<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Earn Trust through Powerful Website Authority	</title>
	<atom:link href="https://vickyfahmi.com/website-authority/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://vickyfahmi.com/website-authority/</link>
	<description>This blog loves discussing about content.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Mar 2026 05:56:29 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/website-authority/#comment-65136</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 00:16:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://vickyfahmi.com/?p=14503#comment-65136</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://vickyfahmi.com/website-authority/#comment-65132&quot;&gt;Rani R Tyas&lt;/a&gt;.

Makasih ya sudah nangkep esensinya. Memang banyak pemilik website yang kecebur di urusan DA atau PA, soalnya itu indikator yang paling gampang dilihat. Padahal search engine itu lebih nunjukin konten-konten yang kasih sinyal tentang siapa website yang paling kompeten dan paling dapat dipercaya.

Makanya saya selalu ngedorong para pemilik website supaya mikir &quot;apakah website kamu bener-bener bisa direkomendasiin buat orang lain?&quot;.

Dan kalau authority itu membangun dasar kepercayaan, maka dominasi itu ditentuin sama share of voice. Share of voice itu bukti tentang siapa yang paling sering diomongin kalau suatu topik itu lagi dibahas, baik itu di kawasan search engine, sosmed, ataupun alat-alat AI. Share of voice kalau digabungin sama authority bisa bawa penghasilan lebih banyak buat pemilik website tersebut.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://vickyfahmi.com/website-authority/#comment-65132">Rani R Tyas</a>.</p>
<p>Makasih ya sudah nangkep esensinya. Memang banyak pemilik website yang kecebur di urusan DA atau PA, soalnya itu indikator yang paling gampang dilihat. Padahal search engine itu lebih nunjukin konten-konten yang kasih sinyal tentang siapa website yang paling kompeten dan paling dapat dipercaya.</p>
<p>Makanya saya selalu ngedorong para pemilik website supaya mikir &#8220;apakah website kamu bener-bener bisa direkomendasiin buat orang lain?&#8221;.</p>
<p>Dan kalau authority itu membangun dasar kepercayaan, maka dominasi itu ditentuin sama share of voice. Share of voice itu bukti tentang siapa yang paling sering diomongin kalau suatu topik itu lagi dibahas, baik itu di kawasan search engine, sosmed, ataupun alat-alat AI. Share of voice kalau digabungin sama authority bisa bawa penghasilan lebih banyak buat pemilik website tersebut.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Rani R Tyas		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/website-authority/#comment-65132</link>

		<dc:creator><![CDATA[Rani R Tyas]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 02:48:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://vickyfahmi.com/?p=14503#comment-65132</guid>

					<description><![CDATA[Jujur ya, artikel Kak Vicky ini ngebantu banget buat ngilangin pusing akibat pertanyaan soal SEO. Seringnya kita tuh terlalu terobsesi sama angka DA/PA yang tinggi, padahal intinya authority itu soal kepercayaan. Ibarat kita tuh mau tanya soal kesehatan pasti ke dokter, bukan ke tukang bakso. Kira-kira, Google juga ya Kak?

Aku suka banget sama poin soal jangan cuma mengejar kuantitas konten. Mending tulis satu artikel yang benar-benar berbobot daripada sepuluh tapi isinya cuma &quot;angin&quot; doang. Pokoknya buat kita yang masih terus belajar soal SEO ini reminder penting biar nggak salah arah. Terima kasih ilmu dagingnya Kak Vicky &#060;3]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jujur ya, artikel Kak Vicky ini ngebantu banget buat ngilangin pusing akibat pertanyaan soal SEO. Seringnya kita tuh terlalu terobsesi sama angka DA/PA yang tinggi, padahal intinya authority itu soal kepercayaan. Ibarat kita tuh mau tanya soal kesehatan pasti ke dokter, bukan ke tukang bakso. Kira-kira, Google juga ya Kak?</p>
<p>Aku suka banget sama poin soal jangan cuma mengejar kuantitas konten. Mending tulis satu artikel yang benar-benar berbobot daripada sepuluh tapi isinya cuma &#8220;angin&#8221; doang. Pokoknya buat kita yang masih terus belajar soal SEO ini reminder penting biar nggak salah arah. Terima kasih ilmu dagingnya Kak Vicky &lt;3</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
