Sewaktu dulu saya masih tinggal bareng orang tua dan menumpang baca koran langganan ayah saya, halaman Kompas yang paling sering saya lewatkan adalah halaman foto-foto seremonial dari perusahaan-perusahaan yang diliput Kompas. Kolomnya itu paling-paling cuma 1/3 halaman, isinya cuma enam foto dari enam perusahaan yang diliput. Kenapa saya lewatkan, karena isi fotonya biasanya begini: “Perusahaan X melakukan peringatan Hari Y dengan kegiatan amal Z”, atau “Perusahaan P memberikan sumbangan kepada korban bencana alam Q”, atau “Dalam rangka K, perusahaan L menyantuni panti asuhan M dengan sumbangan sebesar N.” Saya melihatnya itu bosan banget, kesannya perusahaannya sok pamer, dan bau formalitasnya sangat tajam.
Plus lagi kalau saya iseng-iseng tanya kepada karyawannya, “Itu boss lu kemaren ngapain masuk koran sambil salaman senyum-senyum ke kamera?” Pasti jawabannya, “Nggak tau (dan gw nggak mau tau jugak. Itu si boss tahu nama gw pun enggak.)” Begitulah kalau perusahaannya terlampau besar.