The Real Reality Show
Bayanginlah sebuah upacara pernikahan. Si mempelai pria ngucapin sumpahnya dengan terbata-bata. Diselipkannya cincin ke jari mempelai perempuannya, dan perempuan itu pun tersenyum. Ketika penghulu melegitimasi mereka menjadi suami-istri, ibunya mempelai perempuan langsung berurai air mata.Mendadak, bokap si mempelai pria muncul di ujung aula, dan berteriak marah, “Naaak! Wanita itu sebenarnya LAKI-LAKI!” Dan berikutnya, si mempelai … Read more