<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Sok Eksklusif	</title>
	<atom:link href="https://vickyfahmi.com/sok-eksklusif/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://vickyfahmi.com/sok-eksklusif/</link>
	<description>This blog loves discussing about content.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2015 10:38:05 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/sok-eksklusif/#comment-6226</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 10:26:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/12/05/sok-eksklusif/#comment-6226</guid>

					<description><![CDATA[Hai Bung Matalebam, terima kasih udah baca tulisan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buletinnya Harumanis itu ada di tangan saya waktu saya nulis blog ini. Dan meskipun Pak Siregar sudah memberikan editorial yang bagus dalam 200 One Dollar Bills-nya itu, tetap saja itu tidak menjawab ketidakmengertian saya akan lukisan-lukisan sablon itu. Orang awam macam saya perlu dibantu, Bung Matalebam, supaya kami bisa mengerti apa yang diekspresikan oleh keenam pelukis yang berpameran di CCF itu. Karena ada orang-orang yang bukan pelukis, tapi juga ingin belajar memahami karya pelukis. Dan memahami tidak cukup dari membaca buletin yang dibagikan, apalagi kalau buletinnya bukan spesifik mengenai pameran yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmah dari sini adalah, maukah para seniman membagi interpretasinya kepada orang lain supaya orang lain bisa memahami apa yang dia ekspresikan?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hai Bung Matalebam, terima kasih udah baca tulisan saya.</p>
<p>Buletinnya Harumanis itu ada di tangan saya waktu saya nulis blog ini. Dan meskipun Pak Siregar sudah memberikan editorial yang bagus dalam 200 One Dollar Bills-nya itu, tetap saja itu tidak menjawab ketidakmengertian saya akan lukisan-lukisan sablon itu. Orang awam macam saya perlu dibantu, Bung Matalebam, supaya kami bisa mengerti apa yang diekspresikan oleh keenam pelukis yang berpameran di CCF itu. Karena ada orang-orang yang bukan pelukis, tapi juga ingin belajar memahami karya pelukis. Dan memahami tidak cukup dari membaca buletin yang dibagikan, apalagi kalau buletinnya bukan spesifik mengenai pameran yang bersangkutan.</p>
<p>Hikmah dari sini adalah, maukah para seniman membagi interpretasinya kepada orang lain supaya orang lain bisa memahami apa yang dia ekspresikan?</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Anonymous		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/sok-eksklusif/#comment-6224</link>

		<dc:creator><![CDATA[Anonymous]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 09:49:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/12/05/sok-eksklusif/#comment-6224</guid>

					<description><![CDATA[matalebam : hi Vicky, saya udah baca tulisan km,hmmm...saya pikir sudah hal yng umum bagi pameran-pameran senirupa dimana tema masing-masing karya tidak termaktub secara detail, sebab setau saya kalo itu dirinci secara detail maka kebebasan berapresiasi akan hilang, dalam artia seniman malah cenderung egois karena tidak mau menerima dan terbuka dengan heterogenitas interpretasi setiap orang.sebab bagi saya kotak berpikir seniman itu adalah kotak hitam, bukan kotak bening sepeerti para ilmuan dan ahli sains.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terkait dengan pemeran ini, saya tau ttg pameran ini, secara umum mereka cukup memberikan guideline dalam prolog pemeran mereka di bulletin CCF, jika kamu leboh jeli km bisa baca juga bulletin harumanis yg mereka sebarkan secara cuma-cuma pas pameran berlangsung, disana ada catatan pengantar dari Aminudin TH siregar ttg pameran ini, saya pikir tak usah saya umbar lagi disini, hmmm baiknya coba deh km telisik lagi....]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>matalebam : hi Vicky, saya udah baca tulisan km,hmmm&#8230;saya pikir sudah hal yng umum bagi pameran-pameran senirupa dimana tema masing-masing karya tidak termaktub secara detail, sebab setau saya kalo itu dirinci secara detail maka kebebasan berapresiasi akan hilang, dalam artia seniman malah cenderung egois karena tidak mau menerima dan terbuka dengan heterogenitas interpretasi setiap orang.sebab bagi saya kotak berpikir seniman itu adalah kotak hitam, bukan kotak bening sepeerti para ilmuan dan ahli sains.</p>
<p>terkait dengan pemeran ini, saya tau ttg pameran ini, secara umum mereka cukup memberikan guideline dalam prolog pemeran mereka di bulletin CCF, jika kamu leboh jeli km bisa baca juga bulletin harumanis yg mereka sebarkan secara cuma-cuma pas pameran berlangsung, disana ada catatan pengantar dari Aminudin TH siregar ttg pameran ini, saya pikir tak usah saya umbar lagi disini, hmmm baiknya coba deh km telisik lagi&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/sok-eksklusif/#comment-6192</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 09:38:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/12/05/sok-eksklusif/#comment-6192</guid>

					<description><![CDATA[Kita berdua kayaknya sama-sama lebih ngeh aliran realistik ketimbang aliran nggak jelas kayak gini.. :-)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita berdua kayaknya sama-sama lebih ngeh aliran realistik ketimbang aliran nggak jelas kayak gini.. 🙂</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Elsa		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/sok-eksklusif/#comment-6187</link>

		<dc:creator><![CDATA[Elsa]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 08:48:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/12/05/sok-eksklusif/#comment-6187</guid>

					<description><![CDATA[samaa.... aku juga gak ngerti sama sekali sama lukisan yang model begituan. lukisan pemandangan aja deh, kaya yang di bali gitu. baru bisa menikmati. soalnya kayak foto biasa. hehehehee&lt;br /&gt;otak nih tumpul kalo masalah beginian!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>samaa&#8230;. aku juga gak ngerti sama sekali sama lukisan yang model begituan. lukisan pemandangan aja deh, kaya yang di bali gitu. baru bisa menikmati. soalnya kayak foto biasa. hehehehee<br />otak nih tumpul kalo masalah beginian!</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/sok-eksklusif/#comment-6182</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 07:02:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/12/05/sok-eksklusif/#comment-6182</guid>

					<description><![CDATA[Iya, kalo ada pameran lagi, aku mau dateng lagi kok..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Iya, kalo ada pameran lagi, aku mau dateng lagi kok..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: REYGHA's mum		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/sok-eksklusif/#comment-6181</link>

		<dc:creator><![CDATA[REYGHA's mum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 06:52:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/12/05/sok-eksklusif/#comment-6181</guid>

					<description><![CDATA[Komposisi warnanya bagus gambarnya bagus...**Pak Tino Sidin mode on** selebihnya ngga ngerti. Tapi jangan kapok liat pameran lukisan mudah2an makin lama makin ngerti dan pinter nerjemahin karya lukis]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Komposisi warnanya bagus gambarnya bagus&#8230;**Pak Tino Sidin mode on** selebihnya ngga ngerti. Tapi jangan kapok liat pameran lukisan mudah2an makin lama makin ngerti dan pinter nerjemahin karya lukis</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/sok-eksklusif/#comment-6166</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 16:53:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/12/05/sok-eksklusif/#comment-6166</guid>

					<description><![CDATA[Jujur aja, ketimbang pameran lukisan, saya masih lebih seneng pameran fotografi. Foto dan lukisan hampir sama anehnya, tapi setidaknya dalam foto saya masih ngerti obyeknya itu apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah satu lukisan yang saya potret di atas, ada gambar muka orang dengan satu mulut dan dua mata. Tapi setelah diteliti seksama, ternyata matanya itu gambar mulut juga. Entah apa maksudnya, hahaha..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jujur aja, ketimbang pameran lukisan, saya masih lebih seneng pameran fotografi. Foto dan lukisan hampir sama anehnya, tapi setidaknya dalam foto saya masih ngerti obyeknya itu apa.</p>
<p>Dalam salah satu lukisan yang saya potret di atas, ada gambar muka orang dengan satu mulut dan dua mata. Tapi setelah diteliti seksama, ternyata matanya itu gambar mulut juga. Entah apa maksudnya, hahaha..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: morishige		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/sok-eksklusif/#comment-6165</link>

		<dc:creator><![CDATA[morishige]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 16:40:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/12/05/sok-eksklusif/#comment-6165</guid>

					<description><![CDATA[pameran lukisan yang pernah saya datangi baru pagelaran lukisan angkatan waktu SMA. untung yang bikin lukisan orang-orang awam semua. jadi kalau nggak lukisan buah2an, pemandangan yang jadi objek. gak berat2 amat buat dinikmati. :mrgreen:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah, beberapa bulan yang lalu saya iseng pergi ke pameran fotografi anak2 ISI Yogyakarta. Asli, aneh-aneh fotonya. :D]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>pameran lukisan yang pernah saya datangi baru pagelaran lukisan angkatan waktu SMA. untung yang bikin lukisan orang-orang awam semua. jadi kalau nggak lukisan buah2an, pemandangan yang jadi objek. gak berat2 amat buat dinikmati. <img src="https://vickyfahmi.com/wp-includes/images/smilies/mrgreen.png" alt=":mrgreen:" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p>nah, beberapa bulan yang lalu saya iseng pergi ke pameran fotografi anak2 ISI Yogyakarta. Asli, aneh-aneh fotonya. 😀</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/sok-eksklusif/#comment-6158</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 07:55:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/12/05/sok-eksklusif/#comment-6158</guid>

					<description><![CDATA[Hehehe. Sudah ada yang melakukan itu di Bandung. Baru pameran foto sih, belum pameran lukisan. Tapi produknya jadi bisa dinikmati banyak orang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hehehe. Sudah ada yang melakukan itu di Bandung. Baru pameran foto sih, belum pameran lukisan. Tapi produknya jadi bisa dinikmati banyak orang.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: henry29		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/sok-eksklusif/#comment-6157</link>

		<dc:creator><![CDATA[henry29]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 07:48:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/12/05/sok-eksklusif/#comment-6157</guid>

					<description><![CDATA[haha...stuju2 mba, kalo pengen dimengerti gambar pemandangan gunung aja yah...trus pamerannya biar ga disebut &#034;sok ekslusif&#034; di pasar aja biar rame pengunjungnya....]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>haha&#8230;stuju2 mba, kalo pengen dimengerti gambar pemandangan gunung aja yah&#8230;trus pamerannya biar ga disebut &quot;sok ekslusif&quot; di pasar aja biar rame pengunjungnya&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
