<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Souvenir Pembawa Petaka	</title>
	<atom:link href="https://vickyfahmi.com/souvenir-pembawa-petaka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://vickyfahmi.com/souvenir-pembawa-petaka/</link>
	<description>This blog loves discussing about content.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Mar 2017 17:11:53 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/souvenir-pembawa-petaka/#comment-27</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 21:59:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/01/18/souvenir-pembawa-petaka/#comment-27</guid>

					<description><![CDATA[Pacar gw pernah bilang, bahwa kesalahan umum para perempuan (yang sebenarnya dia mau bilang, termasuk kesalahan gw juga), adalah selalu diam kalo terjadi apa-apa. Dan kecuali kalo sampai ada yang ngasih tau, para pria akan selalu ngira bahwa memang ngga ada apa-apa.&lt;BR/&gt;&lt;BR/&gt;Ibu kost nampaknya butuh orang ketiga (dalam kasus ini, lebih tepatnya orang kelima) buat ngasih tau suaminya bahwa ia marah. Dan gw terkejut coz bapak kost ngga sadar selama bertahun-tahun akan apa yang jadi sumber masalah. Komunikasi ternyata tetap jadi problem besar, bahkan dalam rumah tangga masyarakat desa yang katanya serba kekeluargaan.&lt;BR/&gt;&lt;BR/&gt;Cemburu ngga kenal usia. Wanita menopause sulit ngungkapin cemburu, apalagi ini lingkungan dusun. Barangkali, ngga cuman perbaikan infrastruktur; tapi dusun terpencil ini juga butuh sumber-sumber daya manusia yang terpelajar, termasuk.. terapis pernikahan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pacar gw pernah bilang, bahwa kesalahan umum para perempuan (yang sebenarnya dia mau bilang, termasuk kesalahan gw juga), adalah selalu diam kalo terjadi apa-apa. Dan kecuali kalo sampai ada yang ngasih tau, para pria akan selalu ngira bahwa memang ngga ada apa-apa.</p>
<p>Ibu kost nampaknya butuh orang ketiga (dalam kasus ini, lebih tepatnya orang kelima) buat ngasih tau suaminya bahwa ia marah. Dan gw terkejut coz bapak kost ngga sadar selama bertahun-tahun akan apa yang jadi sumber masalah. Komunikasi ternyata tetap jadi problem besar, bahkan dalam rumah tangga masyarakat desa yang katanya serba kekeluargaan.</p>
<p>Cemburu ngga kenal usia. Wanita menopause sulit ngungkapin cemburu, apalagi ini lingkungan dusun. Barangkali, ngga cuman perbaikan infrastruktur; tapi dusun terpencil ini juga butuh sumber-sumber daya manusia yang terpelajar, termasuk.. terapis pernikahan.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
