Anak yang sering mendapatkan quality time untuk berinteraksi dengan orangtuanya, ternyata cenderung berkembang jadi anak yang kreatif dan tumbuh lebih sehat. Perasaan senang yang dialami si anak sewaktu bermain bareng orangtuanya ternyata memprovokasi sel-sel saraf di otak untuk tumbuh. Feeling bahagia yang dirasakan anak ternyata juga mengalirkan neurotransmitter tertentu di usus anak supaya zat-zat tersebut bekerja lebih tokcer. Efeknya, pencernaan anak lebih baik, gizi anak terserap dengan efisien, dan anak pun tumbuh sehat.
Lifestyle
Pertama Kali, Grand City Surabaya Bolos Earth Hour
Kalau Anda masih sibuk ketik-ketik di Google Search “Arti Earth Hour adalah..”, sebaiknya Anda baca tulisan saya dulu tentang Earth Hour di sini. Anda sudah ngeh apa itu Earth Hour? Good, lanjutkan membaca. Di Surabaya tempat saya tinggal, ada sebuah mall keren yang rajin banget ikut Earth Hour, namanya Grand City Surabaya. Tiap tahun sekitaran … Read more
Zenfone Laser ZE500KL, Smartphone 4G Unggulan yang Terjangkau

Tahun ini, minat para pemburu smartphone kembali bergeser ke arah lifestyle phones. Banyak banget yang minta smartphone “yang motretnya bagus”, lantaran mereka sudah jenuh dengan smartphone mereka yang masih terasa buram ketika dipakai memotret, khususnya jika memotret di tempat gelap, di malam hari, atau ketika objeknya bergerak. Untungnya, sekarang banyak kamera smartphone mulai dilengkapi dengan fitur laser autofocus. Kamera akan menembakkan laser ke objek yang dituju, kemudian laser akan kembali ke kamera dengan data tentang jarak objek tersebut, dan software akan mengolah data supaya objek itu dapat terfokuskan dengan baik ketika dipotret. Salah satu smartphone yang mengusung fitur laser autofocus ini, adalah besutan smartphone terbaru dari Asus, yakni Zenfone 2 Laser ZE500KL.