Apakah Anda berada dalam keluarga kecil yang kalau memasak hanya dengan porsi sedikit-sedikit? Atau malah dapur di rumah Anda jarang berasap karena Anda memang jarang memasak? Nah, berarti Bright Gas ini cocok banget untuk Anda.
Lifestyle
Aura Awet Muda yang Menular
Ketika perempuan sudah mulai berumur 35 tahun, maka itu waktunya “turun mesin”.
Jegal Efek Rumah Kaca dengan Eco Driving
Hati-hati, wahai para pengemudi mobil. Barangkali Anda yang selama ini menciptakan efek rumah kaca sampai terjadi pemanasan global.
Efek Rumah Kaca
Persoalan efek rumah kaca ini sudah lama didengung-dengungkan para ahli semenjak puluhan tahun yang lalu. Seiring dengan timbulnya industri di sana-sini, industri menciptakan karbondioksida yang banyak. Sialnya, terlalu banyak karbondioksida yang terserap di atmosfer, sehingga suhu permukaan bumi pun jadi terlampau panas. Karena panas yang berlebihan di bumi inilah, maka terasa seperti tinggal dalam rumah kaca, dan pada akhirnya ini yang disebut pemanasan global.
Penyebab efek rumah kaca ini bisa macam-macam, tetapi kegiatan transportasi manusia merupakan salah satu penyebab terbesar terjadinya efek rumah kaca. Itu yang disampaikan Indra Prabowo, Managing Editor dari Otospirit.com, dalam penyuluhannya tentang Eco Driving kemarin.

Penyuluhan tentang Eco Driving
Kemarin, portal otomotif no. 1 menggelar acara penyuluhan tentang Eco Driving di bar Buro, Society Complex, Surabaya. Acara yang khusus hanya untuk para blogger dan wartawan ini ditujukan buat edukasi tentang eco driving, yakni cara mengemudi dengan aman dan tetap ramah lingkungan.
Kenapa ada poin ramah lingkungannya? Konon, problem ini berawal dari fenomena efek rumah kaca yang sedikit banyak disumbang oleh banyaknya kendaraan bermotor.