The Hunger Kecanduan Risol Klenger

Seorang jemaah blog saya bilang di sini bahwa dos-q seneng risoles klasik dengan wortel dipotong dadu dan sedikit daging. Kalau saya sih lebih suka risoles yang begini ini, daging secukupnya, tapi mayonaisenya yang banyak sampai mayonya menyembul keluar dari dalamnya ketika risolesnya diiris.

Risol Klenger - makanan kecil - Eddy Fahmi
Risoles ini makanan kecil favorit kalau sedang bekerja.

Sekarang risoles dibikin pakai feature tambahan, dikasih serpihan cabai di dalamnya, sehingga ketika makan risoles pun rasanya pedas bukan main. Anehnya, biarpun kepedesan, bukannya minta berhenti, malah kecanduan minta nambah risolesnya lagi dan lagi..

Read more

5 Tips untuk Ikut Bazaar Gaul

Tentu saja, biarpun semenjak kemaren saya sudah ngoceh tentang madu manisnya ikutan bazaar gaul, tetap ikutan bazaar itu banyak tantangannya. Banyak banget temen saya pengusaha muda anyar yang ragu untuk ikutan bazaar lantaran terganjal urusan kapitasi. “Sewa booth-nya mahal. Aku kalau ikutan ginian, mesti modal berapa?” keluh temen saya yang bergerak di industri fashion kecil-kecilan.

Laura Angelia, panitia IDNtimes yang bikin Hyperlink Project (tentang Hyperlink Project itu saya tulis di sini), bilang ke saya bahwa panitianya menjual booth seharga Rp 4,6 juta untuk para pengusaha lifestyle (ini istilah mereka untuk alat-alat fashion, Red). Dengan harga segitu, tenant berhak nyewa booth seluas 3 x 2 meter persegi selama tiga hari. Adapun booth untuk pengusaha kuliner dihargain sedikit murah, yaitu Rp 4,4 juta. Tapi besarnya juga lebih sempit, yaitu 2,4 x 2 meter persegi.

Mahal? I don’t think so. Saya pernah nemu di bazaar lain yang harga booth-nya cuman Rp 2,5 juta.

Read more