<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Toko Obat Macam Mana Ini?	</title>
	<atom:link href="https://vickyfahmi.com/toko-obat-macam-mana-ini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://vickyfahmi.com/toko-obat-macam-mana-ini/</link>
	<description>This blog loves discussing about content.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Mar 2017 15:06:05 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/toko-obat-macam-mana-ini/#comment-26</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 22:25:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/01/11/toko-obat-macam-mana-ini/#comment-26</guid>

					<description><![CDATA[Alih-alih masalah kerja sama dokter-apotek, ini sebenarnya masalah integritas para apoteker sebagai penanggungjawab apotek. Mereka mau ngga pertahankan profesi mereka sebagai apoteker sesuai kode etik mereka, atau mau menyamakan diri dengan sekedar tukang obat yang ngga pernah sekolah? Kalo mereka mau pertahankan profesionalitas mereka, adegan kinerja amatiran apotek yang gw tulis di atas ngga perlu terjadi dong..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alih-alih masalah kerja sama dokter-apotek, ini sebenarnya masalah integritas para apoteker sebagai penanggungjawab apotek. Mereka mau ngga pertahankan profesi mereka sebagai apoteker sesuai kode etik mereka, atau mau menyamakan diri dengan sekedar tukang obat yang ngga pernah sekolah? Kalo mereka mau pertahankan profesionalitas mereka, adegan kinerja amatiran apotek yang gw tulis di atas ngga perlu terjadi dong..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Iwan		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/toko-obat-macam-mana-ini/#comment-23</link>

		<dc:creator><![CDATA[Iwan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 14:11:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2009/01/11/toko-obat-macam-mana-ini/#comment-23</guid>

					<description><![CDATA[Berapa banyak apotek yang menjual obat tertentu secara bebas, yang seharusnya dengan resep dokter? BErapa banyak apotek yang langsung memilihkan obat dan bukannya menyarankan ke dokter, terhadap pasien yang langsung datang mengeluhkan penyakitnya? &lt;BR/&gt;Itu sinyalemen &#039;pemisahan&#039; kerja sama dokter-pasien yang kamu harapkan Vic (bukan pemisahan lho yang diharapkan)&lt;BR/&gt;JIka tidak ada tenaga apotek yang terampil menerima permintaan dokter, menjadi dipertanyakan, serius gak membangun apotek? Jangan2 cuma sambil lalu aja daripada gak ada kerjaan.  &lt;BR/&gt;Kalau gak ada kesetaraan motivasi seperti dalam pengalaman Vic di atas, rasanya kerja sama dokter-apotek susah diwujudkan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berapa banyak apotek yang menjual obat tertentu secara bebas, yang seharusnya dengan resep dokter? BErapa banyak apotek yang langsung memilihkan obat dan bukannya menyarankan ke dokter, terhadap pasien yang langsung datang mengeluhkan penyakitnya? <br />Itu sinyalemen &#8216;pemisahan&#8217; kerja sama dokter-pasien yang kamu harapkan Vic (bukan pemisahan lho yang diharapkan)<br />JIka tidak ada tenaga apotek yang terampil menerima permintaan dokter, menjadi dipertanyakan, serius gak membangun apotek? Jangan2 cuma sambil lalu aja daripada gak ada kerjaan.  <br />Kalau gak ada kesetaraan motivasi seperti dalam pengalaman Vic di atas, rasanya kerja sama dokter-apotek susah diwujudkan.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
