<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Suatu Hari &#8220;Sok Nyeni&#8221;	</title>
	<atom:link href="https://vickyfahmi.com/suatu-hari-sok-nyeni/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://vickyfahmi.com/suatu-hari-sok-nyeni/</link>
	<description>This blog loves discussing about content.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2015 10:38:30 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5314</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 09:39:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/10/31/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5314</guid>

					<description><![CDATA[Berarti ada persyaratan berupa pesan moral yang terkandung di dalam karya seni itu ya, Pak. Maka gambar yang saya muat ini bukan sekedar lukisan, tapi ada makna yang mesti dipelajari dari situ kan, Pak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyeimbang jiwa Pak Joko adalah bacaan sastra. Kalo buat saya, bacaan penyeimbang jiwa saya adalah majalah lifestyle, hehehe..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berarti ada persyaratan berupa pesan moral yang terkandung di dalam karya seni itu ya, Pak. Maka gambar yang saya muat ini bukan sekedar lukisan, tapi ada makna yang mesti dipelajari dari situ kan, Pak?</p>
<p>Penyeimbang jiwa Pak Joko adalah bacaan sastra. Kalo buat saya, bacaan penyeimbang jiwa saya adalah majalah lifestyle, hehehe..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Jokostt		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5313</link>

		<dc:creator><![CDATA[Jokostt]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 09:25:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/10/31/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5313</guid>

					<description><![CDATA[Kalau berbicara tentang karya sastra, atau seni pada umumnya adalah sebenarnya sebuah tawaran tentang sebuah nilai yang disodorkan oleh seniman pembuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan salah satu ciri-ciri sebuah karya seni adalah bisa menimbulkan banyak interpretasi berbeda-beda buat para penikmat karyanya. Kedua, gaungnya cukup membuat orang tercenung lama berpikir tentang pesan moral yang telah disampaikan oleh seniman pembuatya. Maaf, ini saya sedikit mengutip dari Bukunya Mas Wendo. Salah satunya pernah saya tulis dan kutip &lt;a href=&quot;http://www.diptara.com/2009/10/kenapa-seniman-nyentrik.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;&lt;strong&gt;disini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya sendiri, selain buku-buku lainnya, bacaan sastra adalah penyeimbang buat nutrisi jiwa saya. Sama pentingnya seperti keharusan untuk makan makanan yang bergizi dan minum vitamin buat tubuh kita agar sehat. Nah, kalau yang ini Mbak Vicky lebih bisa menjelaskan daripada saya. He..He...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau berbicara tentang karya sastra, atau seni pada umumnya adalah sebenarnya sebuah tawaran tentang sebuah nilai yang disodorkan oleh seniman pembuatnya.</p>
<p>Dan salah satu ciri-ciri sebuah karya seni adalah bisa menimbulkan banyak interpretasi berbeda-beda buat para penikmat karyanya. Kedua, gaungnya cukup membuat orang tercenung lama berpikir tentang pesan moral yang telah disampaikan oleh seniman pembuatya. Maaf, ini saya sedikit mengutip dari Bukunya Mas Wendo. Salah satunya pernah saya tulis dan kutip <a href="http://www.diptara.com/2009/10/kenapa-seniman-nyentrik.html" rel="nofollow"><strong>disini</strong></a> .</p>
<p>Kalau saya sendiri, selain buku-buku lainnya, bacaan sastra adalah penyeimbang buat nutrisi jiwa saya. Sama pentingnya seperti keharusan untuk makan makanan yang bergizi dan minum vitamin buat tubuh kita agar sehat. Nah, kalau yang ini Mbak Vicky lebih bisa menjelaskan daripada saya. He..He&#8230;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5312</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 07:04:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/10/31/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5312</guid>

					<description><![CDATA[Halah..itu kecelakaan macam apa sampai-sampai kudu dijait 17 jahitan??]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Halah..itu kecelakaan macam apa sampai-sampai kudu dijait 17 jahitan??</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Bandit Pangaratto™		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5310</link>

		<dc:creator><![CDATA[Bandit Pangaratto™]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 06:56:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/10/31/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5310</guid>

					<description><![CDATA[Iya, manusia punya tempat sendiri-sendiri dalam menjalania hidupnya... jadi berasa ngeri Vicky mengibaratkan kerjaannya menjahit luka orang... hiiiii, (jd inget kaki saya punya bekas 17 jahitan) .. bergidik...&#039;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Iya, manusia punya tempat sendiri-sendiri dalam menjalania hidupnya&#8230; jadi berasa ngeri Vicky mengibaratkan kerjaannya menjahit luka orang&#8230; hiiiii, (jd inget kaki saya punya bekas 17 jahitan) .. bergidik&#8230;&#39;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5301</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 13:27:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/10/31/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5301</guid>

					<description><![CDATA[Yup, sekarang kita tau gunanya dikasih buku pengantar acara, hahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya lukisan gergaji itu ditaruh di pintu masuk, Mbak, maka kesan pertama yang timbul atas pameran ini adalah, &#034;Ini ekshibisi kekejaman!&#034;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kita belajar bahwa memahami suatu lukisan akan dipengaruhi berbagai faktor, nggak cuman faktor gambarnya, tapi juga faktor cahaya yang menimpanya, faktor di mana lukisan itu diletakkan, dan juga dipengaruhi lukisan-lukisan yang diletakkan sebelumnya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yup, sekarang kita tau gunanya dikasih buku pengantar acara, hahaha.</p>
<p>Seandainya lukisan gergaji itu ditaruh di pintu masuk, Mbak, maka kesan pertama yang timbul atas pameran ini adalah, &quot;Ini ekshibisi kekejaman!&quot;</p>
<p>Maka kita belajar bahwa memahami suatu lukisan akan dipengaruhi berbagai faktor, nggak cuman faktor gambarnya, tapi juga faktor cahaya yang menimpanya, faktor di mana lukisan itu diletakkan, dan juga dipengaruhi lukisan-lukisan yang diletakkan sebelumnya.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: REYGHA's mum		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5295</link>

		<dc:creator><![CDATA[REYGHA's mum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 07:44:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/10/31/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5295</guid>

					<description><![CDATA[Aku ngga ngerti seni, karena aku paling ngga bisa menterjemahkan sebuah karya, suka salah tangkap maksudnya orang lain. aku lebih suka yang terus terang ngomong aja langsung maunya apa gitu....apalsgi lukisan yang kaya foto terakhir tuh..ngilu ngeliatnya padahal kalo baca bahasannya Vicky ngga begitu ya?...ah dimana darah seni ku?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku ngga ngerti seni, karena aku paling ngga bisa menterjemahkan sebuah karya, suka salah tangkap maksudnya orang lain. aku lebih suka yang terus terang ngomong aja langsung maunya apa gitu&#8230;.apalsgi lukisan yang kaya foto terakhir tuh..ngilu ngeliatnya padahal kalo baca bahasannya Vicky ngga begitu ya?&#8230;ah dimana darah seni ku?</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5284</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 01:20:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/10/31/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5284</guid>

					<description><![CDATA[Tempat itu punya pencahayaan yang bagus, Dik. Jadi kebetulan aku bisa motret dengan enak. :-)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tempat itu punya pencahayaan yang bagus, Dik. Jadi kebetulan aku bisa motret dengan enak. 🙂</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Sidik Nugroho		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5283</link>

		<dc:creator><![CDATA[Sidik Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 01:11:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/10/31/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5283</guid>

					<description><![CDATA[pengalaman yang asyik. ada dokter ngunjungi pameran seni rupa -- jarang-jarang tuh :-D &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;foto2nya juga bagus2.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>pengalaman yang asyik. ada dokter ngunjungi pameran seni rupa &#8212; jarang-jarang tuh 😀 </p>
<p>foto2nya juga bagus2.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5281</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 23:27:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/10/31/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5281</guid>

					<description><![CDATA[Jadi penasaran, apakah seniman bikin sesuatu buat dimengerti oleh dirinya sendiri? Maksudnya kalo ada orang lain yang bisa ngerti artinya itu ya syukur, kalo nggak ngerti ya nggak pa-pa? Wah, itu sikap yang egois..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kalo karyanya itu bagus tapi nggak aneh, apakah itu masih bisa dibilang seni?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi haruskah seni itu &#034;aneh&#034;??]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi penasaran, apakah seniman bikin sesuatu buat dimengerti oleh dirinya sendiri? Maksudnya kalo ada orang lain yang bisa ngerti artinya itu ya syukur, kalo nggak ngerti ya nggak pa-pa? Wah, itu sikap yang egois..</p>
<p>Sekarang kalo karyanya itu bagus tapi nggak aneh, apakah itu masih bisa dibilang seni?</p>
<p>Jadi haruskah seni itu &quot;aneh&quot;??</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: duniaira.blogspot		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5278</link>

		<dc:creator><![CDATA[duniaira.blogspot]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 13:51:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/10/31/suatu-hari-sok-nyeni/#comment-5278</guid>

					<description><![CDATA[banyak yang bilang aku aneh...soalnya aku suka seni. Dan banyak yang bilang...jika sesuatu yang seni itu aneh.....Lah bingung kan?.....berarti tulisan di atas seni dong....(maksa mode on)&lt;br /&gt;Aku suka banget mbak nonton pameran seni!!! cuma sayangnya, kadang-kadang orang awam kurang bisa memahami karya seni. Entahlah apa alasannya....&lt;br /&gt;Tapi yang terpenting aku salut ada dokter yang datang ke pameran seni...siapa tahu ada ide ntar kalo njahit luka nggak pake cara konvensional..... Jadi bekas luka jahitannya bisa berbentuk daun, atau bunga...kan keren. Bekas luka yang nyeni.....&lt;br /&gt;Hidup dokter nyeni.....Huwwhahahahahaa....! Semangat mbak!!!!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>banyak yang bilang aku aneh&#8230;soalnya aku suka seni. Dan banyak yang bilang&#8230;jika sesuatu yang seni itu aneh&#8230;..Lah bingung kan?&#8230;..berarti tulisan di atas seni dong&#8230;.(maksa mode on)<br />Aku suka banget mbak nonton pameran seni!!! cuma sayangnya, kadang-kadang orang awam kurang bisa memahami karya seni. Entahlah apa alasannya&#8230;.<br />Tapi yang terpenting aku salut ada dokter yang datang ke pameran seni&#8230;siapa tahu ada ide ntar kalo njahit luka nggak pake cara konvensional&#8230;.. Jadi bekas luka jahitannya bisa berbentuk daun, atau bunga&#8230;kan keren. Bekas luka yang nyeni&#8230;..<br />Hidup dokter nyeni&#8230;..Huwwhahahahahaa&#8230;.! Semangat mbak!!!!</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
