<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Yang Nelangsa, Yang Serakah	</title>
	<atom:link href="https://vickyfahmi.com/yang-nelangsa-yang-seraka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://vickyfahmi.com/yang-nelangsa-yang-seraka/</link>
	<description>This blog loves discussing about content.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2015 10:35:22 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9785</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2010 15:58:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2010/06/04/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9785</guid>

					<description><![CDATA[Mbak, kalau tentara mendapatkan jabatan tertentu, biasanya mereka dikasih rumah dinas gratis.&lt;br /&gt;Tapi kalau jabatannya bukan Kepala dari suatu instansi, alias hanya bawahan, maka mereka dikasih opsi untuk menyewa rumah dinas milik negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau menurut peraturannya sih, setelah pensiun maka mereka tetap berhak menempati rumah itu dengan menyewanya, sampek mereka meninggal. Baru setelah sang pensiunan dan jandanya meninggal, anak-anak mereka harus pergi dari rumah itu.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mbak, kalau tentara mendapatkan jabatan tertentu, biasanya mereka dikasih rumah dinas gratis.<br />Tapi kalau jabatannya bukan Kepala dari suatu instansi, alias hanya bawahan, maka mereka dikasih opsi untuk menyewa rumah dinas milik negara.</p>
<p>Kalau menurut peraturannya sih, setelah pensiun maka mereka tetap berhak menempati rumah itu dengan menyewanya, sampek mereka meninggal. Baru setelah sang pensiunan dan jandanya meninggal, anak-anak mereka harus pergi dari rumah itu.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: catatan kecilku		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9784</link>

		<dc:creator><![CDATA[catatan kecilku]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2010 14:35:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2010/06/04/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9784</guid>

					<description><![CDATA[Mbak, ternyata tentara2 itu nyewa to rumah dinas yg mereka tempati ? Aku kira mereka hanya disuruh menempati saja tanpa harus nyewa.&lt;br /&gt;Soalnya, utk sipil biasanya rumah dinas itu memang dibangun dan disediakan utk ditempati orang2 tertentu sesuai dg jabatannya. Jika orang tsb pensiun memang biasanya mereka dengan sukarela keluar dari rumah yg telah mereka tempati secara gratis itu. Karena penggantinya otomatis akan menempati rumah itu juga.&lt;br /&gt;Itu yang aku tahu... :D]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mbak, ternyata tentara2 itu nyewa to rumah dinas yg mereka tempati ? Aku kira mereka hanya disuruh menempati saja tanpa harus nyewa.<br />Soalnya, utk sipil biasanya rumah dinas itu memang dibangun dan disediakan utk ditempati orang2 tertentu sesuai dg jabatannya. Jika orang tsb pensiun memang biasanya mereka dengan sukarela keluar dari rumah yg telah mereka tempati secara gratis itu. Karena penggantinya otomatis akan menempati rumah itu juga.<br />Itu yang aku tahu&#8230; 😀</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9783</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2010 12:13:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2010/06/04/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9783</guid>

					<description><![CDATA[Waktu saya tinggal di Cali dulu, saya belajar pada adat Dayak kuno bahwa salah satu persyaratan pemuda yang ingin menikahi gadisnya adalah mesti telah menyediakan rumah (biarpun mungkin rumahnya nggak sehat).&lt;br /&gt;Dewasa ini adat itu telah diperlonggar. Jadi boleh penganten prianya belum punya rumah, tetapi sudah punya sertifikat tanah atau surat cicilan rumah.&lt;br /&gt;Saya kira ini nilai luhur yang cukup bijaksana untuk dilestarikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Wijna, mana yang sebaiknya duluan dimiliki penganten baru? Rumah dulu, atau mobil dulu?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waktu saya tinggal di Cali dulu, saya belajar pada adat Dayak kuno bahwa salah satu persyaratan pemuda yang ingin menikahi gadisnya adalah mesti telah menyediakan rumah (biarpun mungkin rumahnya nggak sehat).<br />Dewasa ini adat itu telah diperlonggar. Jadi boleh penganten prianya belum punya rumah, tetapi sudah punya sertifikat tanah atau surat cicilan rumah.<br />Saya kira ini nilai luhur yang cukup bijaksana untuk dilestarikan.</p>
<p>Menurut Wijna, mana yang sebaiknya duluan dimiliki penganten baru? Rumah dulu, atau mobil dulu?</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: mawi wijna		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9782</link>

		<dc:creator><![CDATA[mawi wijna]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2010 11:57:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2010/06/04/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9782</guid>

					<description><![CDATA[Soal rumah itu memang menguras kantong mba Dokter. Saya ndak kebayang kalau tiap pasangan yg baru nikah harus segera bangun/beli rumah. Wedalah. Makanya saya ndak heran kalau banyak yg mempertahankan rumahnya. Pindah atau beli rumah memang tak semudah memindahkan kaki.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Soal rumah itu memang menguras kantong mba Dokter. Saya ndak kebayang kalau tiap pasangan yg baru nikah harus segera bangun/beli rumah. Wedalah. Makanya saya ndak heran kalau banyak yg mempertahankan rumahnya. Pindah atau beli rumah memang tak semudah memindahkan kaki.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9781</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 22:41:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2010/06/04/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9781</guid>

					<description><![CDATA[Eh, ada juga perwira yang tetep dapet rumah yang sebenarnya lebih pantes buat bintara lho, Pak.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Eh, ada juga perwira yang tetep dapet rumah yang sebenarnya lebih pantes buat bintara lho, Pak.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: PakOsu		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9780</link>

		<dc:creator><![CDATA[PakOsu]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 21:58:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2010/06/04/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9780</guid>

					<description><![CDATA[Rumah dinas tentara: &lt;br /&gt;4 Perwira :enak disini bisa disewakan atau dijadikan tempat usaha. &lt;br /&gt;4 bintara &#038; tamtama : bertengkar disana untuk mendapatkannya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rumah dinas tentara: <br />4 Perwira :enak disini bisa disewakan atau dijadikan tempat usaha. <br />4 bintara &amp; tamtama : bertengkar disana untuk mendapatkannya.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9779</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 16:22:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2010/06/04/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9779</guid>

					<description><![CDATA[Mbak Lili, motret buat blog pribadi itu kudu spontan, jangan pakai niat. Nggak usah spesial pakai kamera DLSR, justru sebagian besar foto yang gw jepret sendiri di blog tuh hasil dari kamera HP lho. Artinya kalau ada yang menarik, langsung aja cabut kamera dari tas, dan..jepret!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal lupa upload, itu juga jangan pakai niat. Artinya kalau udah punya foto, langsung aja upload saat itu juga. Tulis ceritanya saat itu juga, jangan ditunda-tunda. Mood nulis itu nggak datang setiap saat kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kesalahan paling umum yang sering dilakukan para blogger adalah: mengira bahwa dalam tiap posting itu harus dengan nulis panjang-panjang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mbak Lili, motret buat blog pribadi itu kudu spontan, jangan pakai niat. Nggak usah spesial pakai kamera DLSR, justru sebagian besar foto yang gw jepret sendiri di blog tuh hasil dari kamera HP lho. Artinya kalau ada yang menarik, langsung aja cabut kamera dari tas, dan..jepret!</p>
<p>Soal lupa upload, itu juga jangan pakai niat. Artinya kalau udah punya foto, langsung aja upload saat itu juga. Tulis ceritanya saat itu juga, jangan ditunda-tunda. Mood nulis itu nggak datang setiap saat kan?</p>
<p>Salah satu kesalahan paling umum yang sering dilakukan para blogger adalah: mengira bahwa dalam tiap posting itu harus dengan nulis panjang-panjang.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: lovefaithhope2811		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9778</link>

		<dc:creator><![CDATA[lovefaithhope2811]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 15:56:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2010/06/04/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9778</guid>

					<description><![CDATA[Nah itu dia.. gue kok belon ketularan hobby para blogger yah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Males nian kalo mau motret2.. ato malah kelupaan. Kadang kalo lagi pegi ke mana sengaja diniatin mau motret, krn pengen bikin ceritanya. Eh, pas nyampe, udah deh lupa pisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalinya, udah ada yg kepotret juga kagak di upload2 :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya : saya tidak hobby (males) potret memotret :(]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nah itu dia.. gue kok belon ketularan hobby para blogger yah&#8230;</p>
<p>Males nian kalo mau motret2.. ato malah kelupaan. Kadang kalo lagi pegi ke mana sengaja diniatin mau motret, krn pengen bikin ceritanya. Eh, pas nyampe, udah deh lupa pisan.</p>
<p>Sekalinya, udah ada yg kepotret juga kagak di upload2 🙂</p>
<p>Kesimpulannya : saya tidak hobby (males) potret memotret 🙁</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Vicky Laurentina		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9777</link>

		<dc:creator><![CDATA[Vicky Laurentina]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 15:17:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2010/06/04/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9777</guid>

					<description><![CDATA[Hahaha..cuman foto genteng aja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pe-en-es tuh nggak boleh nampak tajir-tajir banget. Ntie digosipin korup. Orang mana mau tau sih kalo di luar kerjaannya sang pe-en-es tuh punya bisnis sendiri yang bersih, dan kebetulan ngasih profit lebih gede ketimbang gaji pe-en-es-nya. Dipikirnya orang-orang tuh, pegawai negara mesti hidup prihatin melulu, hihihi..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hahaha..cuman foto genteng aja..</p>
<p>Pe-en-es tuh nggak boleh nampak tajir-tajir banget. Ntie digosipin korup. Orang mana mau tau sih kalo di luar kerjaannya sang pe-en-es tuh punya bisnis sendiri yang bersih, dan kebetulan ngasih profit lebih gede ketimbang gaji pe-en-es-nya. Dipikirnya orang-orang tuh, pegawai negara mesti hidup prihatin melulu, hihihi..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: W i e d e s i g n a r c h		</title>
		<link>https://vickyfahmi.com/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9776</link>

		<dc:creator><![CDATA[W i e d e s i g n a r c h]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 14:53:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://vickyfahmi.com/2010/06/04/yang-nelangsa-yang-seraka/#comment-9776</guid>

					<description><![CDATA[kalu begitu, qta sama&lt;br /&gt;ska fto2 hal yg org pkir ga pting2 amat&lt;br /&gt;aq jg ska gtu&lt;br /&gt;makanya memori hardisku penuh dgn cepat&lt;br /&gt;tp emg betul&lt;br /&gt;yg aq liat&lt;br /&gt;tmen2 blogger sangat peka melihat detil&lt;br /&gt;dan mengembgkan detil itu jd cerita menarik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;soal insiden tentara&lt;br /&gt;aq ingat bpak ibuku&lt;br /&gt;ibuku pe en es&lt;br /&gt;bapakku swasta&lt;br /&gt;ibuku dilarang mati2an&lt;br /&gt;sama bpakku&lt;br /&gt;&#039;ga boleh pulang pergi ktor naik taksi&#039;&lt;br /&gt;jadi deh, harus naik bus terus&lt;br /&gt;hehe,&lt;br /&gt;nangkep kan?&lt;br /&gt;Xixi&lt;br /&gt;nice photo]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kalu begitu, qta sama<br />ska fto2 hal yg org pkir ga pting2 amat<br />aq jg ska gtu<br />makanya memori hardisku penuh dgn cepat<br />tp emg betul<br />yg aq liat<br />tmen2 blogger sangat peka melihat detil<br />dan mengembgkan detil itu jd cerita menarik</p>
<p>soal insiden tentara<br />aq ingat bpak ibuku<br />ibuku pe en es<br />bapakku swasta<br />ibuku dilarang mati2an<br />sama bpakku<br />&#39;ga boleh pulang pergi ktor naik taksi&#39;<br />jadi deh, harus naik bus terus<br />hehe,<br />nangkep kan?<br />Xixi<br />nice photo</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
