bisa dikurangi, jadi tinggal masalah kita aja bagaimana mau menghadapinya. Cara kita menghadapi haters sangat bergantung kepada pengalaman kita bergaul di dunia socmed. Kalo masih kurang gaul di dunia socmed, ya risikonya jadi ketus kayak sang ibu pejabat (eh, tapi sang ibu kayaknya sekarang udah mulai berkurang ketusnya). Makanya saya rada males sekarang ngajarin orang-orang gaptek buat ikutan socmed, soalnya bosen ngadepin keluhan mereka kalo lagi keki sama haters.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/#comment-17947">nyonyakecil</a>.</p>
<p>Ya, cara Agmon bales komentar sama dengan filosofi tip saya TERIMA AJA. Haters itu nggak bisa dicegah, nggak bisa dikurangi, jadi tinggal masalah kita aja bagaimana mau menghadapinya. Cara kita menghadapi haters sangat bergantung kepada pengalaman kita bergaul di dunia socmed. Kalo masih kurang gaul di dunia socmed, ya risikonya jadi ketus kayak sang ibu pejabat (eh, tapi sang ibu kayaknya sekarang udah mulai berkurang ketusnya). Makanya saya rada males sekarang ngajarin orang-orang gaptek buat ikutan socmed, soalnya bosen ngadepin keluhan mereka kalo lagi keki sama haters.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: nyonyakecil		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/#comment-17947</link>

		<dc:creator><![CDATA[nyonyakecil]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jan 2014 18:21:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2014/01/19/para-komentator-sinis/#comment-17947</guid>

					<description><![CDATA[wah emang lho, menurut sy jawaban ibu itu terlalu emosi dalam menanggapi sebuah komen ga penting (yg bahkan menurut sy sebenernya komen itu gapapa lho). Tapi again saya pikir sy tidak bisa menghakimi orang, mungkin ibu itu uda terlalu sering dijadikan objek pembicaraan yg negatif, jd ya aga2 sensitif, atau emang dia orang tua yg tidak biasa bergaul di dunia sosmed. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sy bandingkan sama si agmon. wah walo fans banyak, hatersnya juga banyak. sy geli sendiri kalo liat 1 fotonya agmon, komennya ratusan - perang antara fans n hatersnya. agmon mungkin ketawa2 ngeliatnya.. Yg jelas hampir gaperna dia membalas komen2. Sekalinya dia balas, balasannya sangat wise.. Bisa baca disini:&lt;br /&gt;http://media.kompasiana.com/new-media/2013/11/07/agnes-monica-membalas-komentar-haters-di-instagram-608378.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>wah emang lho, menurut sy jawaban ibu itu terlalu emosi dalam menanggapi sebuah komen ga penting (yg bahkan menurut sy sebenernya komen itu gapapa lho). Tapi again saya pikir sy tidak bisa menghakimi orang, mungkin ibu itu uda terlalu sering dijadikan objek pembicaraan yg negatif, jd ya aga2 sensitif, atau emang dia orang tua yg tidak biasa bergaul di dunia sosmed. </p>
<p>sy bandingkan sama si agmon. wah walo fans banyak, hatersnya juga banyak. sy geli sendiri kalo liat 1 fotonya agmon, komennya ratusan &#8211; perang antara fans n hatersnya. agmon mungkin ketawa2 ngeliatnya.. Yg jelas hampir gaperna dia membalas komen2. Sekalinya dia balas, balasannya sangat wise.. Bisa baca disini:<br /><a href="http://media.kompasiana.com/new-media/2013/11/07/agnes-monica-membalas-komentar-haters-di-instagram-608378.html" rel="nofollow ugc">http://media.kompasiana.com/new-media/2013/11/07/agnes-monica-membalas-komentar-haters-di-instagram-608378.html</a></p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/#comment-17942</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2014 14:42:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2014/01/19/para-komentator-sinis/#comment-17942</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/#comment-17940&quot;&gt;aryan&lt;/a&gt;.

Oh, kolega saya juga banyak yang begini. Facebook-nya centil banget, upload ini upload itu, tapi e-mail pribadinya bolak-balik kirim phising ge-je. Kalau orangnya ditegor disuruh berhenti nyepam, orangnya njawab, &#034;Eh..saya udah lama nggak buka e-mail. Lupa password.&#034; Memalukan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/#comment-17940">aryan</a>.</p>
<p>Oh, kolega saya juga banyak yang begini. Facebook-nya centil banget, upload ini upload itu, tapi e-mail pribadinya bolak-balik kirim phising ge-je. Kalau orangnya ditegor disuruh berhenti nyepam, orangnya njawab, &quot;Eh..saya udah lama nggak buka e-mail. Lupa password.&quot; Memalukan.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: aryan		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/#comment-17940</link>

		<dc:creator><![CDATA[aryan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2014 14:26:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2014/01/19/para-komentator-sinis/#comment-17940</guid>

					<description><![CDATA[Setelah baca sampai ini &#034;Nggak tahu caranya setting privacy, moderasi, atau pasang lock? Ya jangan buka account social media dong ah&#034; tiba tiba saya teringat dengan client saya yang punya facebook tapi nggak tau apa itu alamat email -_-&#034; omaigad setengah mati saya jelasinnya, saya sendiri juga heran, bagaimana seorang yang gak tau apa itu email kok bisa punya facebook... &#034;the real hiburan para blogger ya ginian ini&#034; hahaha.. mantaf..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah baca sampai ini &quot;Nggak tahu caranya setting privacy, moderasi, atau pasang lock? Ya jangan buka account social media dong ah&quot; tiba tiba saya teringat dengan client saya yang punya facebook tapi nggak tau apa itu alamat email -_-&quot; omaigad setengah mati saya jelasinnya, saya sendiri juga heran, bagaimana seorang yang gak tau apa itu email kok bisa punya facebook&#8230; &quot;the real hiburan para blogger ya ginian ini&quot; hahaha.. mantaf..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/#comment-17925</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jan 2014 02:11:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2014/01/19/para-komentator-sinis/#comment-17925</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/#comment-17913&quot;&gt;rhey bond&lt;/a&gt;.

Salam kenal balik, Mbak Rhey.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/#comment-17913">rhey bond</a>.</p>
<p>Salam kenal balik, Mbak Rhey.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/#comment-17918</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2014 14:58:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2014/01/19/para-komentator-sinis/#comment-17918</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/#comment-17915&quot;&gt;Eka Soepadmo&lt;/a&gt;.

Ya, Pak Guru..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/#comment-17915">Eka Soepadmo</a>.</p>
<p>Ya, Pak Guru..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Eka Soepadmo		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/#comment-17915</link>

		<dc:creator><![CDATA[Eka Soepadmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2014 14:18:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2014/01/19/para-komentator-sinis/#comment-17915</guid>

					<description><![CDATA[saya juga pernah dikomentari jelek tapi udah dibalas oleh teman blogger jadi aku tenang-tenang saja. yah..yang sabar hidup ini harus punya kesabaran yang dalam]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>saya juga pernah dikomentari jelek tapi udah dibalas oleh teman blogger jadi aku tenang-tenang saja. yah..yang sabar hidup ini harus punya kesabaran yang dalam</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: rhey bond		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/#comment-17913</link>

		<dc:creator><![CDATA[rhey bond]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2014 06:39:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2014/01/19/para-komentator-sinis/#comment-17913</guid>

					<description><![CDATA[memang ya yang namanya koment sinis itu susah dihindari, jangankan di dumay di real life saja orang kadang susah memfilter mulut buat gak nyinyirin orang lain yang ujung2nya bisa bikin sakit hati pakai banget...:D&lt;br /&gt;btw, salam kenal ya Mbak Vicky, nice post mudah2an kedepan saya g termasuk jadi bagian orang yang sinis ya...:)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>memang ya yang namanya koment sinis itu susah dihindari, jangankan di dumay di real life saja orang kadang susah memfilter mulut buat gak nyinyirin orang lain yang ujung2nya bisa bikin sakit hati pakai banget&#8230;:D<br />btw, salam kenal ya Mbak Vicky, nice post mudah2an kedepan saya g termasuk jadi bagian orang yang sinis ya&#8230;:)</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Arman		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/para-komentator-sinis/#comment-17912</link>

		<dc:creator><![CDATA[Arman]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2014 00:04:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2014/01/19/para-komentator-sinis/#comment-17912</guid>

					<description><![CDATA[yah emang itu salah satu konsekuensi main social media ya. kalo gua sih kalo dapet komen gak enak sih pasti gua hapus. :D]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>yah emang itu salah satu konsekuensi main social media ya. kalo gua sih kalo dapet komen gak enak sih pasti gua hapus. 😀</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
