Kami, para perempuan, senang jika saban kali kita habis kencan dan masuk rumah, kalian kirim pesan ke HP kalo kalian seneng kencan sama kami malam ini.Kami, para perempuan, senang jika kalian kirim kabar kecil di tengah kantor kalian, misalnya kerusuhan sama teman di kubikel sebelah kalian atau sekedar foto makan siang kalian.Kami, para perempuan, senang jika kami lagi main ke rumah kalian, pas waktu sholat kalian siapin kami sajadah.Kami, para perempuan, senang jika kalian ikut komentarin status Facebook bokap-nyokap kami, tanpa bilang-bilang dulu sama kami.Kami, para perempuan, senang jika kalian mau anterin kami ke tempat kuliah dan ikut dengerin dan pura-pura ngerti curhat 7 orang cewek di geng kami yang cerewet!Kami, para perempuan, senang jika kalian bawain jamu anti masuk angin waktu kami kena flu, meskipun kalian tahu bahwa kami ini dokter yang nggak percaya jamu-jamuan.Kami, para perempuan, senang jika kalian ikut anterin kami ke reuni temen sekolah, biarpun selama reuni itu kalian dicuekin lantaran kalian ndak ngerti blas isi pembicaraannya.Kami, para perempuan, senang waktu kalian nyodorin bahu kalian ketika kami lagi mewek, dan kalian nggak pernah protes biarpun lengan baju kalian jadi kelunturan maskara di air mata kami.Kami, para perempuan, senang jika kalian mau susah-payah belajar bikinin kopi dan menghiasnya dengan cherry dan cokelat serut dan entah apa lagi, supaya waktu kalian menghidangkannya kepada kami waktu main ke rumah kalian, kami bisa pura-pura lagi kencan di Starbucks.Kami, para perempuan, senang jika saat kami kecapekan setelah ngantor gila-gilaan, kalian datang ke apartemen kami bawain makan malam.Kami, para perempuan, senang jika kalian tetep bilang kami cantik, meskipun kalian tau muka kami kayak jeruk purut yang kelamaan nggak diolesi Ponds Radiance.Semua hal kecil yang kalian lakukan itu, yang mungkin sepele bagi kalian, tapi sungguh berarti buat kami, membuat kami semakin mencintai kalian, dan ingin merawat kalian seumur hidup kami..Nggak ada Valentine-Valentine-an. Bersama kalian, hidup kami adalah Valentine setiap hari.. 🙂

I am a content strategist who loves blogging about planning and optimising content for marketing insights. See my profile page to find out more about me. Follow me on LinkedIn and Instagram.
Wah, banyak yah..hehe
Happy Valentine mbak 🙂
Tapi dengan syarat cewenya udah suka sama kita kan? Gua sering ngelakuin hal2 di atas ke kecengan gua, dan hal itulah yg bikin gua kena friendzone…hahaha
Cari kecengan itu mbok jangan yang buta dong. Punya hati, mosok nggak bisa lihat?
Happy Valentine 🙂
hahahaha KEREN!!!
Aku copas yaaa tak kasihkan suami xixixi
semua urusan itu sepele, tapi sangat berarti, sesuatu bangetlah pokoknya ya mba xixixi
kenapa ponds radiance
kenapa bukan tje fuk? 😀
kami perempuan selalu senang pada hal2 kecil yang kalian lakukan *tapi manis*
Nggak pake Tje Fuk, soalnya iklannya lebih bagus Ponds Radiance, wkwkwkwk..
Kasih ini ke kekasih-kekasih kalian ya, siapa tau nanti malem dikasih yang manis-manis, hihihi..
Gilaaa… Romantis bgt. Artikel ky gini jauh lbh romantis ktimbang puisi yg puitis…
lebih romantis dr puisi2 valentine…
yg plg lucu "Kami, para perempuan, senang jika kalian mau susah-payah belajar bikinin kopi dan menghiasnya dengan cherry dan cokelat serut dan entah apa lagi, supaya waktu kalian menghidangkannya kepada kami waktu main ke rumah kalian, kami bisa pura-pura lagi kencan di Starbucks."
hahahaha ide yg smarttttt…bisa 'memaksa' para pria lebih kreatif lagi
Iya, itu hobi laki aku. Sekarang tiap kali dugem di kafe dan minum minuman yang dihias-hias itu, tanpa sadar aku selalu bandingin sama beverage bikinan laki aku yang suka dia hidangkan ke aku di rumahnya, bikin aku mbatin, "Cowok gw bisa bikin ginian buat gw, dan dia nggak pernah sekalipun narik bayaran.." Wkwkwkwk..
wah kopi item aja ndak cukup to, tapi harus dihias + buah ceri + coklat juga? xixixi
Haiyaa..Mikhael pelit amat cuman mau kasih kopi item doang 🙁
mencintai bisa setiap hari tanpa nunggu hari Valentine… betul sekali 🙂
haha bener semua..muka kayak jeruk purut? wakk….bisa aja.
Keren nih postingan 😀
Hei, hal-hal kecil yang sebenarnya jauh lebih bisa meresap daripada hal-hal besar yang sering kali justru menindih berat. Ah, itulah perasaan.
Suka ama postingan ini hehehe semoga banyak laki-laki yang baca & mengerti 🙂
itulah hebatnya wanita,,,sekecil apapun hal sepele namun masalah besar,,dan berarti besar,,tak akan kau temui di pria manapun,,makanya saya lebih cinta wanita dr pd pria…wkwkwkwkwkwkw makasi infonya tentang kalian
"Kami, para perempuan, senang jika kalian ikut komentarin status Facebook bokap-nyokap kami, tanpa bilang-bilang dulu sama kami" —-> NYALI NAGAaaaaaa !!! *JempoooL…hahaha
Cowok gw tuh, Bell, suka message-message-an sama bonyok gw di Facebook. Dan gw sama sekali nggak tau apa yang mereka bicarakan.. :p
Oooh.. begitu, ya…. Baiklah. Terima kasih atas ilmunya 🙂
Ah, perempuan.
Itulah kenapa aku suka spesies ini. 😀
hihi… iya. ngga perlu valentinan. hal manis bisa dibikin kapan aja 🙂
Entah ya.. saya nggak terlalu suka sering2 di-sms.. saya nggak terlalu suka cowok yang doyan comment sana sini di soc media, even in my family's account. Buat saya, cowok yg doyan comment sana sini di soc med lebih cocok untuk jadi teman aja. Nggak cocok buat jadi cowok saya. 😉 Dan buat saya, hal-hal kecil yang bisa cowok saya lakukan, bukan hal-hal yang mensyaratkan dia utk jadi cenayang dulu karena harus tahu begitu saja kapan kita capek, kapan kita punya masalah di kantor, kapan kita tetap butuh pelukan walaupun mulut ngomongnya baek2 saja.
Saya lebih senang dengan cowok yang membuat saya bisa lebih mandiri tanpa kehilangan perasaan bergantung pada dia. 🙂
Well, it's just me maybe.