<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Building Topical Authority via Content Architecture	</title>
	<atom:link href="https://vickyfahmi.com/topical-authority/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://vickyfahmi.com/topical-authority/</link>
	<description>This blog loves discussing about content.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Feb 2026 12:54:10 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/topical-authority/#comment-64895</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 08:29:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://vickyfahmi.com/?p=14326#comment-64895</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://vickyfahmi.com/topical-authority/#comment-64894&quot;&gt;lendyagassi&lt;/a&gt;.

&quot;Google yang terdapat kolom komentar&quot; mungkin maksudnya Google Business Profile untuk para usaha kuliner ya..

Aku setuju bahwa kolom komentar itu semacam suara kejujuran bagi usaha bisnis yang terdapat di Google. Komentar itu tempat para konsumen mengekspresikan pikiran mereka lebih cepat daripada laporan SEO manapun.

Maka aku menganggap komentar-komentar itu bisa jadi sumber data yang berharga banget. Setiap komentar itu pada dasarnya adalah insight tentang keyword yang relevan bagi usaha terkait, yang menunjukkan apa yang betul-betul dipedulikan orang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://vickyfahmi.com/topical-authority/#comment-64894">lendyagassi</a>.</p>
<p>&#8220;Google yang terdapat kolom komentar&#8221; mungkin maksudnya Google Business Profile untuk para usaha kuliner ya..</p>
<p>Aku setuju bahwa kolom komentar itu semacam suara kejujuran bagi usaha bisnis yang terdapat di Google. Komentar itu tempat para konsumen mengekspresikan pikiran mereka lebih cepat daripada laporan SEO manapun.</p>
<p>Maka aku menganggap komentar-komentar itu bisa jadi sumber data yang berharga banget. Setiap komentar itu pada dasarnya adalah insight tentang keyword yang relevan bagi usaha terkait, yang menunjukkan apa yang betul-betul dipedulikan orang.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: lendyagassi		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/topical-authority/#comment-64894</link>

		<dc:creator><![CDATA[lendyagassi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 08:13:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://vickyfahmi.com/?p=14326#comment-64894</guid>

					<description><![CDATA[Melalui artikel Ka Vicky, aku jadi membuka kembali pelajaran mengenai topical authority yang sebenernya pemahamannya tuh adalah sub dari tema utama tulisan kita, gitu yaa, ka Vick..
Dengan pemahaman kita yang mendalam terhadap sebuah niche atau topik tertentu, maka mesin pencari google pun akan semakin mendeteksi sebagai expert di bidang tersebut.

Tapi kalau untuk pemilik usaha kuliner, misalnyaa.. kini ada google yang terdapat kolom komentar. 
Dan komentar ini aku rasa lebih jujur daripada apapun.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melalui artikel Ka Vicky, aku jadi membuka kembali pelajaran mengenai topical authority yang sebenernya pemahamannya tuh adalah sub dari tema utama tulisan kita, gitu yaa, ka Vick..<br />
Dengan pemahaman kita yang mendalam terhadap sebuah niche atau topik tertentu, maka mesin pencari google pun akan semakin mendeteksi sebagai expert di bidang tersebut.</p>
<p>Tapi kalau untuk pemilik usaha kuliner, misalnyaa.. kini ada google yang terdapat kolom komentar.<br />
Dan komentar ini aku rasa lebih jujur daripada apapun.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/topical-authority/#comment-64879</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 01:35:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://vickyfahmi.com/?p=14326#comment-64879</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://vickyfahmi.com/topical-authority/#comment-64870&quot;&gt;Yuni Bint Saniro&lt;/a&gt;.

Sebetulnya yang benar itu namanya &quot;topical authority&quot; ya, Yuni, belum cocok sih untuk diterjemahkan jadi &quot;otoritas topik&quot;.

Meskipun topical authority ini terdengar rumit untuk orang yang baru pertama kali membangun brand-nya, tapi akan lebih mudah kalau membangun authority ini seperti jadi nyonya rumah sebuah pesta. Semakin sering kita nongol dengan konten kabar yang segar, semakin lekat para tamu pesta (alias pengunjung) itu akan mengingat kita dengan perasaan yang unik juga. Dan keunikan itu yang akan membangun topical authority kita.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://vickyfahmi.com/topical-authority/#comment-64870">Yuni Bint Saniro</a>.</p>
<p>Sebetulnya yang benar itu namanya &#8220;topical authority&#8221; ya, Yuni, belum cocok sih untuk diterjemahkan jadi &#8220;otoritas topik&#8221;.</p>
<p>Meskipun topical authority ini terdengar rumit untuk orang yang baru pertama kali membangun brand-nya, tapi akan lebih mudah kalau membangun authority ini seperti jadi nyonya rumah sebuah pesta. Semakin sering kita nongol dengan konten kabar yang segar, semakin lekat para tamu pesta (alias pengunjung) itu akan mengingat kita dengan perasaan yang unik juga. Dan keunikan itu yang akan membangun topical authority kita.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/topical-authority/#comment-64878</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 01:28:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://vickyfahmi.com/?p=14326#comment-64878</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://vickyfahmi.com/topical-authority/#comment-64871&quot;&gt;Antung apriana&lt;/a&gt;.

Iya, karena sekali kita menguasai suatu niche, maka baik pembaca maupun Google akan mempercayai ke-expert-an kita. Tantangannya yang sungguhan adalah memperdalam isi blog supaya menjadi tempat tujuan orang yang ingin mencari konten dengan topik itu.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://vickyfahmi.com/topical-authority/#comment-64871">Antung apriana</a>.</p>
<p>Iya, karena sekali kita menguasai suatu niche, maka baik pembaca maupun Google akan mempercayai ke-expert-an kita. Tantangannya yang sungguhan adalah memperdalam isi blog supaya menjadi tempat tujuan orang yang ingin mencari konten dengan topik itu.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Antung apriana		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/topical-authority/#comment-64871</link>

		<dc:creator><![CDATA[Antung apriana]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 23:12:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://vickyfahmi.com/?p=14326#comment-64871</guid>

					<description><![CDATA[Memang fokus pada 1 niche itu penting banget ya dalam dunia blog gini biar authoritynya terbentuk. PR banget nih buatku mbak biar bisa bikin blog dengan niche khusus]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memang fokus pada 1 niche itu penting banget ya dalam dunia blog gini biar authoritynya terbentuk. PR banget nih buatku mbak biar bisa bikin blog dengan niche khusus</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Yuni Bint Saniro		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/topical-authority/#comment-64870</link>

		<dc:creator><![CDATA[Yuni Bint Saniro]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 13:57:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://vickyfahmi.com/?p=14326#comment-64870</guid>

					<description><![CDATA[Berasa rumit sekali membangun otoritas topik. Tapi, emang sih. Kalau kita ingin brand kita dikenal nggak hanya di offline, tapi di online juga, kudu mau belajar tentang membangun otoritas topik sih.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berasa rumit sekali membangun otoritas topik. Tapi, emang sih. Kalau kita ingin brand kita dikenal nggak hanya di offline, tapi di online juga, kudu mau belajar tentang membangun otoritas topik sih.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
