Cara Memilih Toko untuk Beli Risoles

Kalau Anda kepingin menghidangkan risoles buat meeting di kantor Anda seperti yang sudah saya tulis di sini, coba pilih toko yang bermutu buat beli risolesnya. Toko yang bagus biasanya nggak akan membuat risoles sembarangan. Begini tipsnya:

Pilih Tepung yang Bagus

Mesti selektif pilih produk tepung roti yang dipakai buat melumurin risoles. Sebagian pabrik tepung kadang-kadang nggak cukup teliti, bahan dari roti manis ikutan tercampur buat bikin tepung roti. Padahal tepung roti untuk dijadikan kulit risoles, semestinya dibikin murni dari roti tawar. Tepung yang terkontaminasi dari roti non-tawar, kalau digoreng nanti bisa jadi gosong. Bayangkan kalau tepung beginian dipakai untuk menggoreng risoles, risolesnya jadi ikutan gosong dong?

Selain itu teknik melumurin isian risoles dengan tepungnya juga ikut berperan lho. Setelah menggulirkan isi risoles ke tepung roti, hendaknya tepungnya ditepukin ke sekujur risoles sebanyak 1-2 kali. Dengan cara begini tepung sudah akan rata menempel melumuri isian risoles.

Cukup Telur, Bukan Basah

Read more

Tanda-tanda Konten Marketing yang Keren

Ketika saya sedang blogwalking, saya sering banget menemukan blog yang dibuat oleh para pemilik online shop untuk menjual barang dagangan mereka. Kadang-kadang saya iseng menanyai para pedagang online shop ini, apakah blog mereka sudah membantu penjualan, karena komentar yang datang untuk setiap post tetap saja cuma sedikit. Ternyata banyak penjual yang masih belum merasakan manfaat dari blog yang mereka buat. Memang di sidebar blog itu sudah mereka cantumkan nomor telepon, tetapi kebanyakan penelepon cuma tanya-tanya, dan sedikit banget yang membeli. Pembelian masih efektif berasal dari mulut-ke-mulut, bukan dari traffic blog.

Pedagang lainnya yang sudah ngeblog malah punya keluhan lain. Posting mereka sering dibanjiri komentar-komentar anonim yang pasang link hidup, jualan obat kuat, dan ujung-ujungnya nyepam. Tidak heran kalau kemudian mereka merasa gagal ngeblog lantaran bosan menghapus para komentator spam, hahaha..

Mungkin problem-problem di atas bisa diminimalisasi jika konten marketing-nya kita perbaiki. Konten marketing yang bagus itu seperti apa sih?

Read more

Pilih Makanan Kecil untuk Kantor

Memilih snack buat acara meeting mingguan di kantor bisa jadi lebih membingungkan ketimbang sekedar bikin laporan pajak. Mending kalau boss suka snack-nya. Tapi kalau enggak suka, kita sebagai juru pilih snack bisa jadi bulan-bulanan boss. Sebetulnya nggak sesusah itu milih hidangan untuk nyamikan ini, asalkan kita mampu mengemas makanan kecil ini dengan ciamik. Kuncinya simpel, snack harus nampak cakep untuk menarik perhatian. Dan nggak menyusahkan.

Menyusahkan? Yep, snack bisa bikin meeting yang isinya ruwet menjadi semakin eneg kalau penyajian sampai cara makannya sendiri bikin ribet. Snack yang berminyak umumnya nggak disukain karena ngotor-ngotorin tangan (padahal kita sudah sedia segepok tisu di meja, tapi di dunia ini tetep aja ada orang-orang tertentu yang ogah ambil tisu). Snack juga membuat rapat rutin jadi semakin membosankan kalau yang disajikan ya snack yang itu-itu aja. Sekretaris di kantor tempat saya kerja dulu, sampai bikin jadwal rolling snack meeting di kantornya, lantaran dos-q kuatir kehabisan ide karena dos-q yang kebetulan didaulat untuk jadi juru memilih hidangan.

Jangan terlalu fokus kepada spesifikasi snack, karena perilaku orang yang lagi meeting adalah fokus kepada isi meeting-nya, bukan snack-nya. Snack pada hakekatnya adalah pemanis, maka tugas kita hanya memilih snack yang nampak cakep. Karena itu cobalah pilih finger food yang kemasannya cantik, syukur-syukur kalau packaging-nya premium.

Read more