Bikin Makanan khas Italia di Rumah

Saya mulai belajar makan makanan khas Italia semenjak 30 tahun yang lalu, ketika pizza masih baru-barunya dijual di Bandung tempat saya tinggal. Waktu itu, restoran kayak warung bergambar atap merah itu belum ada, tapi sudah ada orang berani jual pizza ukuran personal pan melalui mobil caravan nongkrong di Dago. Rasa bumbu paprika yang pungent bikin lidah saya jatuh hati, sehingga semenjak itu saya jadi suka menu-menu yang bau-bau Italia begitu.

Ibu saya mulai belajar masak spaghetti beberapa tahun kemudian. Yang sering dimasaknya, adalah spaghetti bolognese. Ibu saya sampai rajin nyetok 1-2 dus spaghetti di lemari. Bikin stok daging sapi cincang yang udah dibumbuin saus bolognese dan menyimpannya di kulkas, adalah jalan ninjanya kalau sedang tidak kepingin memasak.

Banyak benget masakan Italia yang saya suka, dan saya lumayan familiar dengan cita rasanya yang gurih dan melibatkan banyak rempah-rempah Timur Tengah berbau tajam kayak oregano, basil, dan lain-lain. Posting ini adalah round up tentang menu-menu Italia yang saya sukain. Siapa tau kamu juga suka 1-2 di antaranya?

Read more

Minum Bir tapi Halal

bir pletok

Resep bir pletok asal betawi cukup beragam dari waktu ke waktu. Pasalnya, banyak bahan dari bir pletok yang kini sudah jarang ditemukan, sehingga para pembuat bir ini terpaksa memodifikasi resepnya. Saban kali saya ke Jakarta, saya selalu nyari-nyari bir pletok. Tapi nggaaak pernah nemu-nemu. Ada kali saya bolak-balik mandir ke ibukota, tapi nyari minuman begini … Read more

Tinggi Serat di Hari Kesehatan Mental

mengapa makanan berserat baik untuk kesehatan alat pencernaan

Satu dari 10 orang di Indonesia menderita gangguan jiwa. Makanya hari ini, Indonesia ikut merayakan Hari Kesehatan Mental. Tetapi, meskipun banyak orang sudah mulai sadar tentang kesehatan mental, tidak banyak yang terpikir untuk meningkatkan kesehatan mental dengan memperbaiki makan. Padahal, menyantap makanan berserat bisa mengurangi risiko gangguan kesehatan mental.

Paradigma tentang kesehatan mental masih berkisar bahwa kesehatan mental perlu diterapi dengan obat-obatan, tindakan medis, support keluarga, dan konseling.
Namun jarang pertolongan tersebut menyentuh aspek diet.
Padahal pengaturan jenis makanan, terutama makanan berserat, mungkin punya andil dalam memperbaiki kesehatan mental.


Read more