DA, PA, dan Tukang Daging

Ada dua macam penjual iga. Penjual pertama jualan iga di pasar, harganya Rp 95.000 per kilogram. Penjual kedua jualan iga di butchery, harganya Rp 160.000 per kilogram.

Iga yang dijual di butchery, lemaknya dikiiit banget. Penjualnya nggak mau jualan iga yang banyak lemaknya. Soalnya konsumen dia itu, orangnya yang sadar kesehatan. Nggak mau iga yang ada lemaknya, karena takut jadi sakit jantung.

Iga yang dijual di pasar, dijualnya jauh lebih murah. Penjualnya nggak mau jual tinggi-tinggi, karena dia lihat konsumennya kebanyakan cari iga yang murah. Bagi konsumennya, banyak lemaknya nggak apa-apa, pokoknya murah.

Demikian juga agensi marketing. Ada agensi yang jualan blog partnership pakai DA/PA. Partnership yang DA-nya tinggi, dihargain mahal. Partnership yang DA-nya rendah, dihargain murah.

Read more

Mengecek Kualitas Traffic di Google Analytics

Kadang-kadang tuh, pemilik coffee shop yang udah punya website suka bingung buat ngecek traffic-nya di Google Analytics. Karena kesannya yang nge-view banyak, tapi yang dateng beneran ke kafenya kok cuman dikit. Padahal jawabannya sederhana. Kalau mau menginterpretasi data traffic, jangan lihat metriks Page View, tapi perhatikan metriks Scroll. Vicky Laurentina, 2022 Karena View bisa bikin … Read more