Sebuah pesan di WhatsApp bikin HP saya bunyi ketika saya bangun subuh dan menyalakan koneksi internet. Ternyata seorang partner saya mengirim laporan bahwa kerjaan konten pesanan yang saya order ke dia sudah selesai di-upload-nya. Saya terhenyak karena dia kirim laporannya tadi malam menjelang dini hari, padahal mestinya orang normal sudah molor jam segitu. Ketika saya tanya kenapa jam segitu dia masih jadi kalong, lalu dia jawab dengan sedih, “Aku kena insomnia, Mbak..”
Blog Dokter
Dokter Vicky Laurentina menulis tentang isu-isu kesehatan dari pandangan ilmiah seorang dokter.
Kebanyakan yang ditulisnya adalah pandangan medisnya akan pengalamannya sendiri menjalani perawatan wajah, misalnya RF wajah dan black doll carbon laser.
Vicky juga bicara tentang skin care kesukaannya dari sudut pandang kedokteran, misalnya bagaimana merawat wajah bersisik dan melawan breakout jerawat.
Vicky juga menulis tentang klinik-klinik kecantikan yang didatanginya sendiri sebagai seorang konsumen, misalnya ERHA Tunjungan Plaza.
Artikelnya tentang pilihan minuman yang diberikannya kepada anak juga banyak dicari orang, misalnya minuman penambah serat.
Kembali ke Klinik ERHA Apothecary
Ketika saya ngeliat muka saya di cermin, saya terhenyak lantaran titik-titik kusam sudah mulai nongol di muka. Sebetulnya saya udah pakai sunscreen tiap hari, tetapi kadangkala masih banyak aja bintik hitam di muka, yang mungkin penyebabnya adalah karena radiasi dari gadgets yang saya pakai saban hari. Lantaran risih, akhirnya saya pun mutusin buat balik lagi ke klinik ERHA Apothecary untuk perawatan lagi buat mencerahkan muka.
Vaksin PCV Anti Pneumonia untuk Anakku
Salah satu hadiah paling mahal yang pernah saya berikan kepada anak saya, adalah vaksin PCV. Karena saya tidak mau anak saya sampai kena pneumonia. Vaksin itu, saya berikan kepadanya ketika dia baru berumur 3 bulan.