Ya sholat di Bandung, ya sholat di Surabaya, sholat Idul Adha selalu terasa sama aja buat saya.
Tiap tahun, saya sholat Id itu pergi ke mesjid sambil menjinjing tas mukena, selalu dengan harapan yang sama: Moga-moga ceramahnya nggak lama.
This blog loves discussing about content.
Ya sholat di Bandung, ya sholat di Surabaya, sholat Idul Adha selalu terasa sama aja buat saya.
Tiap tahun, saya sholat Id itu pergi ke mesjid sambil menjinjing tas mukena, selalu dengan harapan yang sama: Moga-moga ceramahnya nggak lama.
Nulis essay travel sebetulnya sudah jadi lalapan kegiatan saya sehari-hari sebelum pandemi Corona. Tapi suatu ketika saya ditantang buat nulis essay travel-nya dalam bahasa Inggris, dan saya kudu mengakui bahwa cara nulis saya ternyata masih perlu banyak perbaikan di sana-sini. Nggak tanggung-tanggung, tantangan ini datengnya dari kursus bahasa Inggris TBI, sehingga mau nggak mau saya jadi terpecut.
Ada banyak macam aplikasi editing video tanpa watermark yang bisa kita unduh di internet. Tapi saya merasa tidak semuanya nyaman digunakan untuk membuat konten, karena tiap aplikasi itu mesti ada aja sisi bolongnya. Misalnya nih, ada aplikasi yang tiap kali mau dipakai featurenya, kudu lihat iklan dulu. Ada juga aplikasi yang ketika hasilnya diunggah ke sosial media, malah videonya jadi kelihatan ganjil.