Sebagai pelaku e-commerce, saya intim banget dengan internet banking. Lebih-lebih dengan internet banking BCA, karena BCA adalah bank pertama yang menjadi tempat saya membuka rekening bank sejak kecil.
Di kalangan aktivis e-commerce, BCA malah sudah menjadi bank sejuta umat. Di Indonesia, hampir semua pelaku e-commerce mayor sepertinya memasang BCA sebagai pintu rekening tujuan dari transfer pembayarannya. Memang beberapa marketplace mengizinkan pembeli membayar melalui bank lain sih, tetapi sepertinya memiliki rekening BCA sebagai rekening tujuan pembayaran online itu adalah option wajib. Lalu saking populernya BCA sebagai sarana pembayaran online, sampai-sampai BCA sendiri punya macam-macam cara pembayaran untuk internet banking; ada via kartu kredit, transfer ke virtual account, transfer KlikBCA, dan BCA Klikpay. Options terakhir ini malah kadang-kadang bikin njelimet kalau tidak pandai mengakalinya.
Dan di artikel ini, saya mau cerita bagaimana saya memilih antara KlikBCA dan BCA Klikpay buat kerjaan e-commerce saya.